Mencari HP flagship lawas di 2026 bukan sekadar soal harga yang lebih miring. Di kelas ini, pembeli masih bisa mendapatkan material premium, performa tinggi, dan fitur lengkap yang membuatnya tetap relevan untuk dipakai harian.
Pilihan yang paling menarik justru datang dari model-model yang usianya sudah lebih dari tiga tahun, tetapi masih punya spesifikasi yang kuat. Dengan catatan tertentu seperti kondisi baterai dan dukungan update, HP-HP ini masih bisa mengalahkan banyak perangkat entry level dan mid-range baru.
Samsung Galaxy S22 series masih kuat di banyak sisi
Samsung Galaxy S22 series yang rilis pada 2022 masih layak dilirik karena desainnya tetap modern dan fiturnya sangat lengkap. Samsung juga masih memberikan update hingga Android 16 untuk lini ini.
Dari sisi tenaga, seri ini memakai Snapdragon 8 Gen 1 dan layar Dynamic AMOLED 2X LTPO. Menurut Techradar, varian Ultra bahkan punya pembesaran optikal hingga 10 kali, sehingga seri ini masih sanggup menjalankan game berat dan cocok untuk kebutuhan konten media sosial.
Xiaomi 12 series menawarkan banyak opsi model
Xiaomi 12 series hadir dalam tiga model, yaitu Xiaomi 12T, Xiaomi 12, dan Xiaomi 12 Pro. Ketiganya sama-sama membawa spesifikasi tinggi dan masih mampu menjalankan aplikasi berat dengan baik.
Xiaomi 12T memakai MediaTek Dimensity 8100 Ultra, sementara Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro mengusung Snapdragon 8 Gen 1. Xiaomi 12T cocok untuk pengguna yang menaruh fokus pada performa gaming, sedangkan Xiaomi 12 dan 12 Pro menawarkan desain elegan dan kamera yang lebih menonjol.
Xiaomi 12 Pro juga membawa konfigurasi kamera utama, ultrawide, dan telephoto yang semuanya 50MP. Ketiga model ini juga masih menarik bagi pengguna yang ingin memasang custom ROM untuk mengejar versi Android terbaru.
vivo X80 series unggul di kamera
Bagi pembeli yang lebih memprioritaskan kamera, vivo X80 series menjadi salah satu opsi paling kuat. Vivo menjelaskan bahwa varian reguler dan Pro sama-sama bekerja sama dengan ZEISS, sehingga fitur kameranya sangat beragam.
Pengguna bisa menemukan ZEISS Cinematic Video Bokeh, AI Video Enhancement, ZEISS Filter, dan 5x optical zoom. Di sisi hardware, seri ini membawa sensor SONY IMX866, kamera periscope telephoto 8MP, serta gimbal OIS untuk perekaman video yang lebih stabil.
Performa vivo X80 series juga tetap kompetitif berkat MediaTek Dimensity 9000 dan Snapdragon 8 Gen 1. Desainnya pun masih terasa premium dengan bodi tipis dan back door berbahan keramik atau kulit sintetis.
iPhone 14 series masih menarik untuk ekosistem Apple
Untuk pengguna Apple, iPhone 14 series tetap jadi opsi yang solid di kelas flagship lawas. Desainnya masih terlihat modern dengan bodi flat, kamera belakang menyilang, dan pilihan warna yang elegan.
Chipset Apple A15 dan A16 Bionic membuat performanya masih sangat bersaing. Selain itu, iPhone 14 series baru masih tersedia di pasaran, sehingga pembeli tidak harus terpaku pada unit bekas.
GSMArena mencatat bahwa Dynamic Island dan kamera 48MP hadir di iPhone 14 series, tetapi keduanya hanya ada pada seri Pro. Seri reguler masih memakai kamera 12MP dan kamera depan notch, meski tetap dibekali layar OLED, Emergency SOS via satellite, dan Ceramic Shield glass.
ASUS Zenfone 9 dan 10 jadi pilihan compact
Di tengah tren HP layar besar, ASUS Zenfone 9 dan Zenfone 10 tampil berbeda karena sama-sama membawa layar 5,9 inci. Ukuran ini terasa nyaman dipakai dengan satu tangan dan lebih praktis untuk penggunaan lama.
ASUS menyebut kedua perangkat ini ditenagai Snapdragon 8+ Gen 1 dan Snapdragon 8 Gen 2. Layarnya juga tergolong kencang dengan refresh rate 144Hz, panel Super AMOLED, dan kecerahan hingga 1100 nits.
Meski hanya mengandalkan dua kamera, keduanya tetap dibekali sistem gimbal OIS untuk menjaga hasil foto dan video tetap stabil. Di pasar HP 2026, model compact seperti ini justru makin sulit ditemukan di kelas baru.
