Claude Kini Masuk ke Urusan Pribadi Anda, Bisa Pesankan Makanan hingga Atur Perjalanan

Anthropic memperluas kemampuan chatbot Claude ke ranah yang jauh lebih personal. Kini Claude dapat terhubung dengan berbagai aplikasi konsumen untuk membantu urusan harian seperti pesan makanan, memesan transportasi, mencari reservasi, hingga merencanakan perjalanan.

Langkah ini membuat Claude tidak lagi hanya berperan sebagai alat bantu percakapan. Integrasi baru itu juga membuka akses yang lebih besar ke data pribadi pengguna, meski Anthropic menegaskan bahwa sistem tetap meminta persetujuan sebelum menjalankan tindakan penting seperti pembelian atau pemesanan.

Claude makin dekat ke aktivitas sehari-hari

Dalam pengumumannya, Anthropic menyebut daftar layanan yang kini dapat tersambung ke Claude mencakup Audible, AllTrails, Instacart, Intuit, Credit Karma, Intuit TurboTax, Resy, StubHub, Taskrabbit, Thumbtack, TripAdvisor, Uber Eats, Uber, dan Viator. Perusahaan itu juga mengatakan masih akan ada platform lain yang menyusul.

Perluasan ini menunjukkan arah baru Claude sebagai asisten digital yang terlibat langsung dalam rutinitas pengguna. Jika sebelumnya fitur koneksi aplikasi lebih menonjol di kebutuhan profesional dan pendidikan, kini fokusnya bergeser ke penggunaan konsumen yang lebih luas.

Anthropic menyatakan Claude kini memiliki lebih dari 200 integrasi aplikasi. Jumlah itu disebut terus bertambah sejak fitur integrasi aplikasi diperkenalkan.

Aplikasi muncul otomatis sesuai konteks percakapan

Salah satu perubahan penting ada pada cara aplikasi ditampilkan di dalam percakapan. Anthropic mengatakan platform terhubung akan muncul secara dinamis, sehingga pengguna tidak perlu berpindah-pindah aplikasi secara manual untuk menyelesaikan satu rangkaian tugas.

Model ini dirancang agar Claude dapat membaca konteks dari kebutuhan pengguna. Saat seseorang mencari reservasi, mengisi keranjang belanja, atau mengidentifikasi penerbangan, Claude bisa menyarankan aplikasi yang paling relevan berdasarkan preferensi dan isi percakapan.

Anthropic menulis, “Claude now suggests the right app for what you’re doing.” Pernyataan itu menegaskan bahwa sistem rekomendasi bekerja dari konteks, preferensi, dan informasi yang sudah diberikan pengguna selama percakapan berlangsung.

Contoh yang diberikan perusahaan cukup spesifik. Pengguna dapat merencanakan pendakian lewat AllTrails lalu melihat playlist di Spotify untuk mengecek apakah durasinya sesuai dengan lama perjalanan.

Claude juga dapat membantu mencari jalur pendakian terdekat berdasarkan preferensi tertentu. Misalnya, pengguna bisa meminta rute yang ramah untuk anjing peliharaan atau jalur dengan pemandangan yang lebih menarik.

Manfaat besar, akses data juga makin luas

Kemudahan ini datang bersama konsekuensi yang tidak kecil. Semakin banyak aplikasi yang terhubung, semakin besar pula ruang akses Claude terhadap informasi pribadi pengguna.

Di sisi lain, inilah fungsi utama asisten AI yang ingin dibangun Anthropic. Dengan akses ke berbagai layanan, Claude bisa menangani tugas yang lebih kompleks dan tidak lagi berhenti pada memberi saran semata.

Titik kritisnya ada pada kontrol pengguna. Anthropic menyebut Claude akan meminta konfirmasi sebelum melakukan tindakan seperti membeli barang atau membuat reservasi.

Pernyataan itu penting karena transaksi dan pemesanan menyangkut keputusan yang berdampak langsung. Dalam konteks ini, Claude diposisikan sebagai penghubung cerdas, bukan pihak yang bebas mengambil keputusan akhir tanpa izin.

Anthropic klaim Claude tetap bebas iklan

Anthropic juga menekankan bahwa Claude tidak akan diisi iklan. Dalam keterangan resminya, perusahaan menyebut “Claude is ad-free and will stay that way.”

Pesan ini tampaknya ingin menjawab kekhawatiran bahwa rekomendasi aplikasi atau layanan bisa dipengaruhi penempatan berbayar. Anthropic menyatakan tidak ada paid placements atau sponsored answers dalam percakapan dengan chatbot tersebut.

Meski begitu, Claude tetap akan menyarankan konektor dan memberi rekomendasi layanan. Bedanya, menurut Anthropic, hal itu terjadi secara organik dari konteks percakapan, bukan karena promosi berbayar.

Arah baru persaingan asisten AI

Perluasan ke aplikasi konsumen membuat posisi Claude bergeser dari chatbot informasional menjadi asisten tindakan. Bagi pengguna, daya tarik utamanya ada pada kemampuan menyatukan pencarian informasi, rekomendasi, dan eksekusi dalam satu alur percakapan.

Namun semakin dalam Claude masuk ke wilayah pribadi, semakin besar pula perhatian terhadap batas data yang dibagikan pengguna. Karena itu, janji soal persetujuan sebelum transaksi, serta klaim bebas iklan, akan menjadi bagian penting dari cara Anthropic meyakinkan publik saat Claude mulai menangani reservasi, belanja, perjalanan, dan kebutuhan harian lain dari satu jendela percakapan.

Source: www.xda-developers.com

Terkait