Bukan Sama, Ethernet Dan LAN Ternyata Beda Di Cara Orang Memakainya

Banyak orang menyebut kabel LAN dan kabel Ethernet seolah-olah dua benda yang berbeda. Padahal, secara fungsi, keduanya merujuk pada kabel fisik yang sama untuk membangun jaringan area lokal atau Local Area Network.

Istilah yang sering membuat bingung justru ada pada cara pakainya. LAN mengacu pada area jaringan yang beroperasi, sementara Ethernet merujuk pada standar dan komponen kabel yang dipakai untuk mengirim data berkecepatan tinggi lewat koneksi kabel.

Secara teknis, kabel Ethernet dikenal lewat standar IEEE 802.3 dan konektor RJ-45. Kabel ini dipasang ke port Ethernet atau LAN pada Network Interface Card untuk menghubungkan perangkat dalam ruang fisik yang terbatas atau lokasi yang saling terhubung.

Karena itu, ketika orang menyebut “kabel LAN”, yang dimaksud biasanya adalah kabel Ethernet yang digunakan untuk membangun jaringan lokal. Istilah tersebut lebih menggambarkan fungsi atau penerapannya, bukan jenis kabel yang berbeda.

Kebingungan ini muncul karena dua istilah itu kerap dipakai bergantian dalam percakapan sehari-hari. Akibatnya, banyak orang mengira LAN cable dan Ethernet cable adalah dua produk terpisah, padahal perbedaan utamanya ada pada konteks, bukan pada fungsi dasarnya.

Ada juga penggunaan Ethernet di luar lingkungan rumah atau kantor. Kabel Cat6 outdoor, misalnya, dapat dipakai untuk memperkuat koneksi di luar ruangan untuk sistem kamera pengawas jika kabel itu tahan UV dan dilindungi dengan baik.

Dari sisi sejarah, LAN tidak selalu ditentukan oleh kabel penghubungnya. Pada awalnya, LAN lebih ditentukan oleh protokol dan perangkat keras yang dipakai untuk membangunnya, sebelum Ethernet kemudian menjadi pilihan yang dominan.

LAN sendiri sudah ada sebelum 1990-an. Pada era 1980-an, Ethernet memang sudah menjadi salah satu opsi, tetapi bukan satu-satunya, karena ada juga teknologi pesaing seperti Token Ring dan ARCnet.

Token Ring bekerja dengan aturan khusus yang mengharuskan penggunaan token untuk mengirim data. Sistem ini biasanya dibantu oleh Multistation Access Unit dan membutuhkan kabel serta konektor IBM tertentu agar berfungsi dengan benar.

ARCnet juga dipakai untuk komunikasi LAN dengan pendekatan yang serupa dalam membangun jaringan. Teknologi ini menggunakan topologi star yang fleksibel dengan kabel koaksial, meski juga bisa dijalankan melalui Cat5 twisted-pair atau kabel serat optik.

Namun, Ethernet akhirnya lebih unggul karena lebih kuat dalam mentransfer data antarperangkat. Standarisasi hardware Ethernet juga membuatnya lebih andal dan konsisten untuk membangun jaringan kabel.

Itulah sebabnya Ethernet kini jauh lebih luas dipakai. Saat seseorang menyebut kabel Ethernet, yang dimaksud sebenarnya hanya satu komponen standar dalam sebuah LAN, bukan seluruh jaringan itu sendiri.

Exit mobile version