Motorola Razr Fold mencatat skor kamera 164 dalam pemeringkatan DXOMARK. Nilai tersebut menempatkan perangkat ini sebagai ponsel lipat dengan kamera terbaik dalam penilaian yang disebutkan.
Pencapaian ini menjadi perhatian karena Razr Fold merupakan ponsel layar lipat pertama Motorola di kategori foldable berlayar besar. Motorola mengandalkan kombinasi tiga kamera belakang 50 MP serta fitur pemrosesan berbasis AI untuk menguatkan kemampuan fotografinya.
Menurut laporan sumeks.disway.id, kekuatan utama perangkat ini berada pada konfigurasi kamera yang mencakup sensor utama, ultrawide, dan telefoto periskop. Ketiganya membawa resolusi 50 MP, tetapi memiliki fungsi berbeda untuk kebutuhan pengambilan gambar.
Tiga Kamera 50 MP dengan Peran Berbeda
Kamera utama Motorola Razr Fold memakai sensor Sony LYTIA 828 dengan bukaan f/1.6. Kamera ini juga dilengkapi autofocus dan optical image stabilization atau OIS untuk membantu menjaga kestabilan gambar.
Kamera ultrawide 50 MP menawarkan sudut pandang 122 derajat. Modul ini mendukung autofocus serta dapat dipakai memotret objek jarak dekat melalui mode makro.
Untuk kebutuhan pembesaran, Motorola memasang kamera telefoto periskop 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 600. Kamera tersebut menyediakan optical zoom 3 kali dan pembesaran digital hingga 100 kali.
| Kamera | Sensor/Resolusi | Fitur Utama |
|---|---|---|
| Utama | Sony LYTIA 828, 50 MP | f/1.6, autofocus, OIS |
| Ultrawide | 50 MP | Sudut pandang 122 derajat, autofocus, makro |
| Telefoto periskop | Sony LYTIA 600, 50 MP | Optical zoom 3x, digital zoom hingga 100x |
Selain tiga kamera belakang, Razr Fold membawa dua kamera depan. Kamera internalnya beresolusi 32 MP, sedangkan kamera pada layar cover memiliki resolusi 20 MP.
Video 8K dan Dukungan Dolby Vision
Kemampuan video menjadi bagian penting dari konfigurasi kamera Motorola Razr Fold. Kamera utamanya dapat merekam video hingga resolusi 8K pada 30 fps.
Ponsel ini juga mendukung perekaman 4K pada 60 fps dan video gerak lambat 4K pada 120 fps. Dukungan Dolby Vision tersedia pada kamera utama dan kamera telefoto periskop.
Motorola turut menyertakan Zero Shutter Lag untuk membantu menangkap objek bergerak. Fitur ini dipadukan dengan AI-powered Portrait, AI Action Shot, dan AI Photo Enhancement Engine.
AI Action Shot ditujukan untuk mengoptimalkan pengambilan gambar pada objek yang bergerak cepat. Sementara itu, AI Photo Enhancement Engine memproses foto untuk meningkatkan detail, warna, dan pencahayaan.
Layar Besar dengan Kecerahan Tinggi
Motorola Razr Fold menggunakan layar utama LTPO 2K berukuran 8,1 inci dengan refresh rate 120 Hz. Layar ini memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 6.200 nit.
Layar cover perangkat ini berukuran 6,6 inci dengan resolusi 2.520 x 1.080 piksel dan refresh rate 165 Hz. Kecerahan puncaknya mencapai 6.000 nit, sementara kedua layar mendukung Dolby Vision dan HDR10+.
| Bagian | Ukuran dan Resolusi | Refresh Rate/Kecerahan |
|---|---|---|
| Layar utama | 8,1 inci, LTPO 2K | 120 Hz, hingga 6.200 nit |
| Layar cover | 6,6 inci, 2.520 x 1.080 piksel | 165 Hz, hingga 6.000 nit |
Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai 6.000 mAh
Dari sisi performa, Motorola Razr Fold ditenagai Snapdragon 8 Gen 5. Konfigurasinya mencakup RAM LPDDR5X 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB.
Perangkat ini membawa baterai 6.000 mAh dengan pengisian kabel 80 watt. Motorola juga menyertakan dukungan pengisian daya nirkabel 50 watt.
Motorola Razr Fold dijual di Indonesia dengan harga sekitar Rp 25,5 juta. Pilihan warnanya terdiri atas Pantone Blackened Blue dan Pantone Lily White.







