Meta Uji Fitur Series di Reels, Scroll Cepat Bisa Berubah Jadi Tontonan Berseri

Meta sedang menguji fitur baru bernama Series untuk Reels di Instagram dan Facebook. Fitur ini dirancang agar kreator bisa menggabungkan beberapa Reels menjadi rangkaian episode dalam satu seri, sehingga penonton tidak hanya berhenti pada satu video pendek lalu lanjut menggulir.

Langkah ini menunjukkan upaya Meta mendorong pola konsumsi konten yang lebih berulang di tengah dominasi video pendek. Alih-alih hanya mengejar tontonan cepat, perusahaan ingin penonton mengikuti video yang saling terhubung seperti serial.

Menurut TechCrunch, pengujian fitur ini dilakukan bersama kreator terpilih. Meta disebut menargetkan kreator yang memang sudah rutin membuat konten episodik di Instagram atau Facebook.

Reels dibuat lebih mudah diikuti

Dalam skema yang sedang diuji, kreator dapat membuat satu Series berisi beberapa Reels yang saling berkaitan. Rangkaian itu akan tampil di profil kreator melalui halaman khusus untuk seri tersebut.

Contohnya, kreator yang membuat konten “10 hari membuat kue lebih sehat” dapat menggabungkan seluruh 10 video ke dalam satu paket. Pengguna juga disebut bisa memasukkan unggahan lama ke dalam Series, bukan hanya Reels yang baru diunggah.

Fitur ini penting karena selama ini penonton sering harus mencari sendiri video lanjutan di profil kreator. Dengan adanya section khusus, video yang berkaitan bisa ditemukan lebih cepat tanpa harus menelusuri satu per satu unggahan.

Jika seseorang menemukan satu Reel yang menjadi bagian dari Series di feed, akan ada opsi untuk melihat seluruh rangkaian seri langsung dari video itu. Mekanisme ini berpotensi membuat penonton lebih mudah mengikuti episode berikutnya tanpa takut tertinggal.

Meta ingin memperluas peran Instagram dan Facebook

Uji coba ini muncul ketika Meta tampak ingin memperluas fungsi platformnya bagi kreator. Bulan lalu, wakil presiden produk Instagram, Tessa Lyons, mengatakan di Scaleable Summit bahwa Instagram ingin menjadi bagian unik dari strategi konten long-form kreator, di samping strategi short-form mereka.

Sinyal itu juga terlihat dari langkah Meta meluncurkan aplikasi Instagram for TV pada akhir tahun lalu. Kehadiran Series untuk Reels bisa dibaca sebagai jembatan antara format video pendek yang cepat dan kebiasaan menonton konten berkelanjutan yang lebih lama.

Reels sendiri sudah menjadi bagian penting dari Instagram dan Facebook dalam beberapa tahun terakhir. Popularitas video pendek juga terus meningkat secara global, termasuk di India, sehingga Meta tampak berusaha memperdalam keterlibatan pengguna lewat format yang lebih terstruktur.

Bisa membuka jalur monetisasi baru

Meta juga dilaporkan telah mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan cara memonetisasi fitur baru ini. Namun, sampai saat ini belum ada rincian resmi soal bentuk monetisasinya.

Konteks ini penting karena TikTok sudah lebih dulu memiliki fitur serupa sejak 2023. Pada TikTok, fitur Series memungkinkan kreator mengunggah konten premium yang harus dibayar pengguna untuk diakses.

Meta belum menjelaskan apakah pendekatannya akan sama. Namun, arah monetisasi itu menunjukkan bahwa Series tidak hanya diposisikan sebagai alat pengarsipan konten, melainkan juga berpotensi menjadi produk baru untuk kreator dan platform.

Laporan tersebut juga menyebut Meta telah melihat adanya traksi untuk konten berseri, bahkan tanpa section khusus di profil kreator. Karena itu, kehadiran halaman Series kemungkinan akan memperjelas jalur tontonan dan membantu penonton tetap mengikuti alur episode.

Peluang untuk format mini-drama

Fitur baru ini juga bisa mendorong munculnya mini-drama di Instagram dan Facebook. Format seperti itu sedang populer di TikTok dan memperlihatkan bahwa video pendek tidak selalu harus berdiri sendiri sebagai konten tunggal.

Business Insider melaporkan mini-drama menghasilkan sekitar $1.3 billion di Amerika Serikat tahun lalu. Sebagian besar pendapatan itu disebut berasal dari pembayaran langsung penonton.

Bila Meta menyiapkan infrastruktur yang memudahkan penonton mengikuti episode, kreator serial pendek bisa mendapat ruang distribusi yang lebih rapi. Ini bisa menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi kreator yang mengandalkan alur cerita berurutan.

Bukan upaya pertama Meta

Series untuk Reels bukan eksperimen pertama Meta dalam mengelompokkan konten. Instagram pernah meluncurkan Guides pada 2020 untuk mendukung koleksi topikal yang dikurasi kreator.

Sebelumnya, pada 2019, Instagram juga memperkenalkan opsi Series untuk IGTV yang mengelompokkan video ke dalam koleksi khusus. Bedanya, pengujian terbaru ini hadir di tengah dominasi Reels sebagai format utama konsumsi video di Instagram dan Facebook.

Karena itu, fitur baru ini berpotensi punya dampak yang lebih luas dibanding upaya sebelumnya. Jika uji coba berkembang, Series bisa menjadi salah satu cara Meta mengubah Reels dari sekadar konten untuk ditonton cepat menjadi format yang mendorong penonton kembali lagi ke episode berikutnya.

Source: www.indiatoday.in

Berita Terkait

Back to top button