Xiaomi memasuki 2026 dengan lini ponsel yang jauh lebih beragam, dari model murah di kelas pemula sampai flagship yang membawa kamera Leica. Pilihan ini membuat pasar Xiaomi tetap menarik karena setiap segmen mendapat peningkatan pada layar, performa, baterai, dan kemampuan fotografi.
Di jajaran Redmi, Xiaomi tetap menonjolkan harga yang ramah dengan spesifikasi yang cukup agresif. Sementara itu, Poco hadir untuk pengguna yang mengejar performa, dan seri Xiaomi utama menyasar pembeli yang ingin pengalaman premium, termasuk kamera yang lebih serius.
Redmi untuk kebutuhan harian
Di kelas paling terjangkau, Redmi hadir dengan layar IPS LCD hampir 7 inci, resolusi HD+, dan refresh rate 120Hz. Perangkat ini memakai chipset Unisoc T7250, kamera belakang 13 MP, kamera depan 8 MP, serta baterai 6000 mAh yang menjadi nilai jual utama.
Redmi Note 15 4G masuk ke segmen menengah dengan layar AMOLED 6,8 inci Full HD+ dan refresh rate 120Hz. Ponsel ini mengandalkan MediaTek Helio G1 Ultra, RAM hingga 8GB, penyimpanan 256GB, kamera utama 108 MP, dan baterai 6000 mAh dengan fast charging 33W.
Redmi Note 15 5G ditujukan bagi pengguna yang ingin koneksi generasi baru dengan layar AMOLED 6,7 inci. Panelnya menawarkan tingkat kecerahan hingga 3000 nits, lalu dipadukan Snapdragon 6 Gen 3, RAM hingga 12GB, memori hingga 256GB, kamera 108 MP, serta baterai 5500 mAh dengan pengisian cepat 45W.
Redmi Note 15 Pro Series naik kelas
Seri Redmi Note 15 Pro dan Pro Plus menempati posisi yang lebih tinggi di keluarga Redmi. Keduanya memakai layar AMOLED 1.5K dengan refresh rate 120Hz, lalu membawa kamera utama 200 MP dengan OIS sebagai fitur andalan.
Perbedaan utama ada pada chip yang dipakai, yakni Dimensity 7400 Ultra untuk varian Pro dan Snapdragon 7 Gen 4 untuk Pro Plus. Keduanya juga dibekali baterai 6500 mAh dan fast charging 100W, sehingga cocok untuk pengguna yang butuh daya tahan tinggi dan pengisian cepat.
Poco fokus pada performa
Poco F8 Ultra tampil sebagai salah satu model paling kuat di daftar ini. Ponsel tersebut memakai layar AMOLED 6,9 inci, Snapdragon 8 Elite Gen 5, tiga kamera 50 MP dengan telefoto dan zoom optik hingga 5x, baterai 6500 mAh, fast charging 100W, dan wireless charging 50W.
Poco F8 Pro tetap membawa karakter flagship dengan layar AMOLED 6,59 inci dan tingkat kecerahan tinggi. Perangkat ini ditopang Snapdragon 8 Elite, RAM LPDDR5X, penyimpanan UFS 4.0, kamera utama 50 MP, serta baterai 6210 mAh dengan pengisian cepat 100W.
Poco X8 Pro Max menarik perhatian karena kapasitas baterainya yang sangat besar, hingga 9000 mAh atau sekitar 8500 mAh untuk Indonesia. Ponsel ini juga mengusung layar OLED 6,83 inci resolusi 1.5K, chipset Dimensity 9500S, dan RAM hingga 16GB.
Poco X8 Pro hadir sebagai versi yang lebih ringkas, tetapi tetap kuat untuk kelasnya. Spesifikasinya mencakup layar OLED 6,59 inci 1.5K dengan refresh rate 120Hz, Dimensity 8500 Ultra, kamera utama 50 MP, dan baterai 6500 mAh dengan fast charging 100W.
Flagship Xiaomi dengan Leica
Xiaomi 17 menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin ponsel flagship berukuran lebih ringkas. Perangkat ini membawa layar 6,3 inci, Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera hasil kolaborasi Leica yang menyasar kualitas foto premium.
Xiaomi 15T Series menutup daftar ini dengan layar AMOLED 6,83 inci resolusi 2K dan refresh rate 144Hz. Seri ini hadir dalam dua versi, yaitu model standar dengan Dimensity 8400 Ultra dan varian Pro dengan Dimensity 9400+, sementara kamera 50 MP dan baterai 5500 mAh dengan fast charging hingga 90W tetap menjaga daya tariknya.
