Prime Day Amazon sedang memotong harga beberapa MacBook Apple, dan diskon yang paling menonjol datang dari lini MacBook Air serta MacBook Pro. Dengan periode Prime Day yang berakhir besok, Jumat, 26 Juni, kesempatan untuk mendapatkan potongan hingga $150 pada MacBook terasa semakin sempit.
Di tengah kenaikan harga RAM dan penyimpanan di industri, promo MacBook ini jadi sorotan utama. Untuk pembeli yang menunggu waktu tepat mengganti laptop, penurunan harga di jajaran Mac bisa jadi momen paling menarik selama gelaran belanja ini.
MacBook Air 13 inci jadi sorotan utama
MacBook Air 13 inci dengan chip M5 kini turun menjadi $950, salah satu harga terendah yang terlihat sejauh ini. Model ini disebut sebagai Mac laptop yang paling cocok untuk kebanyakan orang.
Apple membekali MacBook Air dengan chip M5 dalam bodi fanless berbobot 2,7 pound. Perangkat ini sanggup menangani multitasking berat hingga editing video ringan, sehingga cocok untuk kebutuhan harian yang lebih padat.
Peningkatan penting lainnya ada pada penyimpanan dasar yang kini menjadi 512GB. Kapasitas itu membantu menyimpan lebih banyak aplikasi, foto, dan dokumen tanpa cepat penuh.
Layar Liquid Retina 13,6 inci tampil tajam dan cerah, sementara kamera Center Stage 12MP mendukung panggilan video. Dukungan Wi-Fi 7 juga memberi kecepatan unduh yang lebih kencang.
Daya tahan baterainya mencapai 18 jam, cukup untuk melewati satu hari kerja penuh dan lebih. Namun, model ini tetap bukan pengganti MacBook Pro untuk pekerjaan kreatif berat atau gaming.
Pilihan yang lebih besar juga ikut diskon
Bagi yang menginginkan layar lebih lega, MacBook Air 15 inci juga mendapat potongan $150 di Amazon. Opsi ini memberi alternatif bagi pengguna yang lebih nyaman bekerja di panel yang lebih besar.
Diskon tersebut memperluas pilihan di lini Air tanpa harus naik ke kelas Pro. Bagi sebagian besar pengguna, kombinasi harga dan portabilitas tetap menjadi daya tarik terkuat.
MacBook Pro turun ke rekor terendah
MacBook Pro 14 inci dengan AppleCare+ kini dibanderol $1,768 di Amazon, atau $210 di bawah harga daftar. Harga itu menjadi yang terendah yang pernah terlihat untuk model tersebut.
Untuk kelas Pro, perangkat ini membawa layar Liquid Retina XDR 14,2 inci dengan ProMotion 120Hz. Baterainya diklaim hingga 24 jam, ditambah tiga port Thunderbolt 4, port HDMI, slot kartu SD, dan penyimpanan 1TB.
Performa grafisnya juga lebih kuat dibanding Air. GPU 10-core pada Pro terasa lebih cepat daripada GPU dasar 8-core di Air, terutama untuk editing video, pengolahan foto beresolusi tinggi, dan gaming.
Layar XDR pada Pro juga jauh lebih terang, dan port HDMI serta pembaca kartu SD sudah tersedia bawaan. Jika beban kerja harian sudah mulai mendekati batas MacBook Air, model Pro menjadi langkah naik yang lebih masuk akal.
MacBook Neo tetap menarik meski tanpa diskon
MacBook Neo tetap menjadi MacBook paling terjangkau dari Apple, meski saat ini Amazon belum memberi potongan harga. Laptop ini tetap direkomendasikan, terutama bagi pengguna yang belum pernah memakai Mac.
Neo berjalan dengan chip A18 Pro dan terasa cepat untuk tugas dasar seperti menjelajah web, mengirim email, dan streaming video. Layarnya memakai panel Liquid Retina 13 inci, baterainya bertahan hingga 16 jam, dan tersedia dalam empat warna.
Ada beberapa kompromi pada harga awalnya, termasuk penyimpanan 256GB, RAM 8GB, tanpa keyboard backlight, dan hanya dua port USB-C. Jika memilih model 512GB, pembeli mendapat dua kali lipat penyimpanan serta sensor Touch ID untuk membuka perangkat dengan lebih mudah.
Bagi pelajar atau pengguna yang sebagian besar hanya berselancar di web, Neo tetap sulit disaingi di kelasnya. Namun untuk pemburu diskon Prime Day, fokus utama jelas mengarah ke MacBook Air dan MacBook Pro yang sama-sama sedang turun harga di Amazon.
