Ambisius, Mirip Splinter Cell dan MGS, Kini Hampir Terkubur Bersama Bangkrutnya EVRStudio

Author: Qoo Media

EVRStudio tampaknya menjadi titik akhir bagi salah satu proyek stealth-action Korea Selatan yang paling menarik perhatian belakangan ini. Mudang: Two Hearts, yang sejak awal diposisikan sebagai perpaduan antara nuansa Splinter Cell dan Metal Gear Solid, kini terlihat menuju penutupan setelah muncul laporan bahwa studio pengembangnya memasuki proses kebangkrutan di Korea Selatan.

Game ini sempat mencuri perhatian saat diperkenalkan karena menggabungkan gameplay siluman, aksi bertema militer, dan visual yang dinilai sangat rapi. Trailer yang ditampilkan memperlihatkan tembak-menembak yang mulus, lingkungan yang detail, serta presentasi sinematik yang langsung memunculkan perbandingan dengan seri espionase klasik milik Ubisoft.

Dengan target rilis yang disebut berada di jendela 2026, Mudang: Two Hearts sempat dianggap sebagai salah satu pendatang baru paling menjanjikan di genre yang belakangan jarang menghadirkan rilisan besar. Kesan itu makin kuat karena game ini terlihat cukup matang untuk dipamerkan lewat beberapa video gameplay di YouTube, yang menyorot aspek visual, audio, pertarungan, dan animasinya.

Salah satu kanal seperti Voyagers Revenge bahkan menayangkan video gameplay panjang dan bergaya, memberi sinyal bahwa proyek ini sudah melampaui tahap awal yang biasa terlihat pada game bermodal janji. Dari materi yang beredar, game tersebut tampak lebih siap dibanding banyak proyek lain yang baru berhenti di tahap konsep atau cuplikan singkat.

Namun, antusiasme itu berlawanan dengan kondisi keuangan EVRStudio yang dilaporkan memburuk. Media Korea Selatan sebelumnya menyebut studio itu kesulitan finansial dan mulai mengurangi jumlah staf saat minat investasi pada proyek bertema metaverse melemah.

Sebelum fokus ke pengembangan game, EVRStudio memang dikenal lewat proyek virtual reality dan pengalaman metaverse komersial. Bisnis tersebut disebut gagal memberi stabilitas jangka panjang ketika kondisi pasar berubah, sehingga tekanan finansial perusahaan semakin besar.

Laporan yang muncul di halaman Reddit resmi game menunjukkan dokumen yang mengindikasikan EVRStudio telah memasuki proses kebangkrutan. Informasi itu memukul harapan bahwa Mudang: Two Hearts bisa berkembang menjadi penerus spiritual bagi Splinter Cell, terutama karena arah desainnya memang banyak mengandalkan penyamaran dan operasi taktis.

Di komunitas Mudang_Two_Hearts, pengguna juga melaporkan bahwa Discord resmi pengembang telah dihapus. Situasi itu memicu kekhawatiran bahwa halaman game di Xbox Marketplace dan Steam akan menyusul menghilang dalam waktu dekat.

Dengan rangkaian tanda tersebut, prospek Mudang: Two Hearts kini terlihat sangat suram. Kecuali ada investor baru yang masuk untuk menyelamatkan proyek, harapan terhadap hybrid stealth-action asal Korea Selatan ini tampaknya benar-benar menipis.

Source: www.notebookcheck.net
Terbaru