Vivo X Fold 6 global mulai bergerak ke tahap yang lebih serius setelah terdaftar di basis data SDPPI Indonesia. Kemunculan ini menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran internasional ponsel lipat tersebut sudah semakin dekat.
Nomor model V2559 disebut sebagai varian global Vivo X Fold 6 dan baru terlihat dalam sertifikasi resmi di Indonesia, seperti dilaporkan www.suara.com mengutip laman Gizmochina pada Kamis (9/7/2026). Ini juga menjadi kemunculan perdana perangkat tersebut di platform sertifikasi global setelah sebelumnya hanya terdeteksi di sertifikasi EEC Eropa.
Layar besar dengan panel 120Hz
Di sisi layar, Vivo X Fold 6 membawa panel utama LTPO AMOLED 8,02 inci dan layar penutup LTPO AMOLED 6,53 inci. Keduanya mendukung refresh rate adaptif 120Hz dan diklaim mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 5.000 nits.
Vivo juga menyematkan teknologi perlindungan mata untuk menjaga kenyamanan pemakaian dalam durasi panjang. Kombinasi ini membuat perangkat lipat itu tetap relevan untuk penggunaan luar ruangan maupun multitasking harian.
| Komponen | Detail | Catatan |
|---|---|---|
| Layar utama | LTPO AMOLED 8,02 inci | 120Hz adaptif, hingga 5.000 nits |
| Layar penutup | LTPO AMOLED 6,53 inci | 120Hz adaptif, hingga 5.000 nits |
| Perlindungan mata | Ya | Untuk kenyamanan penggunaan |
Performa flagship dan baterai jumbo
Untuk dapur pacu, ponsel ini ditenagai MediaTek Dimensity 9500 Super Edition. Konfigurasinya dipadukan dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal mencapai 1TB.
Salah satu sorotan paling besar ada pada baterai BlueVolt 7.000 mAh, kapasitas yang tergolong besar untuk kelas smartphone lipat. Pengisian dayanya mendukung 80W via kabel dan wireless charging 40W.
Vivo X Fold 6 juga menjalankan OriginOS 6 Fold berbasis Android 16. Sistem ini dilengkapi fitur multitasking seperti Atomic Workbench untuk mendukung pengalaman layar lipat berukuran besar.
| Aspek | Spesifikasi | Detail Tambahan |
|---|---|---|
| Chipset | MediaTek Dimensity 9500 Super Edition | Untuk kelas flagship |
| RAM | Hingga 16GB | – |
| Penyimpanan | Hingga 1TB | – |
| Baterai | 7.000 mAh | BlueVolt |
| Pengisian daya | 80W kabel, 40W wireless | – |
Kamera 200 MP dan dukungan ZEISS
Di sektor kamera, Vivo menempatkan sensor utama 200 MP sebagai andalan. Konfigurasinya dilengkapi kamera telefoto periskop ZEISS APO 50 MP dan kamera ultra-wide 50 MP.
Sistem kamera tersebut ditopang chip pemrosesan gambar Vivo V3+, serta kompatibel dengan aksesori telephoto extender. Di bagian depan, tersedia dua kamera selfie 20 MP yang masing-masing ditempatkan pada layar luar dan layar utama.
| Kamera | Resolusi | Posisi/Fungsi |
|---|---|---|
| Kamera utama | 200 MP | Sensor utama |
| Kamera telefoto | 50 MP | ZEISS APO periskop |
| Kamera ultra-wide | 50 MP | Lensa sudut lebar |
| Kamera selfie | 20 MP + 20 MP | Untuk layar luar dan layar utama |
Durabilitas ikut ditingkatkan
Selain performa dan kamera, Vivo juga memberi perhatian pada ketahanan bodi. Vivo X Fold 6 sudah mengantongi sertifikasi IP58 dan IP59 yang memberi perlindungan terhadap debu serta cipratan air.
Di pasar China, perangkat ini tersedia dalam pilihan warna Hijau, Putih, Abu-abu, dan Hitam/Emas. Hingga kini, Vivo belum mengumumkan jadwal peluncuran global secara resmi, tetapi sertifikasi di Indonesia membuat proses menuju pasar internasional terlihat semakin matang.
Sejumlah laporan sebelumnya juga menyebut perangkat ini kemungkinan hadir di pasar India pada Oktober 2026. Meski begitu, informasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari Vivo.
