
Di tengah semakin banyaknya data pribadi dan pekerjaan yang tersimpan online, memilih cloud storage tidak cukup hanya melihat kapasitas. Keamanan kini menjadi faktor utama, apalagi saat file penting ikut dipindahkan dari perangkat fisik ke server jarak jauh.
Google Drive memang populer, tetapi bukan satu-satunya pilihan. Ada beberapa layanan penyimpanan cloud lain yang menawarkan perlindungan data tinggi, sinkronisasi lintas perangkat, dan fitur berbagi file yang lebih spesifik sesuai kebutuhan pengguna.
iCloud, aman untuk ekosistem Apple
iCloud menjadi pilihan yang kuat bagi pengguna iPhone, iPad, dan Mac karena memang dirancang untuk perangkat Apple. Layanan ini memudahkan pengguna membuka, memindahkan, dan membagikan data antarpelangganan Apple, sekaligus menyediakan email gratis dan ruang awal 5 GB saat akun dibuat.
Apple menyebut iCloud memiliki keamanan tinggi sehingga data tidak mudah hilang atau rusak. Layanan ini juga tersinkronisasi dengan aplikasi Apple seperti Safari, termasuk mendukung fitur autofill yang mempermudah pengisian data.
Dropbox, lama hadir dan mudah dipakai
Dropbox sudah berdiri sejak 2007 dan didirikan oleh Drew Houston serta Arash Ferdowsi. Fokus utamanya adalah membuat penyimpanan, pembagian, dan sinkronisasi data menjadi lebih mudah.
Saat pertama kali membuat akun, pengguna mendapat penyimpanan 2 GB. Setelah itu, tersedia paket Plus, Family, dan Essentials, sementara keunggulan lain Dropbox mencakup kemudahan penggunaan, fitur sharing yang lengkap, serta koneksi dengan akun Microsoft atau Google.
OneDrive, terhubung erat dengan Microsoft 365
Microsoft juga punya OneDrive sebagai cloud storage andalan. Layanan ini bisa menyinkronkan data dengan komputer, Xbox, serta smartphone Android dan iOS.
OneDrive terhubung langsung dengan Microsoft 365 yang mencakup Word, Excel, dan PowerPoint. Dari sisi keamanan, OneDrive menggunakan enkripsi AES 256-bit dan TLS, serta memungkinkan pengguna memilih perangkat mana yang disinkronkan otomatis.
Biaya langganannya terdiri dari empat pilihan, yakni $1.99, $9.99, $12.99, dan $19.99. Setiap paket menawarkan fitur dan keuntungan yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna.
Proton Drive, fokus pada perlindungan paling ketat
Bagi pengguna yang memprioritaskan keamanan, Proton Drive masuk daftar yang paling menonjol. Menurut PCMag, file dienkripsi sebelum diunggah ke cloud sehingga perlindungannya lebih kuat.
Keamanan Proton Drive juga didukung hukum keamanan siber Swiss yang dikenal ketat. Bahkan, pihak berwajib atau pemerintah disebut tidak bisa dan tidak boleh mengakses data pengguna.
Meski begitu, Proton Drive tetap mudah diakses dan antarmukanya sederhana. Kekurangannya ada pada proses unggah yang kadang lambat, terutama untuk file besar, karena enkripsi dilakukan lewat hardware komputer.
IDrive, kuat untuk backup dan salinan file
IDrive menawarkan enkripsi AES 256, end-to-end encryption, dan dukungan 2FA. Layanan ini berbasis di Amerika Serikat dan tersedia di komputer Windows, macOS, iOS, Android, serta bisa diakses lewat web atau skrip untuk pengguna Linux.
Fitur menarik lainnya adalah kemampuan membuat backup file secara otomatis. IDrive menyediakan 30 salinan dari tiap file, dan salinan itu tidak memakan penyimpanan tambahan.
Untuk berbagi file, IDrive juga menyediakan beberapa opsi, selama pengguna tidak memakai Private Encryption Key. Namun, harga langganannya disebut cukup tinggi sehingga kurang cocok untuk pengguna dengan anggaran terbatas.
Pilihan cloud storage selain Google Drive cukup beragam, tetapi kebutuhan keamanan tetap harus jadi prioritas. Setiap layanan punya kelebihan berbeda, mulai dari integrasi perangkat, kemudahan berbagi, hingga perlindungan data yang lebih ketat.
Source: www.idntimes.com








