Tiga Skenario Biaya Nonton Piala Dunia 2026 Di HP, Dari Rp125 Ribu Sampai Rp1,1 Juta

Author: Qoo Media

Piala Dunia 2026 akan segera memasuki fase gugur pada 28 Juni 2026 setelah seluruh laga fase grup selesai. Bagi penggemar yang menonton lewat HP, biaya menonton tidak berhenti di paket streaming karena kuota internet juga ikut menentukan total pengeluaran.

Di Indonesia, pertandingan bisa disaksikan melalui TVRI serta layanan streaming resmi seperti FolaPlay dan MAXStream TV. TV digital lewat TVRI menjadi jalur paling hemat, tetapi pengguna smartphone yang ingin menonton secara legal perlu menyiapkan biaya langganan dan data internet.

Tiga skenario biaya untuk penonton HP

FolaPlay dan MAXStream TV sama-sama menyediakan paket mingguan dan paket penuh turnamen. Harga yang tercatat serupa, yaitu Rp25.000 untuk paket 7 hari di FolaPlay dan MAXStream TV, lalu Rp85.000 untuk paket full turnamen di FolaPlay dan paket 60 hari di MAXStream TV.

Selain biaya paket, perhitungan juga memasukkan konsumsi data. Mengutip Voyage Global, streaming pertandingan sepak bola sekitar dua jam dalam kualitas HD dapat menghabiskan sekitar 5 GB, sedangkan kualitas SD sekitar 2 GB dan Full HD bisa mencapai 8 GB atau lebih.

Simulasi biaya menggunakan asumsi harga internet Rp2.000 per GB dan konsumsi 5 GB per pertandingan. Dengan asumsi itu, total biaya nonton di HP dapat dipetakan menjadi tiga kelompok penonton yang kebiasaan menontonnya berbeda.

Penonton kasual: hanya laga tertentu

Penonton kasual biasanya hanya mengikuti laga pembuka, pertandingan tim favorit, semifinal, atau final. Dalam simulasi, kelompok ini diasumsikan menonton 10 pertandingan pilihan selama turnamen.

Dengan kebutuhan 5 GB per laga, total kuota yang dibutuhkan mencapai 50 GB. Jika ditambah paket streaming mingguan Rp25.000 dan biaya data sekitar Rp100.000, total pengeluaran berada di kisaran Rp125.000.

Penonton aktif: rutin mengikuti fase penting

Kelompok penonton aktif mengikuti turnamen lebih sering, meski tidak menonton semua laga. Simulasi ini memakai asumsi 35 pertandingan, yang mencakup sebagian besar fase grup dan beberapa laga penting di fase gugur.

Kebutuhan datanya mencapai sekitar 175 GB. Dengan biaya internet sekitar Rp350.000 dan tiga paket mingguan senilai Rp75.000, total pengeluaran diperkirakan mencapai Rp425.000.

Penonton fanatik: hampir semua pertandingan

Penonton fanatik ingin mengikuti hampir seluruh pertandingan, termasuk laga yang tidak terlalu populer. Dalam simulasi, kelompok ini diasumsikan menonton seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026.

Dengan konsumsi 5 GB per laga, kebutuhan data bisa mencapai 520 GB. Jika memakai paket full turnamen Rp85.000 dan harga internet Rp2.000 per GB, total biaya mencapai sekitar Rp1.125.000.

Mulai nonton dari fase gugur juga mengubah hitungan

Banyak penonton baru aktif saat turnamen masuk fase gugur karena persaingan makin ketat. Jika mulai dari babak 32 besar, sisa pertandingan hingga final mencapai 32 laga dengan estimasi kuota 160 GB dan biaya total Rp405.000.

Jika mulai dari babak 16 besar, sisa laga tinggal 16 pertandingan dengan total sekitar 80 GB dan biaya Rp245.000. Saat baru mulai di perempat final, biayanya turun menjadi Rp165.000, lalu jika baru ikut dari semifinal, totalnya sekitar Rp125.000.

Perbedaan waktu mulai menonton membuat kebutuhan anggaran berubah cukup jauh. Untuk penonton jangka panjang, paket penuh juga lebih efisien karena selama 39 hari turnamen diperlukan sekitar enam paket mingguan dengan total Rp150.000, sementara paket penuh hanya Rp85.000.

Source: www.idntimes.com
Terbaru