YouTube Music Ubah Tombol Penting ke Bawah, Lebih Nyaman di Tangan atau Malah Tanggung?

YouTube Music mulai mengubah salah satu elemen navigasi paling sering dipakai di aplikasinya. Tombol Search kini dipindahkan ke bilah bawah, menggantikan posisi Explore yang sebelumnya tampil sebagai ikon utama.

Perubahan ini penting karena menyentuh cara pengguna mengakses pencarian setiap hari. Search yang sebelumnya berada di pojok kanan atas kini turun ke area navigasi bawah, sehingga lebih mudah dijangkau saat aplikasi dipakai dengan satu tangan.

Perombakan ini muncul tak lama setelah YouTube Music menggulirkan desain ulang tampilan Now Playing. Dengan begitu, platform ini terlihat masih terus merapikan antarmuka aplikasinya dalam waktu berdekatan.

Laporan 9to5Google menunjukkan Google memang mengganti ikon Explore di bottom bar dengan tombol Search. Untuk saat ini, perubahan tersebut mulai terlihat pada sebagian pengguna, bukan langsung hadir untuk semua akun sekaligus.

Pada susunan lama, bilah bawah YouTube Music menampilkan Home, Samples, Explore, dan Library. Dalam tampilan baru, posisi Explore sebagai ikon utama dihapus dari bilah bawah, lalu digantikan oleh Search.

Meski begitu, Explore tidak benar-benar hilang dari aplikasi. Fungsinya tetap dipertahankan dan masih bisa diakses setelah pengguna membuka halaman pencarian.

Dari tangkapan layar yang beredar, area kanan atas aplikasi kini hanya ditempati ikon profil. Artinya, Search tidak lagi berada di bagian atas seperti sebelumnya dan sepenuhnya dipindah ke navigasi bawah.

Secara visual, langkah ini membuat Search menjadi salah satu tombol utama yang selalu terlihat. Bagi banyak pengguna, perubahan ini bisa mempercepat akses ke fitur yang memang menjadi pintu masuk utama untuk menemukan lagu, album, artis, dan podcast.

Namun, manfaat untuk penggunaan satu tangan tidak sepenuhnya mutlak. Setelah mengetuk Search di bagian bawah dan mulai mengetik, pengguna tetap harus menjangkau area yang lebih atas untuk memilih hasil pencarian, saran otomatis, atau menutup interaksi tertentu di layar.

Dengan kata lain, perpindahan ikon memang membantu langkah awal pencarian. Akan tetapi, pengalaman keseluruhan tetap belum sepenuhnya berpindah ke zona bawah layar yang lebih nyaman dijangkau pada ponsel berukuran besar.

Explore tetap hidup di dalam Search

YouTube Music tetap mempertahankan elemen Explore melalui halaman pencarian. Setelah pengguna membuka Search dan melewati riwayat pencarian terbaru, aplikasi masih menampilkan sejumlah chip eksplorasi khusus.

Chip yang terlihat mencakup New releases, Charts, Moods & genres, dan Podcasts. Ini menunjukkan bahwa fungsi penemuan konten yang sebelumnya dikaitkan dengan tab Explore tetap tersedia, hanya saja kini ditempatkan di dalam alur pencarian.

Pendekatan ini membuat navigasi bawah menjadi lebih fokus pada aksi inti. Search diangkat menjadi tujuan utama, sementara Explore berubah menjadi bagian dari pengalaman pencarian yang lebih terintegrasi.

Bagi pengguna yang terbiasa menjelajah rilisan baru atau melihat tangga lagu lewat tab khusus, perubahan ini kemungkinan perlu sedikit adaptasi. Tetapi bagi pengguna yang lebih sering mencari lagu secara langsung, susunan baru ini bisa terasa lebih praktis.

Mulai muncul di Android dan iOS

Perubahan antarmuka ini mulai terlihat pada YouTube Music versi 9.21 di Android. Di iOS, perubahan yang sama disebut mulai muncul pada versi 9.22.

Ketersediaannya tampaknya masih dilakukan secara bertahap. Tidak semua pengguna pada versi aplikasi tersebut langsung mendapatkan tata letak baru, sehingga besar kemungkinan Google sedang menjalankan peluncuran bertingkat.

Situasi seperti ini lazim terjadi pada pembaruan antarmuka aplikasi Google. Versi aplikasi yang sama belum tentu langsung menampilkan perubahan identik di semua wilayah atau pada semua akun.

Ada indikasi bahwa peluncuran dilakukan secara terbatas lebih dulu. Karena itu, pengguna yang belum melihat tombol Search pindah ke bawah kemungkinan hanya perlu menunggu aktivasi lebih luas dari sisi server.

Perubahan ini juga mempertegas arah desain YouTube Music yang semakin menonjolkan fungsi pencarian sebagai pusat interaksi. Ini masuk akal mengingat pencarian merupakan salah satu cara tercepat untuk mengakses katalog musik dan konten audio di dalam layanan tersebut.

Pada saat yang sama, Google tampaknya berusaha menyederhanakan lapisan navigasi tanpa benar-benar membuang fitur penemuan konten. Explore tidak dihapus, melainkan dipindahkan ke tempat yang lebih terkait langsung dengan aktivitas mencari.

Hasil akhirnya adalah bilah bawah yang terlihat berbeda, tetapi tetap mempertahankan sebagian besar fungsi lama. Pengguna akan melihat Search lebih menonjol, sementara jalur ke New releases, Charts, Moods & genres, dan Podcasts kini muncul dari halaman yang sama.

Source: www.androidpolice.com

Berita Terkait

Back to top button