Valve akhirnya mengonfirmasi tanggal peluncuran Steam Machine, perangkat game baru berbasis SteamOS yang akan meluncur pada 30 Juni. Pengumuman ini langsung menarik perhatian karena perangkat tersebut diposisikan sebagai konsol ruang keluarga bertenaga PC, tetapi hadir dengan harga premium yang menembus empat digit dolar.
Reservasi akan dibuka lebih dulu pada 25 Juni, dan Valve tidak memakai sistem siapa cepat dia dapat. Perusahaan memilih antrean acak untuk membatasi bot dan mengurangi keuntungan bagi pengguna dengan koneksi internet yang lebih cepat.
Steam Machine dirancang untuk menjalankan game PC langsung lewat SteamOS, sistem operasi yang juga digunakan Steam Deck. Pendekatan ini membuat perangkat tersebut berbeda dari konsol tradisional yang biasanya berjalan dalam ekosistem tertutup.
Bagi pengguna Steam, daya tarik utamanya ada pada akses ke pustaka game yang sudah dimiliki. Valve juga menyiapkan sistem verifikasi game agar pemain bisa melihat judul mana yang telah dioptimalkan untuk platform ini.
Harga dan varian
Valve mengumumkan dua model Steam Machine dengan perbedaan utama pada kapasitas penyimpanan. Model dasar membawa SSD NVMe 512GB, sementara varian lebih tinggi hadir dengan SSD NVMe 2TB.
Di pasar AS, model 512GB dibanderol $1,049 dan model 2TB dijual $1,349. Jika dibeli bersama Steam Controller, harganya menjadi $1,128 untuk 512GB dan $1,428 untuk 2TB.
Di Inggris, harga model 512GB dipatok £879 dan paket dengan Steam Controller menjadi £938. Varian 2TB dibanderol £1,149, sedangkan bundelnya mencapai £1,208.
Di Kanada, model 512GB dijual C$1,509 dan paket dengan controller menjadi C$1,628. Untuk model 2TB, harganya C$1,919 dan naik ke C$2,038 jika disertai Steam Controller.
Banderol itu menempatkan Steam Machine jauh di atas konsol arus utama saat ini. Pada saat yang sama, harganya juga mulai mendekati wilayah PC gaming kelas pemula.
Jadwal rilis dan aturan reservasi
Valve menyatakan reservasi mulai dibuka pada 25 Juni menjelang peluncuran 30 Juni. Sistem pemesanan memakai antrean acak, bukan urutan waktu pendaftaran.
Pengguna yang mendaftar sebelum tenggat reservasi akan mendapatkan posisi antrean lewat mekanisme bergaya lotere. Menurut Valve, metode ini dirancang untuk menekan pengaruh bot dan menjaga akses yang lebih adil.
Ada syarat tambahan bagi calon pembeli yang ingin ikut reservasi. Pengguna harus memiliki akun Steam dengan status baik dan harus pernah melakukan pembelian di Steam sebelum 27 April 2026.
Valve juga membatasi satu reservasi per rumah tangga. Verifikasi akan dilakukan menggunakan data seperti alamat pengiriman dan detail pembayaran.
Pelanggan boleh menyatakan minat pada lebih dari satu model. Namun jika seseorang memenuhi syarat untuk lebih dari satu antrean, Valve hanya akan mempertahankan reservasi untuk model dengan tier tertinggi.
Pengguna yang tidak mendapatkan slot reservasi tidak langsung gugur. Mereka akan otomatis dipindahkan ke daftar tunggu.
Spesifikasi utama
Di sisi dapur pacu, Steam Machine memakai prosesor semi-custom AMD Zen 4. Chip ini memiliki 6 core, 12 thread, boost clock hingga 4.8 GHz, dan TDP 30W.
Untuk grafis, Valve membenamkan GPU semi-custom AMD RDNA3 dengan 28 Compute Units. GPU ini memiliki sustained clock hingga 2.45 GHz dan TDP 110W.
Konfigurasi memorinya terdiri dari 16GB DDR5 sebagai memori sistem dan 8GB GDDR6 sebagai video memory khusus. Kombinasi ini menegaskan bahwa perangkat tersebut lebih dekat ke PC gaming ringkas dibanding konsol tradisional.
Pilihan penyimpanan tersedia dalam dua versi, yaitu 512GB NVMe SSD atau 2TB NVMe SSD. Kedua model juga dilengkapi slot kartu microSD berkecepatan tinggi.
Valve memakai catu daya internal pada perangkat ini. Sistem dayanya mendukung input AC 110V hingga 240V.
Posisi di pasar game
Steam Machine hadir saat industri perangkat game sedang berubah cepat. Nintendo baru meluncurkan Switch 2, sementara Sony dan Microsoft masih mengembangkan generasi berikutnya dari keluarga PlayStation 5 dan Xbox Series.
Di tengah perubahan itu, banyak pengamat melihat arah industri semakin mendekat ke arsitektur dan lingkungan perangkat lunak ala PC. Steam Machine justru mengambil jalur tersebut secara terbuka dengan menawarkan format konsol yang menjalankan game PC.
Perangkat ini bisa menarik pengguna yang ingin fleksibilitas ekosistem PC tanpa harus merakit atau merawat desktop gaming. Di sisi lain, harga yang tinggi akan menjadi faktor penting dalam menentukan seberapa luas daya tariknya ketika mulai tiba ke tangan konsumen pada akhir bulan ini.
Source: sundayguardianlive.com






