Sharp Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon, Teknologi Ini Menyentuh Habitat Elang Jawa

Author: Qoo Media

Sharp Indonesia mengubah aktivitas lari menjadi aksi pemulihan hutan yang nyata. Melalui kampanye Sharp Run for the Future, 600 pohon Rasamala ditanam di kawasan Pusat Suaka Satwa Elang Jawa, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor.

Program bertajuk From Every Step, A Forest Grows itu membawa konsep sederhana: 1 pelari = 1 pohon. Hasilnya diarahkan untuk merestorasi sekitar 2,4 hektare hutan sekaligus menjaga habitat Elang Jawa yang statusnya terancam punah.

Olahraga yang Berujung Restorasi Hutan

PT Sharp Electronics Indonesia menjalankan program ini bersama Hutan Itu Indonesia dan Postinc. Kolaborasi tersebut memadukan olahraga, teknologi, dan keberlanjutan dalam satu gerakan yang langsung menyentuh ekosistem konservasi.

Pohon yang dipilih adalah Rasamala atau Altingia excelsa, jenis endemik yang dinilai cocok untuk restorasi kawasan hutan. Saat tumbuh optimal, 600 pohon itu diproyeksikan mampu menyerap hingga 180 ton karbon dioksida ekuivalen dan menghasilkan sekitar 60–72 ton oksigen setiap tahun.

Aspek Detail
Jumlah pohon 600 Rasamala
Lokasi penanaman Pusat Suaka Satwa Elang Jawa, Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Luas restorasi Sekitar 2,4 hektare
Potensi serapan karbon Hingga 180 ton karbon dioksida ekuivalen
Potensi oksigen Sekitar 60–72 ton per tahun

Teknologi, ESG, dan Tanggung Jawab Perusahaan

President Director PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka, menegaskan bahwa teknologi tidak boleh berhenti pada manfaat untuk manusia saja. Dalam keterangan resminya kepada www.suara.com, ia menyebut setiap langkah peserta telah berubah menjadi pohon yang akan tumbuh selama puluhan tahun.

Ia juga menilai keberlanjutan kini harus menjadi bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar program tanggung jawab sosial. Menurutnya, aksi semacam ini diharapkan bisa menginspirasi lebih banyak perusahaan dan masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan.

Sharp menempatkan langkah tersebut sebagai bagian dari komitmen green technology dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan ingin menunjukkan bahwa inovasi modern bisa berjalan seiring dengan pelestarian alam.

Dampak ke Habitat Elang Jawa

Lokasi restorasi dipilih karena kawasan Suaka Elang menjadi pusat rehabilitasi Elang Jawa, satwa endemik Indonesia yang menjadi indikator kesehatan ekosistem hutan. Selain menanam pohon, Sharp juga menyerahkan perlengkapan lapangan untuk mendukung tim Suaka Elang.

Peserta kegiatan turut mengikuti edukasi konservasi dan mengunjungi pusat rehabilitasi Elang Jawa. Pendekatan ini membuat kampanye tidak berhenti pada seremoni penanaman, tetapi berlanjut pada pemahaman soal pentingnya keseimbangan ekosistem.

Brand Activation yang Berubah Jadi Gerakan Sosial

PR & Brand Communication Department Head PT Sharp Electronics Indonesia, Pandu Setio, mengatakan ukuran keberhasilan kampanye kini tidak lagi hanya eksposur. Ia menekankan bahwa sebuah brand activation harus bisa memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Dalam kegiatan itu, Puteri Indonesia Lingkungan 2026, Vicky Kosasie, juga mengajak generasi muda memulai kontribusi dari langkah kecil. Ia menyebut perubahan besar selalu berawal dari aksi sederhana yang dilakukan bersama-sama.

Sharp menutup rangkaian program ini dengan pesan bahwa inovasi teknologi seharusnya ikut membantu menciptakan masa depan yang lebih hijau dan rendah karbon. Dengan slogan In Step With Your Future, perusahaan menegaskan arah keberlanjutan yang ingin terus dibawa ke depan.

Source: www.suara.com
Terbaru