WhatsApp mulai menguji layanan berlangganan baru bernama WhatsApp Plus untuk sebagian pengguna. Langkah ini langsung menarik perhatian karena fitur utama seperti kirim pesan dan panggilan tetap gratis, sementara paket berbayar menawarkan tampilan dan pengelolaan chat yang lebih personal.
Informasi yang diungkap WABetaInfo pada Minggu (9/5/2026) menyebut layanan ini baru tersedia untuk pengguna iOS melalui pembaruan beta di App Store. Sebelumnya, fitur yang sama juga sudah diuji pada perangkat Android, tetapi aksesnya masih sangat terbatas.
WhatsApp Plus diarahkan untuk pengguna akun pribadi, bukan akun WhatsApp Business. Dengan begitu, layanan ini tampak ditujukan bagi pengguna yang ingin mempercantik dan menyesuaikan aplikasi, bukan untuk kebutuhan operasional usaha.
Harga berbeda di tiap wilayah
Biaya langganan WhatsApp Plus tidak seragam di semua negara. Di Eropa, layanan ini dibanderol EUR 2,49 atau sekitar Rp50.927 per bulan, sedangkan di Pakistan harganya PKR 229,00 atau sekitar Rp14.459 per bulan.
Di Meksiko, tarifnya tercatat sekitar USD 29,00 atau sekitar Rp510.168 per bulan. Perbedaan harga itu disebut menyesuaikan kebijakan pasar dan kondisi ekonomi masing-masing negara.
Langganan ini berjalan otomatis setiap bulan. Pengguna yang ingin berhenti perlu membatalkan lewat App Store setidaknya 24 jam sebelum masa perpanjangan agar tidak terkena biaya pada periode berikutnya.
Di beberapa wilayah, WhatsApp juga menyediakan masa uji coba gratis. Periode free trial yang ditawarkan berkisar satu minggu hingga satu bulan.
Fitur yang ditawarkan untuk pelanggan
Pelanggan WhatsApp Plus mendapat sejumlah fitur eksklusif yang tidak ada di versi standar. Fokus utamanya ada pada kustomisasi tampilan dan pengelolaan obrolan yang lebih fleksibel.
Salah satu fiturnya adalah kustomisasi tema eksklusif dengan 18 warna aksen. Pilihan warna itu mencakup Royal Purple, Forest Green, hingga Sunset Orange, dan diterapkan ke seluruh antarmuka aplikasi.
WhatsApp Plus juga menyediakan 14 desain ikon aplikasi untuk layar utama smartphone. Opsi yang tersedia mencakup tampilan sederhana sampai ikon dengan efek visual berkilau dan gaya artistik.
Selain itu, pelanggan bisa mengakses stiker premium animasi lewat WhatsApp Sticker Store. Stiker tersebut memang hanya tersedia untuk pelanggan Premium, tetapi tetap bisa dilihat pengguna lain saat dibagikan dalam percakapan.
Dari sisi pengelolaan chat, pelanggan dapat menyematkan hingga 20 obrolan di bagian atas daftar. Jumlah itu jauh melampaui versi standar yang hanya mengizinkan tiga percakapan disematkan.
WhatsApp Plus juga menghadirkan manajemen daftar obrolan yang lebih rapi. Pengguna bisa mengelompokkan chat berdasarkan kategori seperti pekerjaan atau keluarga, lalu mengatur tema dan nada dering secara massal dalam satu daftar.
Untuk suara panggilan, tersedia tambahan 10 nada dering baru. Nama-nama seperti Flutter, Tempo, Ripple, hingga Flux disediakan untuk memberi variasi pada notifikasi dan panggilan masuk.
Masih dalam uji coba terbatas
Saat ini, WhatsApp Plus belum dirilis secara global. Layanan ini masih berada dalam tahap uji coba terbatas dan baru diberikan kepada sebagian kecil pengguna iOS.
Distribusinya juga berjalan bertahap atau rollout, sehingga ketersediaan fitur bisa berbeda antar pengguna. Perbedaan itu dapat dipengaruhi wilayah, perangkat, versi aplikasi, dan akun yang masuk gelombang uji coba.
WhatsApp disebut akan memperluas distribusi layanan ini secara perlahan. Di saat yang sama, perusahaan akan mengevaluasi respons awal dan stabilitas fitur selama masa pengujian berlangsung.
Kehadiran WhatsApp Plus menambah opsi baru bagi pengguna yang menginginkan pengalaman lebih personal. Namun, karena statusnya masih uji coba terbatas, belum semua pengguna WhatsApp bisa mencicipi layanan berbayar ini dalam waktu dekat.
Source: www.idntimes.com






