WhatsApp Tambah Peringatan Perangkat Tertaut, Upaya Pembajakan Akun Jadi Lebih Sulit

WhatsApp menambah lapisan keamanan baru untuk mencegah pembajakan akun lewat perangkat tertaut. Fitur ini muncul sebagai peringatan khusus saat sistem mendeteksi upaya menautkan akun ke perangkat yang tidak dikenal.

Langkah tersebut ditujukan untuk membantu pengguna mengenali aktivitas mencurigakan lebih cepat sebelum akses ilegal terjadi. Meta menempatkannya sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan akun dari penipuan digital yang kian marak, termasuk akses ke pesan pribadi.

Dalam praktiknya, pengguna akan menerima notifikasi saat ada perangkat asing mencoba tersambung ke akun WhatsApp. Peringatan itu juga menampilkan lokasi perangkat yang mencoba terhubung agar pengguna punya konteks tambahan sebelum mengambil keputusan.

Jika pengguna memang sedang menautkan akun ke perangkat baru miliknya sendiri, proses bisa diteruskan seperti biasa. Namun, bila permintaan itu terasa asing atau lokasi yang muncul tidak dikenali, WhatsApp menyarankan memilih opsi “Don’t Link” atau “Jangan tautkan”.

Fitur ini menjadi penting karena WhatsApp kini memang bisa dipakai di beberapa perangkat sekaligus. Satu akun utama dapat dihubungkan ke maksimal empat perangkat tambahan tanpa harus selalu aktif di ponsel utama.

Cara kerja peringatan perangkat tertaut

Saat ada percobaan penautan, sistem akan memberi sinyal bahwa perangkat tersebut belum dikenali. Dari sana, pengguna bisa langsung menentukan apakah akan melanjutkan atau membatalkan proses.

WhatsApp juga tetap menerapkan aturan keamanan tambahan pada perangkat tertaut. Pengguna wajib login melalui ponsel utama setidaknya setiap 14 hari sekali agar semua perangkat yang sudah terhubung tetap aktif.

Pendekatan ini membuat akses multi-perangkat tetap praktis, tetapi tidak mengurangi kontrol pengguna atas akun mereka. Setiap upaya penautan baru tetap harus melewati pemeriksaan yang memberi peluang lebih besar untuk mendeteksi penyalahgunaan.

Panduan menautkan perangkat di Android

Di ponsel utama Android, pengguna perlu membuka WhatsApp lalu mengetuk menu More dengan ikon tiga titik vertikal. Setelah itu, pilih Linked Devices dan tekan Link a Device.

Proses dilanjutkan dengan verifikasi identitas menggunakan biometrik seperti sidik jari atau face unlock, atau memakai PIN dan kode kunci ponsel. Setelah itu, arahkan kamera ke perangkat tujuan dan pindai QR Code.

Jika muncul peringatan perangkat asing, pengguna bisa langsung membatalkannya dengan memilih “Don’t Link”. Jika perangkat memang milik sendiri, pilih “Link Device” untuk melanjutkan.

Langkah serupa di iPhone

Di iPhone utama, pengguna membuka WhatsApp Settings atau foto profil, lalu masuk ke menu Linked Devices. Setelah itu, tekan Link Device untuk memulai proses penautan.

Pada iOS 14 atau yang lebih baru, pengguna perlu membuka kunci perangkat terlebih dahulu memakai Touch ID atau Face ID. Jika autentikasi biometrik belum aktif, sistem akan meminta PIN atau kode kunci iPhone.

Setelah kamera diarahkan ke perangkat yang ingin ditautkan, pengguna tinggal memindai QR Code. Jika WhatsApp mendeteksi perangkat tak dikenal, opsi “Don’t Link” bisa dipilih untuk membatalkan, sementara “Link Device” digunakan bila perangkat tersebut memang aman.

Dengan tambahan peringatan ini, WhatsApp mencoba membuat proses multi-perangkat tetap nyaman sekaligus lebih sulit dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab. Bagi pengguna, notifikasi kecil itu bisa menjadi pembeda antara akun yang tetap aman dan akun yang berisiko diambil alih.

Source: id.mashable.com
Terkait