Party Animals Kena Review Bombing, Kontes AI 75 Ribu Dolar Picu Amarah Pemain

Recreate Games meminta maaf setelah kontes video AI senilai $75.000 memicu gelombang review bombing terhadap Party Animals di Steam. Dalam waktu kurang dari 24 jam, status ulasan game itu turun dari Very Positive menjadi Mostly Negative, lalu berada di Mixed saat artikel ini dipublikasikan.

Kontes tersebut bernama Golden Paw Awards dan diumumkan pada 13 Mei. Penyelenggara mewajibkan semua peserta memakai AI generatif sebagai “core creative tool” untuk membuat film pendek, termasuk gambar, video, musik, sulih suara, dan aset 3D buatan AI.

Reaksi komunitas langsung keras karena banyak pemain melihat langkah itu bertentangan dengan identitas game. Party Animals adalah brawler kooperatif berbasis fisika dari studio Tiongkok Recreate Games yang meluncur pada September 2023 di PC lewat Steam dan Xbox, dengan ketersediaan hari pertama di Xbox Game Pass.

Game ini kemudian hadir di PlayStation dan membangun basis pemain setia di tiga platform tersebut. Ulasan Steam-nya bertahan Very Positive selama bertahun-tahun sebelum anjlok tajam hanya sehari setelah pengumuman kontes AI itu.

Salah satu ulasan yang menonjol datang dari pemain dengan lebih dari 370 jam bermain. Ia menulis bahwa memberi $75.000 kepada orang yang “hanya menekan tombol untuk menghasilkan AI slop” adalah penghinaan terhadap pembuatan game.

Masalah lain muncul dari aturan kompetisi itu sendiri. Di satu sisi, semua karya diminta menjadi “original works”, tetapi di sisi lain aturan yang sama mewajibkan AIGC sebagai alat utama, dan kontradiksi ini cepat disorot pemain.

Dalam pernyataannya, Recreate Games mengatakan, “We’re sorry for upsetting players with this event. We’re also sorry that we didn’t communicate with everyone clearly enough before the event started.” Studio itu menambahkan bahwa tujuan awal mereka adalah menurunkan hambatan untuk berkarya.

Recreate juga menyebut AI hanya “another tool” dan menegaskan bahwa mereka tidak bermaksud meremehkan karya tangan atau tidak menghormati kreator. Namun, framing itu belum diterima dengan mulus oleh komunitas yang kecewa.

Alih-alih mengambil keputusan sepihak, Recreate menyerahkan tiga opsi ke pemungutan suara komunitas. Pilihannya adalah membatalkan kontes sepenuhnya, mengubahnya menjadi kompetisi non-AI, atau mempertahankan kategori AI sambil menambahkan kategori handmade terpisah.

Pemungutan suara itu masih berlangsung dan belum ada hasil yang diumumkan. Kasus ini juga menempatkan Party Animals dalam pola yang lebih luas, karena pada bulan yang sama game lain juga menghadapi penolakan terkait AI.

Notebookcheck sebelumnya melaporkan kontroversi Neverness to Everness pada awal Mei setelah pemain mengidentifikasi dugaan aset buatan AI. VTuber Ironmouse juga disebut memutus kerja sama dengan pengembang karena klaim tersebut.

Source: www.notebookcheck.net

Berita Terkait

Back to top button