
Kabar soal game Batman Beyond yang disebut sedang digarap Rocksteady sempat memantik perhatian besar karena menawarkan arah yang berbeda dari seri Batman Arkham. Proyek itu dikabarkan membawa Batman ke masa depan, dengan Gotham bergaya cyberpunk dan sistem Nemesis yang membuat musuh terasa lebih dinamis.
Namun, kabar tersebut kini ikut dibayangi bantahan. Jason Schreier menulis di forum Resetera bahwa rumor game Batman Beyond itu palsu, tanpa penjelasan tambahan atau klarifikasi lain.
Rumor yang Memantik Perhatian
Sebelum bantahan itu muncul, bocoran yang beredar menyebut Rocksteady sedang dalam tahap awal pengembangan sebuah game Batman Beyond. Informasi itu diklaim datang dari 4chan dan mengatasnamakan sumber industri.
Game tersebut disebut akan menjadi spin-off yang lebih dekat ke game Batman utama, sekaligus mengambil latar setelah Batman: Arkham Knight. Bocoran itu juga menyebut proyek ini sebagai soft reboot untuk waralaba Batman di tangan Rocksteady.
Batman Masa Depan dan Gotham Bergaya Cyberpunk
Salah satu detail paling menarik adalah penggunaan Batman Beyond sebagai dasar cerita. Versi ini disebut mengikuti pendekatan serial animasi, dengan Terry McGinnis sebagai Batman masa depan dan Bruce Wayne yang lebih tua sebagai mentor.
Latar yang dibayangkan juga dibuat berbeda dari nuansa Arkham sebelumnya. Game ini dikabarkan akan membawa Gotham ke masa depan dengan atmosfer seperti Cyberpunk 2077, tetapi tetap mempertahankan kota ikonik tersebut sebagai pusat cerita.
Nemesis System Jadi Daya Tarik Utama
Bocoran itu juga menyebut keberadaan Nemesis System, fitur yang populer lewat game Middle-earth: Shadow of War. Sistem ini dikenal karena membuat musuh berkembang dan merespons pemain dengan cara yang lebih personal.
Kehadiran fitur itu terasa masuk akal di atas kertas karena Warner Bros, induk Rocksteady, memegang paten untuk Nemesis System. Jika benar diterapkan, unsur ini berpotensi memberi identitas yang kuat pada game Batman yang lebih futuristis.
Blight dan Detail Cerita Lain
Untuk antagonis utama, nama Blight disebut sebagai musuh sentral dalam game ini. Karakter itu akan menempati posisi penting dalam konflik yang dibangun di masa depan Gotham.
Bocoran yang sama juga mengklaim Paul Dini ikut menulis game tersebut. Nama Dini dikenal luas berkat karyanya di Batman: The Animated Series, sehingga keterlibatannya langsung menarik perhatian penggemar lama.
Bukti Visual dan Status Rumor
Masih menurut bocoran itu, ada foto dari build pengembangan yang disebut berasal dari sekitar setahun lalu. Gambar tersebut memperlihatkan karakter utama mengenakan kostum ikonik dengan sayap yang bisa ditarik, mirip versi yang pernah muncul di serial animasi.
Pengunggah bocoran juga mengklaim gambar itu telah diedit dengan AI untuk menghapus watermark. Meski begitu, seluruh informasi itu tetap berada di wilayah rumor, dan bantahan dari Jason Schreier membuat statusnya semakin meragukan.
Rocksteady sendiri memang belum benar-benar absen dari industri setelah era Batman Arkham berakhir. Studio itu merilis Suicide Squad: Kill the Justice League pada 2024, sementara game utama terakhir mereka sudah keluar lebih dari 10 tahun lalu.
Source: www.notebookcheck.net








