Netflix Ubah Cara Kita Memilih Tontonan, Feed Vertikal Clips Akhirnya Masuk Aplikasi

Author: Qoo Media

Netflix akhirnya mulai meluncurkan feed video vertikal mirip TikTok di aplikasinya. Fitur ini diberi nama Clips dan ditujukan untuk mempercepat pengguna menemukan tontonan berikutnya tanpa harus menelusuri katalog terlalu lama.

Langkah ini penting karena Netflix tidak hanya menambah format penemuan konten baru, tetapi juga merombak tampilan beranda aplikasi seluler. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa perusahaan kini makin serius menjadikan pengalaman mencari tontonan sama pentingnya dengan menonton itu sendiri.

Netflix sebelumnya sudah memberi sinyal kehadiran fitur ini dalam panggilan laporan keuangan kuartal pertama 2026. Namun kini, feed vertikal tersebut benar-benar mulai hadir untuk pengguna di sejumlah pasar.

Sebenarnya, fitur ini bukan muncul mendadak. Netflix telah menguji feed vertikalnya sejak tahun lalu, sehingga peluncuran luasnya menjadi kelanjutan dari eksperimen yang sudah berjalan.

Apa itu Clips di Netflix

Netflix menggambarkan Clips sebagai pengalaman yang cepat, visual, dan mudah disentuh. Isi feed ini menampilkan cuplikan singkat dari serial, film, dan tayangan spesial yang disesuaikan dengan selera masing-masing pengguna.

Perusahaan menyebut Clips sebagai semacam kumpulan sorotan personal yang membantu pengguna memutuskan apa yang ingin ditonton atau diputar berikutnya. Dengan pendekatan itu, Netflix mencoba memangkas kebiasaan menggulir halaman berulang-ulang tanpa segera memilih tayangan.

Fokus utama fitur ini ada pada penemuan konten lewat potongan video pendek. Artinya, pengguna tidak harus masuk ke halaman detail judul lebih dulu untuk mengetahui apakah sebuah tayangan menarik atau tidak.

Jika ada judul yang menarik perhatian, pengguna bisa langsung menambahkannya ke My List dari dalam Clips. Netflix juga menyediakan opsi untuk membagikan tayangan tersebut langsung dari cuplikannya.

Bukan sekadar feed baru

Hadirnya Clips ternyata juga diikuti perubahan pada struktur navigasi aplikasi. Di bagian bawah aplikasi, Clips akan tampil sebagai chip atau tab tersendiri, berdampingan dengan Home, Search, dan My Netflix.

Perubahan ini membuat posisi Clips sangat menonjol dalam aplikasi. Netflix tampak ingin memastikan fitur baru itu mudah ditemukan dan tidak tersembunyi di balik menu tambahan.

Perombakan juga menyentuh layar utama aplikasi seluler. Mirip pengalaman Netflix di TV, bagian atas beranda kini akan menampilkan beberapa kategori konten yang lebih jelas.

Kategori yang ditampilkan di bagian atas itu mencakup Shows, Movies, Podcasts, New & Hot, serta chip untuk Categories. Dengan begitu, pengguna bisa lebih cepat menyaring jenis konten yang ingin dijelajahi sebelum masuk lebih dalam ke katalog.

Arah baru penemuan konten

Feed vertikal seperti Clips memperlihatkan bagaimana Netflix mengadopsi pola konsumsi konten yang sudah populer di aplikasi video pendek. Namun, alih-alih fokus pada kreasi pengguna, Netflix memakainya untuk menonjolkan cuplikan dari pustaka kontennya sendiri.

Pendekatan ini bisa membantu judul-judul tertentu mendapatkan perhatian lebih cepat lewat kesan pertama yang singkat. Bagi pengguna, format seperti ini juga terasa lebih ringan karena keputusan menonton bisa dibuat hanya dalam beberapa detik.

Netflix juga sudah memberi gambaran bahwa Clips tidak akan berhenti pada serial dan film saja. Ke depannya, fitur ini akan diperluas untuk mencakup podcast, program live, serta kumpulan konten berdasarkan genre atau minat tertentu, seperti romance.

Rencana itu menunjukkan bahwa Clips disiapkan sebagai pusat penemuan konten yang lebih luas, bukan sekadar eksperimen antarmuka. Jika implementasinya berjalan mulus, feed ini bisa menjadi salah satu pintu utama pengguna saat membuka aplikasi Netflix di ponsel.

Wilayah yang kebagian lebih dulu

Pembaruan ini mulai digulirkan sekarang di Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, India, Malaysia, Pakistan, Filipina, dan Afrika Selatan. Untuk wilayah lain, Netflix menyebut pembaruan akan hadir dalam beberapa bulan ke depan.

Meski rollout sudah dimulai, ketersediaannya belum tentu langsung muncul untuk semua pengguna di negara yang termasuk daftar awal. Peluncuran bertahap seperti ini umum terjadi pada pembaruan aplikasi berskala besar.

Dengan kombinasi feed vertikal baru dan desain beranda yang diperbarui, Netflix sedang mengubah cara pengguna menemukan tayangan di perangkat seluler. Bukan lagi hanya mengandalkan deretan poster dan rekomendasi statis, aplikasi kini mendorong penemuan konten lewat cuplikan pendek yang lebih cepat, visual, dan langsung bisa ditindaklanjuti.

Source: www.androidpolice.com
Terbaru