Google Photos Makin Pintar, Edit Wajah Kini Bisa Flawless Tanpa Aplikasi Tambahan

Google Photos kini membawa pembaruan pengeditan wajah yang membuat hasil selfie terlihat lebih halus tanpa perlu aplikasi tambahan. Fitur retouch terbaru ini dirancang agar pengguna bisa menyempurnakan foto dengan hasil yang tetap natural, bukan sekadar editan yang terlihat berlebihan.

Pembaruan tersebut diumumkan Google dan dilaporkan Techcrunch pada Kamis (23/4/2026). Dengan dukungan kecerdasan buatan, Google Photos kini dapat membantu pengguna mengoreksi detail wajah langsung dari editor foto bawaan.

Edit wajah jadi lebih mudah dan natural

Fitur baru ini fokus pada penyempurnaan area wajah yang paling sering diperhatikan saat berfoto. Pengguna bisa mengurangi noda bekas jerawat, menghaluskan tekstur kulit, menyamarkan kantung mata, hingga membuat tampilan wajah terlihat lebih segar dalam beberapa langkah sederhana.

Google juga menambahkan opsi lain yang mendukung hasil akhir lebih rapi. Ada pengaturan untuk mencerahkan iris mata, memutihkan gigi, serta mempertajam tampilan alis dan bibir tanpa harus membuka aplikasi retouch terpisah.

Pendekatan ini membuat proses editing terasa lebih praktis bagi pengguna yang ingin mempercantik foto dengan cepat. Hasilnya diarahkan agar tetap realistis, sehingga sentuhan akhir tidak terlihat kaku atau berlebihan.

AI mendeteksi wajah secara otomatis

Saat foto dibuka di editor, sistem AI Google akan mengenali wajah secara otomatis. Setelah itu, pengguna bisa memilih bagian wajah yang ingin disesuaikan melalui menu yang tersedia di dalam aplikasi.

Menu yang muncul mencakup Smooth, Under Eye, Iris, Teeth, Eyebrows, hingga Lips. Setiap opsi juga dilengkapi slider untuk mengatur intensitas efek, sehingga pengguna dapat menyesuaikan hasil edit sesuai kebutuhan.

Kontrol yang fleksibel ini menjadi salah satu poin utama pembaruan Google Photos. Pengguna tidak hanya mendapat hasil instan, tetapi juga bisa menentukan seberapa kuat efek retouch diterapkan pada foto.

Spesifikasi perangkat yang perlu diperhatikan

Pembaruan fitur ini diluncurkan bertahap untuk pengguna global. Namun, Google menetapkan syarat minimal agar fitur dapat dipakai dengan lancar di perangkat Android.

Perangkat harus memiliki RAM minimal 4 GB dan menjalankan Android 9.0 Pie atau yang lebih baru. Artinya, tidak semua ponsel langsung bisa menikmati seluruh kemampuan pengeditan wajah yang baru ini.

Berikut ringkasan fungsi utama fitur yang disebutkan dalam pembaruan Google Photos:

  1. Smooth & Texture: memperhalus pori-pori dan tekstur kulit wajah.
  2. Iris & Eye Bright: memberi kilau pada mata dan mencerahkan area gelap bawah mata.
  3. Teeth Whitening: membuat senyum tampak lebih cerah secara natural.
  4. Adjustable Intensity: mengatur kekuatan efek AI sesuai kebutuhan.

Dengan fitur-fitur itu, Google Photos semakin mendekatkan fungsi pengeditan sederhana ke dalam satu aplikasi. Pengguna tidak lagi harus mengunduh alat pihak ketiga yang kerap memakan ruang penyimpanan ponsel.

Tetap perlu digunakan secara bijak

Meski menawarkan kemudahan, penggunaan retouch wajah tetap perlu dibatasi secara wajar. Sejumlah penelitian psikologis yang disebut dalam sumber mengingatkan bahwa pengeditan berlebihan bisa memicu standar kecantikan yang tidak realistis.

Risiko lain yang dikhawatirkan adalah dampak terhadap kepercayaan diri dan citra tubuh. Karena itu, fitur seperti ini lebih tepat dipakai untuk menyempurnakan foto, bukan mengubah tampilan secara ekstrem hingga jauh dari kondisi asli.

Di sisi lain, Google juga masih menyediakan fitur lain seperti Magic Eraser dan Portrait Light yang sudah tersedia untuk hampir semua pengguna Android dan iOS. Namun, beberapa fitur eksklusif tetap bisa memerlukan langganan Google One atau perangkat Google Pixel, sehingga akses penuh masih bergantung pada perangkat dan layanan yang digunakan.

Source: id.mashable.com

Terkait