Destiny 2 Resmi Tamat, Fans Serbu Server Saat Petisi Destiny 3 Tembus 370 Ribu

Destiny 2 resmi memasuki babak akhir lewat pembaruan terakhir bertajuk Monument of Triumph, dan respons pemain langsung meluap. Di saat yang sama, petisi untuk Destiny 3 sudah menembus 370.000 tanda tangan, menandakan masih besarnya minat komunitas terhadap waralaba ini.

Lonjakan pemain terjadi tepat ketika update final itu meluncur. Jumlah pemain disebut sudah melampaui Marathon, sementara server Bungie ikut kewalahan menghadapi arus masuk pengguna yang sangat besar.

Pelepasan yang emosional dari komunitas

Banyak pemain merespons kabar ini dengan pesan perpisahan dan pengalaman emosional setelah pengumuman Bungie pada akhir Mei. Bagi sebagian penggemar, momen ini terasa seperti penutup dari perjalanan panjang yang sudah mereka ikuti selama sembilan tahun.

Monument of Triumph menjadi nama yang tepat untuk update pamungkas tersebut. Saat pembaruan itu aktif, tercatat lebih dari 148.000 orang sedang bermain, menunjukkan bahwa minat terhadap Destiny 2 justru masih tinggi meski layanan kontennya akan berakhir.

Petisi Destiny 3 terus menguat

Di luar server yang padat, suara komunitas juga mengarah ke masa depan seri ini. Petisi Destiny 3 yang terus bertambah kini telah melewati 370.000 tanda tangan, dan angka itu menjadi sinyal kuat bahwa pemain belum ingin berpisah dari semesta Destiny.

Dorongan tersebut muncul ketika Bungie menegaskan bahwa Destiny 2 tidak lagi akan menerima update live-service baru. Namun studio itu masih akan merilis hot fix untuk menjaga stabilitas permainan agar tetap berjalan semestinya.

Server sempat terganggu oleh lonjakan pemain

Lonjakan minat pada update terakhir ikut memunculkan masalah teknis. Menurut Insider Gaming, sebagian pengguna mengalami kesulitan saat mencoba masuk karena jumlah pemain yang membludak.

Bahkan SteamDB sempat tidak stabil saat mencoba mengikuti angka pemain yang terus berubah. Situasi itu kemudian mulai membaik, tetapi jumlah pemain masih terus naik ketika perhatian publik tertuju pada update final ini.

Arah Bungie kini bergeser ke Marathon

Bungie disebut telah mengalihkan fokusnya ke Marathon dan memutuskan mengakhiri layanan Destiny 2. Game tersebut sendiri telah mencatat puncak sekitar 88.000 pemain sejak dirilis tiga bulan lalu, jauh di bawah lonjakan yang terjadi di Destiny 2 pada hari pembaruan terakhir.

Kondisi ini membuat akhir Destiny 2 terasa paradoksal. Di satu sisi, game itu resmi memasuki masa penutupan layanan, tetapi di sisi lain justru kembali memancing antusiasme besar dari pemain lama maupun komunitas yang masih berharap ada kelanjutan untuk seri ini.

Source: www.notebookcheck.net
Exit mobile version