Kabar terbaru soal lini ponsel lipat Samsung mengarah pada satu hal yang paling cepat terasa bagi calon pembeli: harga. Bocoran terbaru menyebut Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8 akan meluncur dengan banderol yang lebih tinggi di Eropa.
Informasi ini penting karena harga selama ini menjadi salah satu faktor paling berat di segmen ponsel lipat. Jika angka yang beredar akurat, generasi baru Samsung tidak hanya datang dengan penyegaran desain dan fitur, tetapi juga beban biaya yang makin besar.
Menurut WinFuture, Galaxy Z Fold 8 disebut akan mulai dari €1,999 untuk varian 256GB. Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 Ultra dikabarkan dibanderol mulai €2,199 untuk kapasitas penyimpanan yang sama.
Galaxy Z Flip 8 juga tidak luput dari kenaikan. Model 256GB disebut akan mulai dari €1,299, menempatkannya di atas harga peluncuran Galaxy Z Flip 7 di Eropa.
Harga bocoran Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra
Bocoran ini menempatkan Fold 8 Ultra sebagai model tertinggi dalam jajaran foldable Samsung berikutnya. Perangkat itu disebut akan menawarkan RAM dan penyimpanan lebih besar dibanding model standar, sesuatu yang biasanya memang diikuti harga lebih mahal.
Berikut daftar harga yang beredar untuk pasar Eropa:
| Model | Varian | Harga bocoran |
|---|---|---|
| Galaxy Z Fold 8 | 256GB | €1,999 |
| Galaxy Z Fold 8 Ultra | 256GB | €2,199 |
| Galaxy Z Fold 8 Ultra | 512GB | €2,399 |
| Galaxy Z Fold 8 Ultra | 1TB | €2,799 |
Jika dibandingkan dengan harga peluncuran Galaxy Z Fold 7 di Eropa, angka itu menunjukkan kenaikan di setiap kapasitas yang disebutkan. Galaxy Z Fold 7 sebelumnya diluncurkan pada €2,099 untuk 256GB, €2,219 untuk 512GB, dan €2,519 untuk 1TB.
Artinya, selisih pada Fold 8 Ultra bisa mencapai ratusan euro tergantung variannya. Varian 1TB menjadi yang paling mahal dalam bocoran ini, menembus €2,799.
Galaxy Z Flip 8 ikut naik
Kenaikan harga juga terlihat pada lini clamshell Samsung. Galaxy Z Flip 8 disebut akan dijual mulai €1,299 untuk 256GB dan €1,499 untuk 512GB.
Sebagai pembanding, Galaxy Z Flip 7 saat meluncur di Eropa dibanderol €1,199 untuk 256GB dan €1,319 untuk 512GB. Dengan begitu, bocoran terbaru menunjukkan Flip 8 juga bergerak ke level harga yang lebih tinggi.
Bagi pasar foldable, kenaikan semacam ini bisa berdampak besar pada minat beli. Flip selama ini dipandang sebagai pintu masuk yang lebih “terjangkau” ke kategori ponsel lipat, sehingga perubahan harga akan mendapat perhatian khusus.
Bukan cuma mahal, Fold 8 juga disebut bawa perubahan penting
Di tengah isu harga, Galaxy Z Fold 8 justru menjadi model yang paling menarik dari sisi pengalaman pakai. Rumor menyebut Samsung akan menghadirkan desain yang lebih lebar pada layar cover.
Perubahan ini berpotensi menjawab salah satu keluhan paling lama pada seri Fold. Layar luar yang lebih lebar dinilai bisa membuat pengalaman mengetik pesan dan menjelajah web terasa lebih natural seperti smartphone biasa.
Jika bocoran ini benar, Samsung tampaknya tidak hanya menjual peningkatan spesifikasi. Perusahaan juga berusaha memperbaiki aspek penggunaan harian yang selama ini dianggap kurang ideal pada model Fold sebelumnya.
Jadwal peluncuran dan perangkat lain yang ikut bocor
Galaxy Unpacked berikutnya diperkirakan berlangsung pada 22 Juli. Dalam acara itu, Samsung disebut akan memperkenalkan Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, Galaxy Z Flip 8, serta Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2.
Laporan yang sama juga memuat harga jam tangan pintar terbaru Samsung untuk pasar Eropa. Galaxy Watch 9 dikabarkan mulai dari €409 untuk model 40mm Bluetooth dan €459 untuk versi LTE.
Varian 44mm disebut akan dibanderol mulai €439 untuk Bluetooth dan €489 untuk LTE. Sementara Galaxy Watch Ultra 2 LTE disebut akan hadir dengan harga €749.
Masih bocoran, belum harga resmi
Meski angkanya sudah sangat spesifik, seluruh informasi ini masih berstatus belum resmi. WinFuture menyebut data tersebut berasal dari sumber peritel dan mengacu pada harga peluncuran di Eropa.
Itu berarti angka final masih bisa berubah saat Samsung mengumumkannya. Harga antarwilayah juga dapat berbeda cukup jauh, sehingga pasar lain belum tentu menerima banderol yang sama.
Ada catatan penting lain yang perlu diperhatikan. Samsung tidak menetapkan harga global dengan cara mengonversi langsung harga Eropa ke mata uang lain, jadi pembacaan angka ini sebaiknya tetap dibatasi untuk konteks pasar Eropa.
Kenaikan harga sendiri tidak akan sepenuhnya mengejutkan. Biaya komponen smartphone disebut terus meningkat, terutama untuk memori, dan tekanan itu kerap berakhir pada harga ritel yang lebih tinggi.
Bila kebocoran ini akurat, Samsung tampaknya siap meminta konsumen membayar lebih mahal untuk generasi foldable terbarunya. Fokus berikutnya akan tertuju pada seberapa besar perubahan desain, kapasitas, dan fitur baru benar-benar mampu membenarkan lonjakan harga tersebut.
Source: www.androidauthority.com






