Google menambah kemampuan Gemini di Google Sheets dengan fungsi yang lebih langsung terasa manfaatnya bagi pengguna harian. Kini asisten AI itu tidak hanya membantu membuat rumus baru, tetapi juga bisa membantu memperbaiki rumus yang salah saat dimasukkan secara manual.
Pembaruan ini penting karena kesalahan rumus menjadi salah satu hambatan paling umum saat bekerja di spreadsheet. Pesan seperti #REF! atau #VALUE! memang sudah lama ditandai oleh Sheets, tetapi penjelasannya sering dinilai terlalu teknis atau terlalu umum untuk cepat dipahami.
Gemini kini ikut membaca error formula
Dengan peningkatan terbaru ini, Gemini di Google Sheets dapat menganalisis rumus yang dimasukkan sekaligus sel-sel di sekitarnya. Dari analisis itu, Gemini akan memberi penjelasan sederhana tentang letak kesalahan dan menyarankan rumus yang benar untuk digunakan.
Google menyebut tombol Fix akan muncul secara otomatis saat pengguna memasukkan formula yang error. Setelah tombol itu dipilih, sidebar Gemini akan terbuka di sisi kanan dan menampilkan penjelasan error beserta formula yang direkomendasikan.
Pendekatan ini membuat Gemini berfungsi sebagai jembatan antara notifikasi error bawaan Sheets dan kebutuhan pengguna untuk segera melanjutkan pekerjaan. Alih-alih hanya mengetahui ada masalah, pengguna kini dibantu memahami penyebabnya sekaligus mendapat solusi yang bisa langsung dipakai.
Bagi pengguna yang banyak bekerja dengan spreadsheet setiap hari, fitur ini bisa mengurangi waktu yang biasanya habis untuk menebak sumber kesalahan. Google juga menyatakan bantuan Gemini ini berlaku untuk berbagai jenis formula, dari persamaan sederhana sampai yang lebih kompleks.
Mengatasi kelemahan lama di Sheets
Sebelumnya, Gemini di Google Sheets sudah bisa membantu membuat formula baru. Namun kemampuannya masih terasa terbatas ketika pengguna mengetik rumus sendiri lalu menemui error.
Di titik inilah pembaruan terbaru dianggap lebih relevan untuk penggunaan nyata. Banyak pekerjaan di spreadsheet tidak berhenti pada pembuatan rumus, tetapi justru tersendat ketika formula gagal berjalan dan pesan error sulit diterjemahkan.
Google Sheets memang sudah lama menandai formula yang bermasalah. Namun dalam praktiknya, label error seperti #REF! dan #VALUE! sering tidak cukup menjelaskan apa yang harus diperbaiki, terutama bagi pengguna yang tidak terbiasa dengan struktur formula yang rumit.
Dengan kehadiran Gemini sebagai alat troubleshooting, proses koreksi menjadi lebih langsung. Sistem tidak hanya menunjukkan ada kesalahan, tetapi juga membantu membacanya dalam bahasa yang lebih mudah dimengerti.
Mulai digulirkan sekarang
Google menyatakan pengalaman Gemini yang ditingkatkan di Google Sheets mulai digulirkan sekarang. Fitur ini tersedia untuk pengguna Business, Enterprise, Education, AI Pro, dan AI Ultra.
Selain memperluas fungsi, Google juga memberi ruang pemakaian lebih longgar untuk sementara waktu. Hingga 15 Juli 2026, perusahaan memberikan batas penggunaan yang lebih tinggi agar pengguna bisa mencoba pengalaman Gemini yang telah ditingkatkan di Sheets.
Setelah tanggal tersebut, batas penggunaan per pemakaian akan berlaku. Google mengatakan rincian lebih lanjut akan dibagikan sebelum pembatasan itu mulai diterapkan.
Google juga menegaskan bahwa setelah 15 Juli 2026, hanya pengguna dengan lisensi AI Expanded Access yang akan mendapatkan batas penggunaan lebih tinggi. Detail ini penting bagi organisasi yang ingin mengandalkan Gemini secara intensif dalam alur kerja spreadsheet mereka.
Bagian dari dorongan AI yang lebih luas
Pembaruan di Sheets ini hadir tidak lama setelah Google menambahkan dukungan custom instructions di Gemini untuk Google Docs. Fitur itu memungkinkan pengguna menyesuaikan perilaku asisten AI sesuai kebutuhan yang lebih spesifik.
Urutan pembaruan ini menunjukkan bahwa Google terus mendorong Gemini agar tidak hanya menjadi alat generatif, tetapi juga asisten kerja yang lebih kontekstual di aplikasi produktivitas. Di Sheets, konteks itu kini terlihat lebih jelas lewat kemampuan membaca formula, memahami sel terkait, lalu memberi koreksi yang bisa langsung dipakai.
Bagi banyak pengguna, ini bisa menjadi salah satu peningkatan AI yang paling praktis di Workspace. Nilainya bukan pada kemampuan membuat sesuatu dari nol, melainkan pada kemampuannya mengatasi masalah kecil yang sering muncul dan menghambat pekerjaan.
