Lenovo Yoga Pro 7 15 Inci Meluas, OLED 1.100 Nit dan VRAM 48 GB Bikin Ngeri Rival

Lenovo memperluas jangkauan Yoga Pro 7 15ASH11 ke pasar internasional, membawa laptop 15 inci ini ke sorotan berkat layar OLED 1.100 nit dan konfigurasi memori yang sangat besar. Di saat banyak laptop tipis masih berhenti di kapasitas standar, model ini menawarkan opsi hingga 64 GB RAM dengan 48 GB yang bisa dialokasikan sebagai VRAM.

Yang membuatnya menonjol bukan hanya panelnya, tetapi juga kombinasi perangkat keras yang diarahkan untuk beban kerja berat. Lenovo menyematkan chipset AMD Ryzen AI Max+ 388 yang memakai arsitektur Zen 5, bersama iGPU Radeon 8060S yang ditujukan untuk grafis terintegrasi kelas tinggi.

Performa dan memori untuk beban kerja berat

Ryzen AI Max+ 388 hadir dengan 8 core CPU dan 16 thread. Jumlah ini setengah dari Ryzen AI Max+ 395 yang digunakan pada ROG Flow Z13, tetapi Lenovo tetap memanfaatkan chip tersebut untuk menghadirkan sistem yang lebih seimbang antara tenaga komputasi dan grafis terintegrasi.

Kapasitas memori menjadi salah satu nilai jual utama. Laptop ini dapat dikonfigurasi dengan 64 GB RAM, dan 48 GB di antaranya bisa dialokasikan sebagai VRAM untuk mendukung skenario grafis yang lebih berat.

Layar OLED 2.5K dengan kecerahan tinggi

Lenovo melengkapi Yoga Pro 7 15ASH11 dengan panel OLED 165 Hz. Layar ini menggabungkan resolusi 2.5K dengan puncak kecerahan 1.100 nit, yang membuatnya lebih menarik untuk penggunaan di ruang terang maupun untuk konsumsi konten visual yang menuntut detail tinggi.

Kombinasi refresh rate tinggi dan panel OLED memberi perangkat ini posisi yang kuat di kelas laptop premium. Bagi pengguna yang menginginkan layar tajam sekaligus responsif, spesifikasi ini menjadi salah satu pembeda paling jelas dari banyak laptop 15 inci lain di kelasnya.

Baterai besar dan bodi tetap relatif ringkas

Di bagian daya, Lenovo membekali laptop ini dengan baterai 84 Wh. Bobot perangkat tercatat 1,71 kg dengan dimensi 347 x 242 x 16,7 mm, sehingga masih masuk kategori laptop portabel meski membawa spesifikasi yang tidak ringan.

Untuk harga awal, Lenovo mematok €2.189-€2.249 dan £1.870, dengan konfigurasi dasar 32 GB RAM dan SSD 512 GB. Jika membutuhkan kapasitas yang lebih tinggi, peningkatan ke 64 GB RAM dibanderol £600/€700, sementara tambahan SSD 1 TB dikenakan biaya £190/€220.

Posisi di pasar premium

Spesifikasi ini menunjukkan bahwa Lenovo menyasar pengguna yang membutuhkan laptop serbaguna dengan fokus pada layar, memori besar, dan dukungan grafis terintegrasi yang kuat. Kehadiran Ryzen AI Max+ 388 dan opsi VRAM 48 GB juga menempatkan Yoga Pro 7 15ASH11 sebagai salah satu laptop 15 inci yang paling agresif di kelas premiumnya.

Dengan kombinasi panel OLED 1.100 nit, RAM hingga 64 GB, dan baterai 84 Wh, laptop ini datang sebagai opsi internasional yang tidak sekadar mengejar desain tipis. Lenovo tampaknya ingin menawarkan perangkat yang tetap mobile, tetapi juga siap untuk kebutuhan kreatif dan komputasi yang lebih berat.

Source: www.notebookcheck.net

Terkait