AMD kembali membawa Ryzen 7 5800X3D ke pasar, tetapi yang terjadi justru menguntungkan para scalper. Prosesor yang dulu dijuluki raja CPU gaming itu habis dalam hitungan menit setelah rilis ulang sebagai 10th Anniversary Edition.
Langkah ini awalnya dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa chip AM4 masih relevan pada 2026. AMD ingin menegaskan bahwa platform AM4 masih punya umur panjang, terutama bagi gamer yang ingin peningkatan performa tanpa harus pindah ke AM5 dan DDR5 yang masih mahal bagi banyak konsumen.
Harga resmi dan respons pasar
Ryzen 7 5800X3D versi baru dijual dengan harga ritel $349. Angka itu juga $100 di bawah MSRP peluncuran pada 2022 yang berada di $449.
Namun, begitu masuk ke rak toko pada 25 Juni 2026, stoknya lenyap sangat cepat. Di sejumlah retailer besar, unit ini hilang dari etalase dalam waktu kurang dari 15 menit.
Permintaan yang tinggi langsung membuka celah bagi para scalper. Di eBay, banyak penjual memasang harga dua kali lipat atau lebih dari banderol resmi.
Stok cepat habis, harga melonjak
Beberapa toko sempat memperlihatkan stok yang naik turun sebelum akhirnya habis total. Kondisi itu menciptakan kelangkaan yang dibutuhkan para penjual ulang untuk menaikkan harga.
Di eBay, muncul banyak listing Ryzen 7 5800X3D dengan harga $600 atau lebih. Sebagian bahkan mematok hingga $750 untuk satu unit.
Yang membuat situasi ini semakin tajam, sebagian pembeli yang sudah lama menunggu justru menyerah. Ada pelanggan asli yang rela membayar antara $540 dan $650 demi mendapatkan chip tersebut.
Masih diburu gamer AM4
Minat tinggi terhadap Ryzen 7 5800X3D tidak lepas dari reputasinya sebagai salah satu CPU gaming terbaik untuk platform AM4. Chip ini tetap menarik bagi pengguna yang ingin performa gaming kuat tanpa harus beralih ke motherboard AM5 atau memori DDR5.
Posisi itu membuatnya masih jadi andalan di banyak rakitan berbasis DDR4. Bagi banyak pengguna, pilihan ini terasa lebih masuk akal dibanding migrasi penuh ke platform yang lebih baru dan lebih mahal.
AMD ubah proses produksi
AMD juga tidak sekadar mencetak ulang chip lama. Perusahaan harus mengerjakan ulang desain produksi karena proses bonding asli di TSMC sudah tidak lagi beroperasi.
Sebagai gantinya, AMD memakai proses TSMC hybrid SoIC bonding generasi kedua untuk membuat versi baru ini. Hasilnya adalah CPU yang diperbarui dengan pembuangan panas yang lebih baik, teknologi hybrid X3D bonding generasi kedua, dan cache L3 96MB.
AMD menyebut akan terus memproduksi Ryzen 7 5800X3D Anniversary Edition secara massal. Langkah itu diharapkan menstabilkan pasokan seiring waktu dan mengurangi ruang gerak para scalper.
Ketersediaan berikutnya masih terbatas
Meski peluncuran ulang ini tidak berjalan mulus, masih ada peluang bagi pembeli yang sabar. AMD tetap menargetkan harga resmi $349 untuk unit ini, tetapi ketersediaan di toko diperkirakan belum merata dalam waktu dekat.
Saat ini, Amazon disebut masih mencantumkan produk tersebut di harga sticker price. Namun, waktu pengirimannya lebih lama dibandingkan beberapa retailer lain ketika stoknya masih tersedia.
Source: www.notebookcheck.net






