Kanada Pasang Target 10 Reaktor Baru, Taruhan Besar Nuklir Dimulai Hingga 2040

Kanada memaparkan strategi baru untuk mempercepat pengembangan energi nuklir nasional, sebuah langkah yang menandai ambisi besar negara itu dalam memperluas kapasitas listrik rendah emisi sekaligus memperkuat posisinya di pasar global. Rencana ini mencakup pembangunan reaktor skala besar, percepatan teknologi reaktor modular kecil, hingga perluasan ekspor teknologi dan uranium.

Bagi Kanada, strategi ini penting karena nuklir sudah menjadi bagian nyata dari sistem kelistrikan nasional. Saat ini, sekitar 13 persen listrik Kanada dihasilkan oleh tenaga nuklir, dengan 17 reaktor CANDU yang beroperasi di Ontario dan New Brunswick.

Natural Resources Canada menyatakan strategi tersebut dirancang untuk memfasilitasi pembangunan hingga 10 reaktor nuklir berskala besar baru di seluruh negeri. Dari jumlah itu, dua reaktor ditargetkan sudah berada dalam tahap pembangunan pada 2035.

Selain itu, lima reaktor lainnya ditetapkan sudah berada pada tahap perencanaan atau pengembangan pada 2040. Target ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada satu proyek, tetapi menyiapkan peta jalan jangka menengah untuk memperbesar kapasitas nuklir secara bertahap.

Dorongan untuk reaktor skala besar dan teknologi baru

Strategi Kanada tidak hanya bertumpu pada pembangkit berukuran besar. Dokumen itu juga menempatkan reaktor modular kecil sebagai salah satu pilar utama pengembangan sektor nuklir.

Pemerintah ingin mempercepat pengoperasian reaktor modular kecil atau small modular reactors. Teknologi ini dipandang penting karena lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan sistem energi dan dapat membuka model pengembangan yang berbeda dari PLTN konvensional.

Kanada juga menargetkan demonstrasi reaktor mikro buatan dalam negeri pada 2035. Reaktor mikro itu dirancang untuk nantinya beroperasi di komunitas-komunitas terpencil pada akhir 2030-an.

Arah ini memberi sinyal bahwa strategi nuklir Kanada tidak hanya ditujukan untuk pusat konsumsi listrik besar. Wilayah terpencil yang sulit dijangkau jaringan energi utama juga masuk dalam prioritas pengembangan teknologi.

Ambisi ekspor teknologi CANDU

Di luar kebutuhan domestik, Kanada ingin memperluas pengaruh teknologi nuklirnya di pasar internasional. Strategi tersebut menetapkan target untuk mengamankan teknologi Deuterium Uranium Kanada, atau CANDU, di setidaknya empat pasar internasional baru pada 2040.

Pemerintah juga menargetkan kerja sama dengan enam hingga 10 pasar pendatang baru di sektor nuklir dalam jangka waktu 15 tahun. Ini menunjukkan bahwa strategi energi Kanada dipadukan dengan agenda industri dan diplomasi ekonomi.

Teknologi nuklir Kanada sendiri bukan pemain baru di panggung global. Saat ini, teknologi nuklir asal negara itu telah digunakan pada 26 reaktor di enam negara.

Fakta tersebut memberi dasar bagi dorongan ekspansi yang kini diumumkan Ottawa. Dengan rekam jejak itu, Kanada tampak ingin mengubah pengalaman teknologinya menjadi peluang bisnis dan kemitraan baru dalam dekade berikutnya.

Pendanaan dan rantai pasok ikut disiapkan

Strategi baru ini juga menyentuh aspek pendanaan, yang sering menjadi tantangan utama proyek nuklir. Natural Resources Canada menyebut draf kebijakan mengenai pendanaan federal untuk proyek pembangkit listrik tenaga nuklir akan dirilis pada April 2027.

Langkah itu penting karena proyek nuklir membutuhkan kepastian kebijakan dan dukungan pembiayaan jangka panjang. Dengan menyiapkan rancangan pendanaan federal, pemerintah memberi sinyal bahwa ekspansi nuklir tidak akan hanya bergantung pada target teknis.

Kanada juga memasukkan unsur rantai pasok bahan bakar dalam strategi ini. Negara itu memproyeksikan ekspor uraniumnya akan meningkat dua kali lipat pada 2035 dibandingkan level pada 2024.

Proyeksi itu menunjukkan bahwa strategi nuklir Kanada tidak berhenti pada pembangunan reaktor. Sektor hulu, termasuk pasokan uranium, juga ditempatkan sebagai bagian dari penguatan industri secara menyeluruh.

Posisi nuklir dalam bauran energi Kanada

Walau porsi listrik nuklir Kanada saat ini berada di kisaran 13 persen, infrastruktur yang sudah ada memberi fondasi yang cukup kuat untuk ekspansi. Keberadaan 17 reaktor CANDU di dua provinsi menunjukkan bahwa teknologi ini sudah lama menjadi bagian dari sistem tenaga nasional.

Dengan strategi terbaru ini, Kanada mencoba bergerak di beberapa jalur sekaligus. Negara itu ingin menambah reaktor besar, mempercepat reaktor modular kecil, mendemonstrasikan reaktor mikro untuk komunitas terpencil, memperluas jejak CANDU di luar negeri, dan mendorong kenaikan ekspor uranium.

Peta jalan tersebut memperlihatkan pendekatan yang luas, dari produksi listrik hingga ekspor teknologi. Jika target-target itu tercapai, sektor nuklir Kanada akan memainkan peran yang lebih besar, baik di dalam negeri maupun di pasar internasional.

Terkait