Capcom sedang mengubah arah penanganan Dragon’s Dogma 2 dengan cara yang langsung terasa bagi pemain. Sejumlah DLC berbayar akan dihentikan penjualannya pada 25 Juni, sementara pembaruan gratis yang akan datang justru menambah kenyamanan bermain dan memperbaiki beberapa aspek penting.
Langkah ini menarik perhatian karena banyak konten tambahan tersebut selama ini dinilai kurang disukai di Steam. Di saat yang sama, Capcom menyiapkan pembaruan yang membuat pengalaman Dragon’s Dogma 2 terasa lebih praktis, termasuk opsi perjalanan cepat yang tidak lagi bergantung pada item DLC tertentu.
DLC berbayar yang segera dihentikan
Daftar konten yang penjualannya berakhir pada 25 Juni mencakup Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition, A Boon for Adventurers – New Journey Pack, hingga berbagai item kecil lain seperti Harpysnare Smoke Beacons, Heartfelt Pendant, dan Ambivalent Rift Incense. Ada juga Makeshift Gaol Key, Art of Metamorphosis, Portcrystal, Wakestone, serta paket Rift Crystals berisi 500, 1500, dan 2500 poin.
Keputusan ini menutup akses pembelian sejumlah item yang sebelumnya dijual terpisah sebagai DLC. Sebagian besar konten tersebut tercatat memiliki ulasan “mostly negative” di Steam, sehingga langkah penghentian penjualan ini tampak sejalan dengan respons pemain terhadap model monetisasi yang dipakai.
Perubahan penting untuk fast travel
Salah satu sorotan terbesar ada pada Portcrystal, yang sebelumnya dijual sebagai Warp Location Marker. Capcom kini menggantinya lewat pembaruan dengan Destination Crystal permanen, yang dirancang untuk membuat fast travel jauh lebih nyaman.
Perubahan ini penting karena menyentuh salah satu fitur yang paling sering memengaruhi ritme bermain. Alih-alih meminta pemain membeli item terpisah untuk kebutuhan mobilitas, pembaruan tersebut memberi solusi yang lebih langsung di dalam game.
Pembaruan berikutnya masih membawa perbaikan lain
Capcom juga sudah menyiapkan pembaruan kedua yang dijadwalkan rilis menjelang akhir Agustus. Update ini ditujukan untuk meningkatkan performa dan menambah slot save, di samping sejumlah perbaikan lain yang belum dirinci lebih jauh.
Dua pembaruan ini menunjukkan bahwa Capcom tidak hanya menghentikan penjualan DLC tertentu, tetapi juga berupaya memperbaiki pengalaman inti Dragon’s Dogma 2. Bagi pemain, hasilnya bisa berarti game yang lebih murah untuk diakses dan lebih baik untuk dimainkan tanpa harus bergantung pada konten tambahan berbayar.
Dari DLC ke perbaikan pengalaman bermain
Jika dilihat bersama, kebijakan terbaru Capcom memberi sinyal yang jelas bahwa fokusnya bergeser dari penjualan item kecil ke peningkatan kualitas permainan. Dragon’s Dogma 2 tetap menjadi sorotan, tetapi kini sorotannya datang bukan hanya karena DLC yang dihentikan, melainkan juga karena perubahan yang berpotensi membuat permainan lebih ramah bagi pemain lama maupun baru.
Dengan penjualan 12 DLC yang segera berakhir dan pembaruan gratis yang menambah kenyamanan, Dragon’s Dogma 2 tampak bergerak ke arah yang lebih sederhana dan lebih bersahabat. Untuk pemain yang menunggu alasan untuk kembali ke game ini, kombinasi penurunan akses ke DLC lama dan peningkatan fitur dasar bisa jadi menjadi momentum yang paling menarik.
Source: www.notebookcheck.net






