Bocoran PS6 Makin Menarik, Game PS5 Disebut Tetap Jalan dan Cloud Gaming Lebih Ngebut

Author: Qoo Media

Bocoran terbaru soal PS6 tidak lagi hanya menyorot spesifikasi mentah konsol. Fokus baru justru mengarah ke dua hal yang langsung terasa bagi pemain, yakni dukungan game lintas generasi PS5 dan peningkatan besar pada cloud gaming serta penyimpanan.

Arah ini penting karena generasi PlayStation berikutnya disebut tidak sekadar mengejar performa lokal. Sony juga dinilai sedang menyiapkan fondasi agar streaming game berjalan lebih cepat, sementara pemain lama tetap bisa membawa koleksi game PS5 mereka ke perangkat baru.

Dukungan PS5 jadi sorotan utama

Indikasi soal kompatibilitas PS5 kembali menguat setelah MP1st menemukan bukti bahwa Sony sedang mengembangkan aset 2D dan 3D untuk konsol generasi saat ini, yaitu PS5, dan konsol next-gen, yaitu PS6. Temuan ini memperkuat bocoran lain yang sebelumnya sudah menyebut adanya dukungan lintas generasi.

Bagi konsumen, dampaknya cukup jelas jika informasi ini akurat. Pemilik PS5 yang naik kelas ke PS6 tidak harus langsung membeli gelombang game baru saat hari peluncuran, karena perangkat baru disebut tetap mendukung judul dari generasi sebelumnya.

Pendekatan semacam ini juga masuk akal jika harga perangkat baru nanti tidak murah. Kenaikan biaya komponen penyimpanan dan memori disebut berpotensi mendorong harga konsol, sehingga kompatibilitas dengan pustaka game PS5 bisa menjadi nilai penting untuk menjaga daya tarik ekosistem.

Cloud gaming disebut jadi prioritas besar

Selain kompatibilitas, bocoran terbaru menempatkan cloud gaming sebagai salah satu prioritas utama Sony untuk era PS6. Menurut James Lara, Sony telah berinvestasi besar dalam teknologi server baru selama lebih dari tiga tahun.

Salah satu perubahan penting ada di sisi penyimpanan server. Infrastruktur baru itu disebut memanfaatkan PCIe Gen5 NVMe SSD untuk meningkatkan kecepatan, sebuah langkah yang dinilai bisa membantu streaming game menjadi lebih responsif.

Jika arah ini benar, peningkatan cloud gaming pada PS6 tidak berdiri sendiri. Sony sebelumnya juga sudah memperluas opsi streaming lewat PS Plus Premium, sementara PlayStation Portal berkembang menjadi ekstensi mobile yang populer untuk layanan tersebut.

Konteks itu menunjukkan bahwa Sony tidak memulai dari nol. Perusahaan tampaknya sedang membangun jembatan antara permainan lokal di konsol, remote play dari perangkat rumah, dan akses game melalui cloud.

SSD lebih cepat, tetapi kapasitas bisa tetap dijaga

Untuk permainan lokal, PS6 juga dikabarkan akan memakai SSD yang ditingkatkan. MP1st meyakini sistem berikutnya akan hadir dengan jenis drive yang sama seperti yang dipakai dalam modernisasi infrastruktur server, yakni PCIe Gen5 NVMe SSD.

Saat ini PS5 mengandalkan PCIe Gen4 SSD. Lompatan ke Gen5 berpotensi menggandakan performa penyimpanan dibanding generasi sekarang, yang berarti unduhan bisa lebih cepat dan waktu muat dapat semakin singkat.

Namun peningkatan itu datang dengan konsekuensi biaya. Kelangkaan penyimpanan dan memori disebut dapat menekan harga perangkat ke level yang lebih tinggi, sehingga Sony kemungkinan perlu menyeimbangkan performa dengan kapasitas agar MSRP tetap masuk akal.

Kepler_L2, yang sering dikaitkan dengan bocoran PS6, menyebut konsol ini akan menawarkan ruang 1TB. Dengan kapasitas yang disebut tetap di angka itu, strategi efisiensi penyimpanan menjadi semakin penting bila Sony ingin menghadirkan SSD yang lebih cepat tanpa membuat harga melambung terlalu tinggi.

Upaya mengecilkan ukuran game

Untuk mengatasi tekanan biaya dan kapasitas, Sony juga disebut sedang bereksperimen dengan cara mengurangi ukuran instalasi game. Salah satu pendekatan yang muncul dalam bocoran adalah neural texture compression.

Teknologi ini dikaitkan dengan GPU yang mampu menangani AI. Dalam praktiknya, file dapat diperkecil lebih dulu lalu direkonstruksi kembali, sehingga ukuran game bisa ditekan tanpa sepenuhnya mengorbankan kualitas hasil akhir.

Jika diterapkan, pendekatan tersebut bisa menjawab dua kebutuhan sekaligus. Di satu sisi, pemain mendapat media penyimpanan yang lebih efisien, dan di sisi lain Sony punya ruang lebih besar untuk mempertahankan kapasitas yang familiar tanpa mengorbankan ambisi performa.

Ekosistem PlayStation disebut makin terhubung

Bocoran lain juga menyebut handheld PS6 yang dirumorkan mungkin bisa menjalankan game PS5 secara native. Di saat yang sama, perangkat itu juga disebut dapat mendukung cloud gaming dan remote play dari hardware yang berada di rumah.

Kombinasi ini mengarah pada ekosistem yang lebih fleksibel. Pengguna dapat memainkan game lewat konsol utama, perangkat genggam, atau layanan streaming, dengan koleksi PS5 tetap menjadi bagian penting dari transisi ke generasi baru.

Di tengah semua itu, MP1st juga menyinggung adanya satu calon game first-party untuk masa awal konsol baru. Proyek itu disebut sebagai “immersive third-person horror shooter” yang sedang dikembangkan.

Meski begitu, inti kabar terbaru tetap bukan pada satu judul peluncuran tertentu. Bocoran justru menggambarkan PS6 sebagai platform yang mencoba memadukan kompatibilitas PS5, kecepatan SSD yang lebih tinggi, dan cloud gaming yang lebih matang dalam satu ekosistem PlayStation yang lebih luas.

Source: www.notebookcheck.net
Terbaru