Semuanya Serba Kantor Di Atas Kertas, Tapi Chassis Tebal Connect 15 Bikin Ragu

Di atas kertas, Connect 15 tampil seperti laptop bisnis yang sangat serius. Namun dalam penggunaan nyata, komprominya cukup cepat terasa lewat desain bodi yang besar dan bobot 1,9 kg.

Masalah utamanya bukan pada performa 3D yang sederhana, melainkan pada sasisnya. Meski tampil hitam polos dan sederhana, perangkat ini tidak memberi kesan sebagai laptop bisnis modern dari sisi desain.

Bodi yang lebih tebal itu sebenarnya punya alasan. Connect 15 membawa SmartCard reader, port LAN, modul LTE, pembaca kartu SD, dan komponen lain yang memakan ruang.

Karena itu, laptop ini lebih sulit mengikuti tren bisnis saat ini yang makin tipis dan ringan. Di tengah banyak pesaing yang memangkas port demi bodi lebih ramping, Connect 15 justru memilih jalur sebaliknya.

Pilihan materialnya juga memperkuat kesan tersebut. Tidak seperti beberapa kompetitor yang memakai material logam untuk memberi kesan lebih premium, Connect 15 dibuat sepenuhnya dari plastik.

Kombinasi bobot, ukuran, dan material ini membuatnya kurang menonjol bagi pengguna yang sering berpindah tempat. Bagi kebutuhan mobilitas, dimensinya bisa menjadi faktor yang cukup mengurangi daya tarik.

Di sisi lain, kelengkapan fitur justru menunjukkan arah yang jelas: perangkat ini memang diposisikan untuk kebutuhan bisnis. SmartCard reader, LAN, LTE, dan SD card reader menjadi bagian dari pendekatan yang lebih fungsional daripada elegan.

Pendekatan itu membuat Connect 15 terasa sangat enterprise di atas kertas. Tetapi ketika ukuran dan bobot ikut diperhitungkan, laptop ini tampak seperti perangkat yang menukar kelincahan demi kelengkapan fitur.

Source: www.notebookcheck.net

Terkait