4 Portable Power Station Terbaik dengan Solar Panel, Cadangan Daya Saat Mati Listrik tanpa Drama

Author: Qoo Media

Portable power station kini banyak dicari sebagai cadangan daya saat mati listrik atau ketika aktivitas dilakukan jauh dari jaringan PLN. Perangkat ini bekerja sebagai pembangkit listrik mini berbasis baterai dan bisa dipakai untuk mengisi smartphone, laptop, kamera, lampu, sampai beberapa peralatan elektronik tertentu.

Minat terhadap model yang mendukung solar panel juga terus meningkat karena pengisian daya jadi lebih fleksibel. Dengan panel surya, pengguna dapat mengisi ulang baterai tanpa selalu bergantung pada stopkontak, sehingga perangkat ini lebih relevan untuk camping, perjalanan, maupun kebutuhan darurat di rumah.

Apa yang perlu diperhatikan dari portable power station solar panel

Portable power station hadir dengan kapasitas dan fitur yang berbeda-beda. Karena itu, pemilihan ideal biasanya bergantung pada kebutuhan daya, jumlah port, kemudahan dibawa, serta sistem keamanan yang ditawarkan.

Dukungan port juga menjadi poin penting karena menentukan berapa banyak perangkat yang bisa diisi sekaligus. Pada sejumlah produk, tersedia kombinasi port AC, DC, USB-A, USB-C, hingga opsi pengisian lewat soket mobil dan panel surya.

1. JETE PS300

JETE PS300 cocok untuk pengguna yang mengutamakan mobilitas. Bobotnya sekitar 3 kilogram dengan desain ringkas, sehingga lebih mudah dibawa saat camping, perjalanan jauh, atau disimpan sebagai cadangan daya di rumah.

Perangkat ini menyediakan enam port untuk mengisi beberapa perangkat secara bersamaan. Metode pengisian dayanya juga fleksibel karena mendukung kabel USB-C, panel surya, dan soket mobil.

Harga JETE PS300 mulai Rp3,2 jutaan. Salah satu ulasan pembeli di Shopee menyebut, “Joss, desain elegan. Bintang lima,” yang menunjukkan respon positif terhadap tampilan dan pengalaman pakai produk.

2. VIVAN VPS-P300

VIVAN VPS-P300 hadir dengan tampilan hitam doff yang memberi kesan premium. Walau ukurannya tetap ringkas, kapasitas baterainya mencapai 96.000mAh sehingga lebih leluasa untuk mendukung kebutuhan daya saat bepergian.

Power station ini menyediakan port AC, DC, USB-A, dan USB Type-C. Kombinasi port tersebut memudahkan pengguna mengisi banyak perangkat dalam waktu yang sama tanpa harus bergantian.

VIVAN juga menyematkan chip keamanan yang umum digunakan pada industri otomotif. Sistem ini membantu mencegah korsleting, overcharge, overcurrent, dan gangguan listrik lain yang bisa merusak perangkat.

Harga VIVAN VPS-P300 mulai Rp3 jutaan. Seorang pembeli di Shopee menuliskan, “Kualitas luar biasa baik, tampilan baik dan elegan, bobot ringan bisa dibawa buat camping ground,sangat puas dengan kualitasnya,” sebagai bentuk kepuasan atas produk tersebut.

3. AZKO Powerlite 300W

AZKO Powerlite 300W menjadi opsi menarik bagi pengguna yang mencari perangkat kompak. Produk ini memiliki kapasitas 268Wh yang cukup untuk kebutuhan listrik ringan hingga menengah.

Port yang tersedia mencakup USB-A, USB Type-C, AC, dan DC. Kehadiran port yang beragam membuat perangkat ini kompatibel dengan banyak gadget maupun peralatan elektronik.

Dimensinya sekitar 22 x 13 x 18 sentimeter dan sudah dilengkapi handle di bagian atas untuk memudahkan mobilitas. Fitur Pure Sine Wave juga menjadi nilai tambah karena menghasilkan arus listrik yang lebih stabil untuk perangkat sensitif seperti laptop, monitor, dan alat komunikasi.

Harga AZKO Powerlite 300W berada di kisaran Rp3 jutaan. Di sisi ulasan, ada pengguna yang menulis “Mantap,” sementara ada pula pelanggan yang mengaku kecewa karena produk rusak setelah 13 bulan pemakaian, meski detail perawatan dan penggunaan tidak terkonfirmasi.

4. Anker Solix C1000

Anker Solix C1000 masuk kategori premium dengan kapasitas hingga 1.000Wh. Kapasitas besar ini membuatnya lebih cocok untuk kebutuhan daya yang lebih berat, termasuk perangkat rumah tangga dan aktivitas outdoor yang berlangsung lebih lama.

Perangkat ini dapat digunakan untuk mesin kopi, pendingin udara portabel, televisi, laptop, dan berbagai peralatan elektronik lainnya. Anker juga membangun Solix C1000 dengan struktur unibody yang kokoh dan komponen elektronik kelas industri.

Teknologi Gallium Nitride atau GaN membantu meningkatkan efisiensi pengisian daya sekaligus mengurangi panas. Dampaknya, sistem pendinginan bekerja lebih optimal dan tingkat kebisingan bisa lebih rendah.

Harga Anker Solix C1000 mulai Rp29 jutaan. Seorang pembeli di laman resmi Ankersolix.com menilai perangkat ini sebagai “An absolute lifesaver for off-grid living—fast setup, powerful charging, and total reliability,” yang menggambarkan performa tinggi dan keandalannya.

Pilihan disesuaikan dengan kebutuhan daya

Empat portable power station tersebut menawarkan karakter yang berbeda. JETE PS300 dan AZKO Powerlite 300W lebih cocok untuk kebutuhan portabel dan penggunaan ringan, sedangkan VIVAN VPS-P300 memberi ruang lebih besar lewat kapasitas 96.000mAh dan fitur keamanan.

Untuk kebutuhan daya yang lebih besar dan durasi pakai lebih panjang, Anker Solix C1000 menjadi pilihan paling kuat di daftar ini. Dengan dukungan solar panel, seluruh perangkat tersebut bisa menjadi cadangan daya yang lebih fleksibel saat listrik padam atau ketika akses ke sumber listrik terbatas.

Source: www.suara.com
Terbaru