7 Perubahan One UI 9 yang Patut Dicermati, Termasuk Tombol Putus Internet Aplikasi

Author: Qoo Media

One UI 9 berpotensi membawa kontrol yang lebih besar bagi pengguna Samsung Galaxy, terutama lewat opsi membatasi akses internet aplikasi tertentu. Fitur ini menarik karena dapat dipakai untuk mencegah aplikasi yang tidak diperlukan tetap terhubung ke data seluler atau Wi-Fi.

Antarmuka berbasis Android 17 ini masih berada dalam tahap beta, sehingga sejumlah fungsi yang terlihat belum tentu langsung tersedia saat versi stabil dirilis. Samsung diperkirakan memperkenalkan One UI 9 bersama Galaxy Z Fold 8 di London, Inggris, pada 22 Juli 2026.

Selain kontrol jaringan, pembaruan ini menyiapkan perubahan pada Quick Panel, kamera, aplikasi Telepon, Samsung Notes, hingga Game Booster. Berikut tujuh perubahan One UI 9 yang perlu diperhatikan pengguna.

Fitur Perubahan Utama Catatan
Quick Panel Tata letak, ukuran tombol, dan slider dapat diatur Slider dapat dibuat format 2×1
Status Bar Indikator kecepatan internet dapat ditambahkan Tampilan pil dibuat lebih besar
Kamera Rekam video vertikal dari kamera depan dan belakang Video 1:1 terbatas pada 1080p
Kontrol jaringan Membatasi aplikasi terhubung ke internet Belum tersedia dalam waktu dekat

1. Quick Panel Lebih Bebas Diatur

Quick Panel di One UI 9 mendapat pembaruan visual melalui slider volume dan kecerahan yang lebih tebal. Tombol mode gelap serta volume juga dipisahkan dari slider agar susunannya terasa berbeda dari sebelumnya.

Pengguna dapat memindahkan tombol dan mengubah ukurannya sesuai kebutuhan, termasuk membuat slider volume atau kecerahan menjadi format 2×1. Ada pula tombol Aksesibilitas baru yang memuat opsi seperti “Select to speak” untuk membacakan bagian antarmuka.

Area pemutaran media juga diatur ulang dengan informasi album atau podcast yang lebih menonjol. Kontrol putar, jeda, lewati, dan kembali menggunakan tombol bulat, sementara warna antarmuka dapat mengikuti nuansa sampul album yang sedang diputar.

2. Status Bar Menampilkan Kecepatan Internet

One UI 9 memungkinkan indikator kecepatan internet ditampilkan di status bar untuk pertama kalinya. Indikator ini dapat membantu pengguna melihat aktivitas koneksi data atau Wi-Fi yang tidak biasa.

Samsung juga membuat elemen status bar berbentuk pil menjadi lebih besar agar dapat memuat informasi tambahan. Konsekuensinya, area atas layar berpotensi terlihat lebih padat dibanding tampilan sebelumnya.

3. Perubahan Kecil untuk Kenyamanan Harian

Floating bar kembali hadir di One UI 9, meski kehadirannya dinilai dapat menutupi sejumlah elemen antarmuka. Pengaturan Rutinitas juga diberi penjelasan bawaan agar fungsi setiap rutinitas lebih mudah dipahami.

Game Booster memperoleh beberapa opsi, termasuk pengaturan resolusi tangkapan layar yang dipisahkan dari pengaturan game serta bypass charging. Saat pengguna mencoba memulai ulang atau mematikan ponsel, sistem juga meminta PIN sebagai lapisan keamanan tambahan.

Samsung Notes mendapat tape tool untuk menyembunyikan teks dan gambar. Pengguna dapat mencoret bagian tertentu, lalu mengetuknya dengan S Pen untuk melihat isi yang berada di balik penutup tersebut.

4. Kamera Mendukung Rekaman dari Dua Kamera

Samsung menambahkan kemampuan merekam video vertikal dari kamera depan dan belakang secara bersamaan. Fitur ini juga dapat menghasilkan video berbentuk kotak dengan rasio 1:1.

Namun, perekaman video tersebut disebut terbatas pada kualitas 1080p. Keterbatasan itu dapat membuat hasilnya kurang ideal ketika dibagikan ke platform lain.

5. Tombol Putus Internet untuk Aplikasi

Kontrol pembatasan jaringan menjadi salah satu fitur paling menonjol karena memungkinkan pengguna memutus akses internet beberapa aplikasi melalui Pengaturan. Opsi ini berguna untuk aplikasi yang tidak membutuhkan koneksi eksternal secara terus-menerus.

Fungsi tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai pemutus koneksi internet saat bermain game. Meski demikian, informasi yang dimuat www.liputan6.com menyebut fitur ini belum akan tersedia untuk beberapa waktu.

6. Riwayat Panggilan dari Berbagai Aplikasi

Aplikasi Telepon akan menyatukan riwayat panggilan dari berbagai aplikasi dalam satu tempat. Dengan begitu, pengguna cukup membuka aplikasi Telepon untuk melihat catatan panggilan yang lebih terpusat.

7. Laporan Mengemudi Memunculkan Kekhawatiran Privasi

One UI 9 juga dikabarkan memiliki laporan mengemudi yang mencatat perjalanan terakhir pengguna. Data yang dicatat dapat mencakup kebiasaan seperti akselerasi mendadak, pengereman mendadak, dan penggunaan ponsel saat berkendara.

Fitur ini memunculkan perhatian karena ada kemungkinan data tersebut dikaitkan dengan perusahaan asuransi. Tidak ada penjelasan positif dalam informasi yang tersedia mengenai alasan pengguna perlu mengaktifkannya.

Menurut laporan 9to5Google, versi beta One UI 9 telah berjalan selama beberapa bulan dan terus menerima penyesuaian serta penyempurnaan. Samsung juga masih berpeluang menambahkan fungsi lain sebelum perangkat lipat generasi berikutnya hadir dengan antarmuka ini.

Fitur Create My Widget disebut termasuk salah satu tambahan yang dinantikan untuk mengubah tampilan visual ponsel Galaxy. Di sisi lain, Google menyatakan Gemini Intelligence akan hadir pada Galaxy S26 dan Pixel 10 sebagai lapisan tambahan dengan kemampuan otomatisasi yang lebih luas.

Source: www.liputan6.com
Terbaru