Amazon kembali menguatkan posisi AWS di pasar komputasi awan lewat ketersediaan umum M9g dan M9gd, dua instance Amazon EC2 yang ditenagai prosesor AWS Graviton5. Perusahaan menyebut platform baru ini mampu memberi performa komputasi hingga 25% lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Langkah ini penting karena Graviton5 dirancang untuk beban kerja agentic AI, yakni sistem yang membutuhkan pemrosesan cepat, efisien, dan stabil dalam skala besar. Amazon juga menempatkan pembaruan ini sebagai dorongan untuk aplikasi web, inferensi machine learning, dan kinerja basis data yang bisa meningkat hingga 30%.
Fokus pada efisiensi dan AI
Graviton5 dibangun dengan 192 core, cache L3 yang 5 kali lebih besar, serta dukungan DDR5-8800 dan PCIe Gen 6. Amazon juga menyebut arsitektur ini dirancang untuk memberi keuntungan efisiensi yang signifikan, termasuk latensi antar-core 33% lebih rendah dan bandwidth jaringan serta penyimpanan yang lebih besar.
Selain peningkatan performa, chip ini dibuat dengan teknologi 3nm untuk menjaga efisiensi energi tetap tinggi. Kombinasi ini menjadi relevan bagi perusahaan yang ingin menjalankan model AI dan layanan cloud berintensitas tinggi tanpa mendorong konsumsi daya naik terlalu cepat.
Penyimpanan lokal yang lebih besar
M9gd menjadi varian yang ditujukan untuk beban kerja paling menuntut pada sisi penyimpanan. Instance ini mendukung storage lokal NVMe SSD hingga 11,4 TB dan menawarkan IOPS 30% lebih tinggi.
Bagi aplikasi yang bergantung pada akses data cepat, kapasitas dan kecepatan semacam ini dapat menjadi pembeda. Amazon menempatkan M9gd sebagai opsi untuk workload yang memerlukan kombinasi komputasi cepat dan penyimpanan lokal berperforma tinggi.
Lapisan keamanan Nitro generasi keenam
Amazon juga menyoroti peningkatan keamanan melalui AWS Nitro System generasi keenam. Sistem ini memperkenalkan Nitro Isolation Engine, yang memakai formal verification dan mathematical proofs untuk memastikan isolasi ketat antar virtual machine.
Pendekatan ini dirancang untuk melindungi data pelanggan dari akses tidak sah dan menjaga kontrol tetap berada pada model zero-operator access. Amazon menyebut desain tersebut tetap mendukung kebutuhan workload di sektor pemerintah, keuangan, dan kesehatan.
Posisi AWS di pasar infrastruktur
AWS Graviton5 hadir di tengah persaingan infrastruktur cloud yang makin fokus pada efisiensi AI. Dengan dukungan untuk inferensi machine learning, basis data, dan aplikasi web, Amazon mencoba memperkuat peran EC2 sebagai fondasi utama layanan komputasi perusahaan.
Amazon.com sendiri beroperasi di bidang e-commerce, konten digital, iklan, dan komputasi awan. Divisi AWS mengelola salah satu jaringan pusat data terbesar di dunia, sehingga pembaruan pada Graviton5 menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan di komputasi modern.
Bagi pelanggan enterprise, kombinasi performa lebih tinggi, efisiensi energi, bandwidth yang lebih besar, dan isolasi keamanan yang lebih kuat dapat menjadi alasan untuk mengevaluasi migrasi ke instance baru ini. Pada saat yang sama, Amazon menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada beban kerja yang semakin kompleks, terutama yang terkait dengan agentic AI.
