Apple Disebut Siapkan Dua MacBook Baru, Satu di Antaranya Bisa Jadi yang Paling Mahal

Author: Qoo Media

Apple disebut sedang menyiapkan dua MacBook premium baru yang bisa meluncur dalam beberapa bulan ke depan. Kabar ini menarik perhatian bukan hanya karena ada model baru, tetapi juga karena harganya diperkirakan akan sangat tinggi.

Sorotan terbesarnya mengarah pada kemungkinan hadirnya lini baru bernama MacBook Ultra. Jika laporan yang beredar akurat, perangkat ini akan ditempatkan di atas jajaran MacBook Pro yang ada saat ini.

Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, Apple diperkirakan akan memperkenalkan MacBook Ultra yang benar-benar baru bersama MacBook Pro versi penyegaran dengan chip M6 pada musim gugur. Sejauh ini, Apple belum mengumumkan resmi laptop baru tersebut.

Lini premium Apple disebut akan berubah

Dalam beberapa bulan terakhir, rumor sempat menyebut Apple sedang menyiapkan desain ulang besar untuk MacBook Pro. Namun, laporan terbaru justru menunjukkan strategi yang berbeda.

Alih-alih mengubah total MacBook Pro, Apple disebut sedang menyiapkan kategori baru yang lebih tinggi. MacBook Ultra ini diperkirakan akan menjadi lini flagship terpisah, bukan sekadar varian Pro yang diperbarui.

Langkah tersebut penting karena menandakan Apple bisa memperluas struktur produk laptop premiumnya. Dengan begitu, MacBook Pro tetap bertahan sebagai lini utama, sementara MacBook Ultra menjadi opsi yang lebih eksklusif.

Fitur yang disebut akan dibawa MacBook Ultra

Bloomberg melaporkan MacBook Ultra diperkirakan hadir dengan layar sentuh dan panel OLED. Laptop ini juga disebut membawa desain yang sepenuhnya baru dibandingkan MacBook yang ada sekarang.

Untuk dapur pacu, model ini disebut akan memakai chip M5 Pro dan M5 Max. Kedua prosesor itu sebenarnya sudah tersedia di lini MacBook Pro saat ini, sehingga penempatannya pada produk baru memperkuat dugaan bahwa Apple sedang menciptakan kelas laptop premium yang berbeda.

Kombinasi layar sentuh, OLED, dan desain baru dapat menjadi perubahan besar untuk lini laptop Apple. Selama ini, MacBook dikenal mempertahankan pendekatan yang lebih konservatif dibanding beberapa pesaing di pasar laptop premium.

MacBook Pro baru juga disebut sedang disiapkan

Di saat yang sama, Apple juga disebut menguji chip M6 untuk MacBook Pro generasi berikutnya. Perangkat ini diyakini sebagai model entry-level MacBook Pro dengan nama internal J804.

Menurut Gurman, chip M6 telah diuji sebagai bagian dari MacBook Pro entry-level yang diperbarui dan memang direncanakan untuk tahun ini. Jika informasi itu tepat, maka MacBook Pro baru kemungkinan tetap hadir tanpa perubahan desain besar.

Artinya, Apple bisa menjalankan dua pendekatan sekaligus dalam lini laptop premiumnya. Satu model membawa pembaruan standar lewat chip baru, sementara model lain hadir sebagai produk baru dengan posisi lebih tinggi.

Laporan yang sama juga menyebut Apple dapat melewati chip M6 Pro dan M6 Max. Sebagai gantinya, perusahaan disebut bisa mempercepat pengembangan M7 Pro dan M7 Max untuk model kelas atas pada tahap berikutnya.

Jika skenario itu terjadi, penyegaran MacBook Pro kali ini akan lebih fokus pada versi dengan chip M6 standar. Sementara porsi inovasi yang lebih agresif tampaknya diarahkan ke MacBook Ultra atau model premium masa depan.

Isu harga bisa jadi perhatian utama

Selain spesifikasi dan posisi produk, faktor harga berpotensi menjadi pembahasan besar. Apple baru-baru ini sudah menaikkan harga sejumlah model MacBook dan iPad di India.

Kenaikan itu dilakukan setelah CEO Apple Tim Cook menyatakan kenaikan harga tidak bisa dihindari karena biaya memori yang meningkat di rantai pasok global. Harga terbaru tersebut sudah tampil di situs Apple India dan berdampak pada MacBook Air serta MacBook Pro.

Dampak paling besar terlihat pada lini MacBook Pro. Model MacBook Pro 14 inci dengan chip M5 dan RAM 16GB yang saat peluncuran dibanderol Rs 1,69,900 kini naik menjadi Rs 2,39,900.

Itu berarti ada lonjakan harga sebesar Rs 70,000. Kenaikan tersebut memberi sinyal bahwa laptop premium Apple berikutnya berpotensi masuk dengan banderol yang lebih tinggi lagi.

Model 14 inci kelas atas dengan chip M5 Max juga mengalami kenaikan yang lebih tajam. Harganya naik dari Rs 3,99,900 saat peluncuran menjadi Rs 4,99,900, atau bertambah Rs 1 lakh.

Perubahan harga itu memperkuat perkiraan bahwa MacBook Ultra dan MacBook Pro M6 tidak akan murah. Terlebih, salah satu dari keduanya disebut membawa desain baru, layar sentuh OLED, dan penempatan sebagai produk flagship baru.

Dalam konteks ini, perhatian pasar kemungkinan tidak hanya tertuju pada apa yang dibawa Apple, tetapi juga pada seberapa jauh perusahaan mendorong batas harga laptop premiumnya. Bila peluncuran terjadi sesuai laporan, Apple bisa segera memiliki dua MacBook baru yang sama-sama kuat menarik minat, sekaligus menguji daya beli konsumen di segmen atas.

Source: www.indiatoday.in
Terbaru