Microsoft akhirnya memperbaiki salah satu gangguan kecil yang paling sering dikeluhkan pengguna Windows 11. Tombol Widgets di taskbar tidak lagi otomatis membuka panel saat kursor hanya melintas di atasnya.
Perubahan ini penting karena perilaku hover tersebut selama ini kerap memicu panel muncul tanpa sengaja. Bagi banyak pengguna, gangguan semacam ini terasa sepele, tetapi cukup mengganggu ritme kerja harian di desktop.
Pembaruan ini menjadi bagian dari rangkaian update kecil yang sudah dikonfirmasi Microsoft untuk Windows 11 dalam 30 hari ke depan. Gelombang pertama akan hadir sebagai pembaruan opsional, lalu menyusul untuk semua pengguna melalui Patch Tuesday bulan July 2026, menurut Windows Latest.
Selain menghentikan panel yang muncul otomatis, Microsoft juga mengubah tampilan lencana Widgets di taskbar. Warna badge kini dibuat lebih selaras dengan accent color Windows agar tampilannya tidak terlalu mencolok.
Langkah ini menunjukkan upaya Microsoft untuk membuat Widgets terasa lebih tenang di antarmuka Windows 11. Selama ini, fitur tersebut memang sering dinilai lebih sebagai distraksi desktop daripada alat ringkas untuk melihat informasi penting.
Perubahan yang paling terasa
Masalah utama yang dibidik Microsoft adalah interaksi hover di taskbar. Saat pengguna mengarahkan pointer ke tombol Widgets, panel sebelumnya bisa langsung meluncur terbuka meski pengguna sedang mencoba mengeklik hal lain.
Dengan update terbaru, perilaku itu dihapus. Hasilnya, area taskbar menjadi lebih minim gangguan, terutama bagi pengguna yang sering bekerja cepat dengan banyak jendela terbuka.
Microsoft juga mengubah pengalaman saat panel Widgets dibuka untuk pertama kali. Pengguna kini akan langsung masuk ke dashboard Widgets, bukan ke feed tautan MSN yang selama ini terlihat lebih ramai.
Perubahan ini bisa mengubah kesan pertama pengguna terhadap fitur tersebut. Alih-alih langsung disambut aliran berita dan tautan, tampilan awal kini lebih fokus pada kartu widget itu sendiri.
Widget dibuat lebih tidak mengganggu
Penyesuaian lain juga menyasar lock screen. Secara default, nantinya hanya widget cuaca yang akan tampil, bukan beberapa kartu sekaligus seperti skor olahraga, saham, berita, dan informasi lain.
Kebijakan default ini membuat layar kunci terlihat lebih bersih. Bagi pengguna yang tidak ingin layar dipenuhi informasi sekilas, perubahan ini bisa terasa sebagai penyederhanaan yang cukup signifikan.
Gabungan dari beberapa perubahan itu memberi sinyal yang jelas. Microsoft tampaknya mencoba meredam kesan agresif Widgets agar pengguna tidak buru-buru mematikannya setelah pertama kali menyalakan PC.
Widgets sendiri memang menjadi salah satu tambahan paling kontroversial di Windows 11. Sejak diluncurkan, fitur ini memicu perdebatan karena sebagian pengguna menganggapnya berguna, sementara yang lain menilainya hanya menambah kebisingan visual.
Dalam praktiknya, keluhan paling umum bukan hanya soal kontennya, tetapi juga cara fitur ini memaksakan perhatian pengguna. Panel yang tiba-tiba terbuka, badge yang menonjol, serta feed yang ramai membuat pengalaman terasa kurang rapi.
Bagian dari perombakan Windows 11
Pembaruan Widgets ini bukan langkah yang berdiri sendiri. Microsoft sebelumnya juga mengonfirmasi sejumlah peningkatan kecil lain untuk Windows 11, termasuk kemampuan menjeda update tanpa batas waktu, opsi screen-tint, dan peningkatan keandalan Bluetooth.
Di awal June, Microsoft juga merilis fitur Low Latency Profile. Fitur itu dirancang untuk meningkatkan kecepatan CPU secara singkat saat membuka aplikasi dan elemen tertentu seperti Start Menu, Search, dan Action Center.
Sebelumnya, pada March, Microsoft telah memaparkan rencana yang lebih luas untuk meningkatkan pengalaman Windows 11 lewat banyak pembaruan. Perbaikan pada Widgets kini terlihat sebagai bagian dari strategi itu, yakni menghaluskan detail-detail kecil yang selama ini mengganggu pemakaian sehari-hari.
Meski bukan perubahan besar seperti desain ulang total atau fitur baru yang mencolok, pembaruan semacam ini sering lebih terasa dampaknya. Saat elemen kecil di taskbar berhenti mengganggu, pengalaman menggunakan Windows 11 bisa terasa lebih rapi, lebih tenang, dan lebih mudah dikendalikan.
Source: www.xda-developers.com




