Google kembali menaikkan kuota Gemini untuk pengguna Antigravity berbayar setelah gelombang protes atas pembatasan akses AI tak kunjung mereda. Kenaikan ini menjadi penyesuaian besar kedua dalam waktu kurang dari 48 jam, menandakan tekanan dari pengguna berbayar belum benar-benar surut.
Perubahan terbaru itu penting karena sebelumnya Google diam-diam memangkas batas penggunaan Gemini AI Pro. Langkah tersebut memicu kemarahan di Reddit, terutama dari pengguna yang mengandalkan Gemini untuk coding, riset mendalam, dan alur kerja yang berlangsung berjam-jam.
Menurut Varun Mohan dari Google DeepMind yang mengerjakan Antigravity, Google kini kembali melipatgandakan kuota mingguan Gemini di semua paket Antigravity berbayar. Bersamaan dengan itu, kuota mingguan pengguna juga di-reset agar pelanggan bisa langsung memakai batas baru tersebut.
Ini bukan penyesuaian pertama. Tak lama setelah kritik ramai di internet, Mohan lebih dulu mengumumkan bahwa Google akan melipatgandakan batas akses Gemini tiga kali di seluruh tier Antigravity berbayar dan mengatur ulang kuota mingguan semua pengguna.
Dengan dua kali kenaikan berturut-turut, total batas baru itu secara efektif menjadi 9 kali lebih besar dibanding kondisi setelah pemangkasan awal. Angka ini menunjukkan besarnya perubahan sikap Google setelah respons negatif dari pelanggan berbayar berkembang cepat.
Kemarahan pengguna memaksa respons cepat
Keluhan terbesar muncul karena pelanggan merasa paket berbayar tiba-tiba menjadi jauh lebih ketat dari sebelumnya. Di mata banyak pengguna, pembatasan mingguan yang cepat habis membuat AI Pro terasa tidak sebanding dengan biaya yang sudah dibayar.
Masalah ini sangat terasa bagi pengguna yang tidak memakai Gemini hanya sesekali. Mereka menggunakan layanan tersebut untuk sesi kerja panjang, mulai dari menulis dan meninjau kode hingga menyusun riset dan merencanakan proyek.
Mohan menyebut tim melihat sebagian pengguna kehabisan kuota terlalu cepat dan ingin merespons dengan cepat. Dalam pembaruan berikutnya, ia juga mengatakan Google melihat lonjakan besar pada jumlah pengguna yang membangun proyek setelah kenaikan kuota pertama diberlakukan.
Fakta itu memberi gambaran bahwa penggunaan Antigravity mungkin tumbuh lebih agresif daripada yang diperkirakan Google. Banyak pengguna juga khawatir kuota mingguan mereka akan habis hanya dalam satu atau dua sesi kerja.
Kenaikan kuota belum menyelesaikan masalah utama
Meski kenaikan ini besar, dampaknya masih terbatas pada Antigravity. Di luar lingkungan itu, batas penggunaan Gemini secara lebih luas belum berubah.
Artinya, keluhan dari pelanggan berbayar belum sepenuhnya terjawab. Pengguna yang memakai Gemini di bagian lain ekosistem AI Google tetap menghadapi pembatasan lama, sehingga rasa tertekan oleh limit masih bisa muncul.
Sejumlah pengguna juga menyoroti bahwa bahkan setelah kenaikan terbaru, batas saat ini masih terasa lebih rendah dibanding sebelum Google memperketat akses pada awalnya. Karena itu, langkah terbaru ini oleh banyak pihak dinilai lebih sebagai upaya meredam krisis ketimbang bentuk kemurahan hati.
Penilaian tersebut muncul karena perubahan dilakukan setelah kritik meluas, bukan diumumkan sebagai peningkatan terencana sejak awal. Dalam situasi seperti ini, kecepatan respons Google justru mempertegas bahwa keluhan pelanggan memberi dampak nyata.
Sinyal penting bagi masa depan layanan AI berbayar
Kasus ini menunjukkan bahwa Google mungkin sempat meremehkan seberapa cepat pengguna memasukkan Gemini ke dalam pekerjaan sehari-hari. Saat AI dipakai untuk sesi coding panjang, pengolahan riset besar, atau perencanaan proyek, batas akses yang terlalu agresif bisa langsung berubah menjadi penghambat produktivitas.
Itu menjadi tantangan serius bagi layanan AI premium. Pengguna yang membayar biasanya menuntut kestabilan akses, bukan perubahan mendadak yang membuat kapasitas kerja mereka turun tanpa peringatan yang jelas.
Di sisi lain, Google juga harus menjaga biaya infrastruktur tetap terkendali. Layanan AI generatif membutuhkan komputasi besar, sehingga setiap pelonggaran kuota berpotensi menaikkan beban operasional.
Karena itu, situasi ini memperlihatkan benturan dua kepentingan yang sedang dihadapi Google. Perusahaan harus menyeimbangkan efisiensi biaya dengan kebutuhan untuk meyakinkan pelanggan bahwa paket premium Gemini memang layak dibayar.
Dari dua kali pembalikan arah dalam waktu singkat, tekanan pengguna tampak mendorong Google untuk lebih condong ke sisi akses yang lebih longgar. Namun selama perubahan baru hanya berlaku di Antigravity dan belum menyentuh batas Gemini secara keseluruhan, perdebatan soal nilai paket berbayar kemungkinan belum akan berakhir.
