ESP32 Ini Bisa Menunda Akses File Rahasia, Pemiliknya Masih Bisa Membatalkan di Detik Terakhir

Author: Qoo Media

Sebuah perangkat mungil berbasis ESP32 menarik perhatian karena menawarkan cara berbeda untuk membagikan file terenkripsi kepada orang tertentu tanpa harus hadir langsung. Perangkat bernama Memento itu dirancang untuk melepaskan akses file setelah hitung mundur selesai, kecuali pemilik membatalkannya lebih dulu.

Gagasan ini menonjol karena menyasar situasi ketika pemilik data tidak bisa menyerahkan akses secara langsung pada waktu yang dibutuhkan. Dengan pendekatan itu, file tetap terkunci sampai syarat waktu terpenuhi dan penerima yang tepat memasukkan PIN mereka sendiri.

Memento merupakan proyek open-source yang diperlihatkan oleh pengguna notrice di subreddit ESP32. Konsep dasarnya sederhana, yakni pemilik mengunggah file terenkripsi ke perangkat lalu membagikan PIN tertentu kepada orang yang telah dipercaya untuk mengakses file tersebut.

Saat PIN pengguna dimasukkan, perangkat tidak langsung membuka isi file. Sistem justru memulai hitung mundur, dan selama periode itu pemilik masih memiliki kendali penuh untuk menghentikan proses dengan memasukkan master PIN.

Skema ini membuat akses file menjadi tertunda secara sengaja, bukan instan seperti pada penyimpanan biasa. Model tersebut dapat berguna ketika data perlu dilepas hanya jika pemilik tidak melakukan pembatalan sebelum batas waktu habis.

Akses bisa diatur untuk tiap orang

Salah satu aspek utama Memento adalah kemampuan menetapkan file berbeda untuk pengguna yang berbeda. Setiap PIN dapat dihubungkan ke file tertentu, sehingga tidak semua penerima melihat data yang sama.

Timer juga dapat diatur secara terpisah untuk masing-masing orang. Artinya, satu pengguna bisa menunggu lebih singkat atau lebih lama dibanding pengguna lain, sesuai kebutuhan yang telah ditetapkan pemilik perangkat.

Dengan pola itu, Memento bekerja seperti perpustakaan data kecil yang tidak terbuka sekaligus untuk semua orang. Hak akses dibatasi bukan hanya lewat enkripsi, tetapi juga lewat identitas pengguna dan pengaturan waktu yang terpisah.

Pendekatan semacam ini memberi lapisan kontrol tambahan pada file sensitif. Pemilik tidak hanya menentukan siapa yang boleh membuka data, tetapi juga kapan jendela akses itu benar-benar aktif.

Dibangun untuk hemat daya

Perangkat ini dibuat di atas ESP32-S3, tepatnya menggunakan Waveshare ESP32-S3-ePaper-1.54. Pilihan itu muncul setelah pendekatan awal dengan Raspberry dinilai terlalu boros daya untuk perangkat yang seharusnya bisa bertahan lama dengan satu kali pengisian.

Memento memakai layar e-ink 200×200, modul RTC PCF85063 untuk penghitungan waktu, baterai LiPo, dan dua tombol. Kombinasi komponen tersebut dipilih untuk mendukung konsumsi daya yang rendah dalam pemakaian jangka panjang.

Layar e-ink menjadi salah satu kunci penting karena membutuhkan daya sangat kecil. Dalam penggunaan yang dituju, profil dayanya disebut cukup rendah untuk membuat perangkat bertahan sangat lama dalam satu kali isi daya, bahkan hingga hitungan bulan.

Karakter hemat daya itu membuat ESP32 lebih cocok untuk skenario ini dibanding komputer papan tunggal yang lebih umum. Perangkat tidak perlu terus-menerus mengonsumsi energi besar hanya untuk menjaga file tetap tersimpan dan timer tetap berjalan.

Bukan sekadar media penyimpanan biasa

Yang membedakan Memento dari penyimpanan file standar adalah logika pelepasan aksesnya. File disimpan dalam keadaan terenkripsi, lalu mekanisme PIN dan hitung mundur menjadi gerbang sebelum penerima akhirnya bisa membukanya.

Jika pemilik masih ingin menahan akses, master PIN bisa dipakai kapan saja selama hitung mundur belum selesai. Itu berarti keputusan akhir tetap berada di tangan pemilik sampai batas waktu benar-benar terlampaui.

Fitur ini memberi keseimbangan antara otomatisasi dan kontrol manual. Penerima tidak harus menunggu penyerahan fisik secara langsung, tetapi pemilik juga tidak kehilangan kemampuan untuk membatalkan akses sebelum momen yang ditetapkan.

Dalam praktiknya, perangkat seperti ini bisa dipahami sebagai alat distribusi data dengan penundaan terencana. Fokusnya bukan pada kapasitas besar atau antarmuka kompleks, melainkan pada kontrol akses yang spesifik dan disiplin waktu.

Karena bersifat open-source, Memento juga membuka ruang bagi pengguna lain untuk mempelajari atau merakit versinya sendiri. Seluruh materi yang dibutuhkan untuk membuat perangkat ini tersedia melalui halaman GitHub proyek tersebut.

Source: www.xda-developers.com
Terbaru