Harga seluruh lini MacBook yang dipasarkan di Indonesia resmi naik. Kenaikan ini mencakup model paling dasar hingga varian kelas atas, dengan lonjakan mulai Rp2,75 juta sampai Rp9,5 juta.
Perubahan tersebut membuat calon pembeli harus menyiapkan anggaran jauh lebih besar, terutama untuk model MacBook Pro M5 Pro. Varian dengan kenaikan paling tinggi kini menyentuh Rp58.499.000 setelah naik Rp9,5 juta dibanding harga saat peluncuran.
Pantauan di distributor resmi Apple menunjukkan seluruh model sudah menggunakan banderol baru. Artinya, penyesuaian harga ini berlaku merata dan tidak ada lini MacBook yang lolos dari revisi harga.
Kondisi ini juga sejalan dengan langkah Apple yang sebelumnya telah mengumumkan kenaikan harga sejumlah produk MacBook dan iPad di pasar global. Di Indonesia, dampaknya kini terlihat jelas pada seluruh lini yang sedang dipasarkan.
Kenaikan paling besar terjadi di MacBook Pro
Model dengan lonjakan tertinggi adalah MacBook Pro 14 inci M5 Pro 24 GB/1 TB. Laptop ini kini dijual Rp58.499.000, naik Rp9,5 juta dibanding harga saat peluncuran.
Kenaikan besar juga terjadi pada MacBook Pro 14 inci M5 Pro 16 GB/1 TB. Varian ini kini dibanderol Rp49.499.000 setelah naik Rp9 juta.
Sementara itu, MacBook Pro 14 inci M5 16 GB/1 TB juga ikut terdampak signifikan. Harganya kini menjadi Rp38.999.000, atau naik Rp7,5 juta.
Besarnya koreksi harga di lini Pro menunjukkan segmen premium terkena penyesuaian paling tajam. Bagi pembeli yang memburu performa tinggi, selisih anggaran kini menjadi faktor yang lebih penting untuk diperhitungkan.
Lini MacBook Air M5 ikut terdorong naik
Kenaikan harga juga terasa kuat di keluarga MacBook Air M5. Untuk varian 13 inci 16 GB/512 GB, harga terbaru menjadi Rp25.249.000 setelah naik Rp4,75 juta.
MacBook Air M5 15 inci 16 GB/512 GB kini dijual Rp28.999.000. Varian ini mengalami kenaikan Rp4,5 juta.
Pada kapasitas penyimpanan lebih besar, MacBook Air M5 13 inci 16 GB/1 TB kini dipasarkan Rp31.499.000. Angka itu berarti naik Rp7,5 juta.
MacBook Air M5 15 inci 16 GB/1 TB juga mencatat kenaikan yang sama. Harganya kini menjadi Rp35.499.000 setelah naik Rp7,5 juta.
Untuk konfigurasi memori lebih tinggi, MacBook Air M5 13 inci 24 GB/1 TB kini dijual Rp35.499.000. Kenaikannya mencapai Rp8 juta.
Adapun MacBook Air M5 15 inci 24 GB/1 TB kini dipasarkan Rp39.499.000. Varian ini juga naik Rp8 juta.
Perubahan ini menunjukkan bahwa lini Air tidak lagi hanya mengalami koreksi ringan. Pada beberapa konfigurasi, kenaikannya sudah mendekati level yang terjadi di lini Pro.
MacBook Neo tetap naik meski jadi model termurah
Di segmen yang lebih terjangkau, MacBook Neo juga ikut mengalami penyesuaian. Varian 8 GB/256 GB kini dibanderol Rp13.499.000 setelah naik Rp2,75 juta.
MacBook Neo 8 GB/512 GB juga naik dengan nominal yang sama. Harga terbarunya menjadi Rp15.749.000.
Meski kenaikannya paling kecil dibanding model lain, MacBook Neo tetap menunjukkan bahwa penyesuaian ini menyasar seluruh portofolio. Bagi pembeli entry level, selisih Rp2,75 juta tetap menjadi tambahan biaya yang cukup besar.
Daftar harga terbaru MacBook di Indonesia
| Model | Harga terbaru | Kenaikan |
|---|---|---|
| MacBook Neo 8 GB/256 GB | Rp13.499.000 | Rp2,75 juta |
| MacBook Neo 8 GB/512 GB | Rp15.749.000 | Rp2,75 juta |
| MacBook Air M5 13 inci 16 GB/512 GB | Rp25.249.000 | Rp4,75 juta |
| MacBook Air M5 15 inci 16 GB/512 GB | Rp28.999.000 | Rp4,5 juta |
| MacBook Air M5 13 inci 16 GB/1 TB | Rp31.499.000 | Rp7,5 juta |
| MacBook Air M5 15 inci 16 GB/1 TB | Rp35.499.000 | Rp7,5 juta |
| MacBook Air M5 13 inci 24 GB/1 TB | Rp35.499.000 | Rp8 juta |
| MacBook Air M5 15 inci 24 GB/1 TB | Rp39.499.000 | Rp8 juta |
| MacBook Pro 14 inci M5 16 GB/1 TB | Rp38.999.000 | Rp7,5 juta |
| MacBook Pro 14 inci M5 Pro 16 GB/1 TB | Rp49.499.000 | Rp9 juta |
| MacBook Pro 14 inci M5 Pro 24 GB/1 TB | Rp58.499.000 | Rp9,5 juta |
Rentang kenaikan yang lebar memperlihatkan bahwa penyesuaian tidak hanya dipengaruhi posisi produk, tetapi juga konfigurasi memori dan penyimpanan. Semakin tinggi spesifikasi, semakin besar tambahan dana yang harus disiapkan.
Perubahan banderol ini penting dicermati karena seluruh model kini sudah dijual dengan harga baru di distributor resmi. Siapa pun yang berencana membeli MacBook terbaru di Indonesia perlu menghitung ulang pilihan model dan kapasitas yang paling sesuai dengan anggaran.







