Apple Naikkan Harga, Kini Minta Restu Trump untuk Beli Chip RAM dari Perusahaan Terlarang

Apple dilaporkan sedang melobi pemerintahan Donald Trump agar bisa membeli chip memori dari perusahaan China, CXMT. Langkah ini mencuat di tengah kenaikan harga sejumlah produk Apple yang disebut dipicu oleh mahalnya komponen memori dan penyimpanan.

Isu ini menarik perhatian karena CXMT masuk dalam daftar hitam Pentagon. Di sisi lain, Apple disebut melihat akses ke chip tersebut sebagai cara untuk meredakan tekanan biaya dan menjaga kelancaran produksi saat pasokan memori global sedang ketat.

Menurut Financial Times, Apple telah berupaya mendapatkan izin untuk membeli chip memori dari CXMT. Laporan itu mengutip enam orang yang mengetahui persoalan tersebut.

Apple disebut pertama kali menghubungi Departemen Perdagangan AS sekitar sebulan lalu. Setelah itu, perusahaan dilaporkan meningkatkan upayanya untuk memperoleh persetujuan dari pemerintahan Trump.

Secara hukum, Apple tidak disebut berada dalam larangan mutlak untuk membeli chip dari CXMT atau YMTC, perusahaan memori China lain. Namun situasinya tetap rumit karena kedua perusahaan itu tercantum dalam daftar Chinese Military Company milik Pentagon.

Daftar tersebut memuat perusahaan China yang menurut pemerintah AS memiliki kaitan dengan militer China. Karena adanya aturan keamanan nasional, perusahaan Amerika pada praktiknya kemungkinan memerlukan persetujuan pemerintah sebelum bekerja sama dengan pemasok seperti itu.

Tekanan biaya komponen

Dorongan Apple untuk mencari pasokan alternatif muncul tak lama setelah perusahaan menaikkan harga beberapa Mac dan iPad. Apple menyatakan keputusan itu diambil karena biaya komponen memori dan penyimpanan meningkat.

Pernyataan itu juga disampaikan langsung oleh CEO Apple, Tim Cook, dalam wawancara dengan The Wall Street Journal. Ia mengatakan Apple tidak memiliki banyak pilihan di tengah kenaikan biaya komponen.

Cook juga memberi sinyal bahwa Apple terbuka pada opsi pasokan dari perusahaan China jika aturan mengizinkannya. Dalam wawancara tersebut, ia mengatakan, “I think everything needs to be on the table.”

Ia menambahkan, “I think we should look at all supply.” Pernyataan itu kini dinilai sejalan dengan laporan bahwa Apple sedang mendorong persetujuan resmi untuk membeli chip dari pemasok China.

Bagi Apple, akses ke chip dari CXMT dinilai dapat membantu menekan beban finansial akibat kelangkaan memori global. Selain itu, pasokan tambahan juga dipandang penting untuk menjaga lini produksi tetap berjalan lancar.

Kenapa langkah ini sensitif

Kasus ini bukan sekadar soal mencari pemasok yang lebih murah. Apple harus menavigasi kebutuhan bisnis di tengah pengawasan ketat pemerintah AS terhadap hubungan perusahaan domestik dengan entitas China yang dianggap sensitif.

Fakta bahwa CXMT berada di daftar hitam Pentagon membuat setiap langkah Apple memiliki dimensi politik dan keamanan nasional. Karena itu, lobi ke Gedung Putih menjadi bagian penting dari upaya perusahaan untuk membuka akses pasokan tersebut.

YMTC juga disebut berada dalam situasi serupa karena sama-sama muncul di daftar Pentagon. Ini menunjukkan bahwa opsi Apple untuk mencari chip memori dari China tidak hanya bergantung pada kebutuhan pasar, tetapi juga pada restu regulator AS.

Financial Times melaporkan bahwa Apple aktif berusaha meyakinkan pejabat AS agar pembelian dari pemasok China itu disetujui. Tujuannya jelas, yakni menekan biaya dan mempertahankan manufaktur produk selama krisis pasokan memori masih berlangsung.

Dampak ke produk Apple

Kenaikan harga pada beberapa Mac dan iPad menjadi konteks penting dari manuver ini. Apple sendiri telah mengaitkan penyesuaian harga itu dengan naiknya ongkos komponen memori dan storage.

Dengan kata lain, isu chip memori kini berpengaruh langsung ke harga produk yang dibayar konsumen. Jika Apple berhasil mengamankan sumber pasokan baru, tekanan biaya yang kini membebani perusahaan berpotensi ikut berkurang.

Namun hingga kini, fokus utamanya masih pada proses memperoleh persetujuan dari pemerintah AS. Selama izin itu belum didapat, upaya Apple untuk membeli chip dari CXMT tetap berada di wilayah yang sensitif secara regulasi dan geopolitik.

Laporan ini juga memperlihatkan bagaimana kekurangan pasokan memori global mulai mendorong keputusan yang lebih agresif di level rantai pasok. Dalam situasi seperti ini, Apple tampak siap mempertimbangkan hampir semua sumber pasokan yang tersedia selama regulator membuka jalan.

Source: www.indiatoday.in

Terkait