Google resmi menggulirkan Android 17 QPR1 Beta 4 untuk pengguna Pixel yang ikut program beta. Pembaruan ini memang tidak dipenuhi fitur baru, tetapi fokusnya jelas: memperbaiki stabilitas sistem dan menutup sejumlah bug yang mengganggu pemakaian harian.
Langkah ini terasa penting karena banyak masalah yang disentuh langsung oleh Google berkaitan dengan kamera, grafis, layar eksternal, hingga konektivitas jaringan lokal. Bagi pengguna beta, jenis perbaikan seperti ini biasanya lebih terasa manfaatnya daripada tambahan fitur yang belum matang.
Dukungan perangkat dan akses pembaruan
Android 17 QPR1 Beta 4 tersedia untuk sejumlah perangkat Pixel yang masih menerima dukungan Android terbaru. Daftarnya mencakup Pixel 6a, Pixel 7 series, Pixel 8 series, Pixel 9 series, Pixel 10 series, Pixel Fold, dan Pixel Tablet.
Menariknya, Pixel 6 dan Pixel 6 Pro tidak masuk dalam daftar penerima beta terbaru ini. Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai alasan kedua perangkat tersebut tidak kebagian pembaruan.
Fitur baru yang paling menonjol
Salah satu tambahan yang paling menarik adalah dukungan kamera depan saat perekaman layar. Fitur ini sebelumnya sempat diperlihatkan Google dalam acara Android Show dan kini mulai tersedia di Android 17 QPR1 Beta 4.
Dengan fungsi itu, pengguna bisa merekam layar sambil menampilkan wajah dari kamera selfie. Skema ini mirip format yang banyak dipakai kreator konten untuk membuat tutorial, presentasi, atau video reaksi.
Namun, tidak semua hal yang sempat muncul di Android Canary ikut dibawa ke versi beta ini. Beberapa fitur pengujian masih belum tersedia, termasuk opsi Dynamic Color yang lebih luas dan Quick Settings Tile untuk keyboard.
Perbaikan bug yang paling terasa
Di sisi perbaikan sistem, Google menyelesaikan bug yang membuat pointer mouse tiba-tiba menghilang saat Pixel terhubung ke layar eksternal. Masalah itu terutama muncul ketika perangkat memakai Work Profile atau aplikasi dengan perlindungan keamanan tertentu.
Google juga memperbaiki crash pada aplikasi Settings yang terjadi saat pengguna membuka pengaturan credential provider dari fitur Private Space. Selain itu, sistem suara saat tangkapan layar kini tidak lagi terhubung ke volume dering, sehingga pengguna bisa mengambil screenshot secara senyap tanpa harus mematikan nada panggilan.
Perbaikan seperti ini tidak terlihat mencolok, tetapi justru menyentuh masalah yang sering mengganggu pemakaian sehari-hari. Di pembaruan beta, detail kecil semacam ini sering menjadi indikator kualitas rilis berikutnya.
Grafis, kamera, dan fitur navigasi ikut dibenahi
Bagi pengguna yang sering bermain game, pembaruan ini membawa kabar baik di sisi performa grafis. Google memperbaiki regresi driver grafis yang sebelumnya menurunkan kinerja aplikasi dan game berbasis OpenGL ES, termasuk pada skenario game 3D di perangkat Pixel terbaru.
Sektor kamera juga mendapat perhatian. Google memperbaiki bug yang membuat video pada zoom 5x mengalami patah-patah atau frame jump saat pengguna melakukan panning ketika merekam video.
Selain itu, fitur Back Tap yang sebelumnya tidak berfungsi di layar kunci interaktif kini kembali normal. Perbaikan ini menambah daftar penyempurnaan yang membuat pengalaman penggunaan terasa lebih konsisten.
Wireless ADB dan koneksi lokal ikut stabil
Pembaruan ini juga menyasar konektivitas Wireless ADB. Sebelumnya, sebagian pengguna melaporkan kegagalan koneksi Wireless ADB dan aplikasi yang bergantung pada jaringan lokal.
Google menyebut masalah tersebut sudah diperbaiki di Android 17 QPR1 Beta 4. Hasilnya, konektivitas jaringan lokal diharapkan berjalan lebih stabil untuk kebutuhan pengembangan maupun penggunaan harian yang memanfaatkan jalur koneksi itu.
Secara keseluruhan, Android 17 QPR1 Beta 4 lebih menonjol sebagai paket pemantapan daripada pembaruan fitur besar. Justru di tahap seperti inilah Google tampak menyiapkan fondasi menjelang versi final Android 17 QPR1.
