Galaxy Watch 9 Bawa 4 Fitur Kesehatan AI, Bisa Peringatkan Kondisi Tubuh

Author: Qoo Media

Samsung Galaxy Watch 9 hadir dengan fokus baru pada pemantauan kesehatan yang lebih preventif. Jam tangan pintar ini membawa empat fitur berbasis Galaxy AI yang dirancang untuk memberi peringatan dan rekomendasi sebelum pengguna memulai aktivitas.

Fitur tersebut meliputi Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio Load, dan Fitness Index. Samsung menyatakan pendekatan ini memungkinkan pengguna memahami perubahan kondisi tubuh dari data biometrik dan kebiasaan harian.

Galaxy Watch 9 diperkenalkan dalam Galaxy Unpacked di London, Inggris, pada Rabu (22/7/2026). Perangkat ini meluncur bersamaan dengan Galaxy Watch Ultra 2 serta lini ponsel lipat Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8.

Empat fitur kesehatan dengan pendekatan lebih proaktif

Fitur Vitals berperan sebagai sistem peringatan dini yang membandingkan kondisi tubuh saat ini dengan kondisi normal pribadi pengguna. Sistem ini membutuhkan sekitar tujuh malam penggunaan untuk membangun data dasar atau baseline.

Setelah itu, Vitals memantau lima indikator utama, yaitu detak jantung, variabilitas detak jantung atau HRV, oksigen darah, suhu kulit, dan laju pernapasan. Jika ada penyimpangan signifikan, jam dapat menyarankan pengguna mengurangi intensitas latihan atau beristirahat.

Sharanya Desai dari Digital Health Samsung menjelaskan bahwa fitur ini memanfaatkan biometrik utama untuk mengidentifikasi anomali yang signifikan. Data tersebut kemudian digunakan untuk memberi wawasan dan rekomendasi terkait pengelolaan kondisi kesehatan sehari-hari.

Fitur Fokus pemantauan Hasil untuk pengguna
Vitals Perubahan biometrik dari baseline Peringatan dini sebelum aktivitas
Heart Health Score Kondisi kesehatan jantung secara umum Skor dan rekomendasi personal
Daily Cardio Load Beban latihan harian Penilaian latihan optimal, ringan, atau berlebihan
Fitness Index Kebugaran tubuh menyeluruh Skor serta arahan latihan sesuai target

Heart Health Score merangkum BMI, durasi tidur rata-rata dalam sepekan, aktivitas fisik tujuh hari, vascular load saat tidur, dan baseline pengguna. Skor itu menunjukkan kategori kondisi jantung dari rendah, normal, hingga sangat baik.

Daily Cardio Load ditujukan terutama bagi pengguna yang rutin berolahraga, termasuk pelari. Fitur ini mempertimbangkan intensitas latihan, beban maksimum, detak jantung waktu nyata, dan progres aktivitas pada hari tersebut.

Jam akan menilai apakah beban latihan berada pada zona optimal, terlalu ringan, atau berlebihan. Samsung menyebut pengguna perlu memakai perangkat selama seminggu atau 20 hari berturut-turut untuk memperoleh data yang paling optimal.

Sementara itu, Fitness Index menghitung gambaran kebugaran dari VO2max, detak jantung, jumlah langkah, dan waktu aktivitas harian. Pengguna dapat menetapkan target olahraga, lalu menerima arahan mengenai aspek yang perlu ditingkatkan.

Informasi kesehatan dari perangkat ini bukan diagnosis medis dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti pemeriksaan dokter. Samsung menempatkan fitur-fitur tersebut sebagai panduan berbasis data pribadi pengguna.

Chip baru, layar terang, dan baterai lebih besar

Di sisi performa, Galaxy Watch 9 menjadi smartwatch Samsung pertama yang menggunakan Snapdragon Wear Elite dari Qualcomm. Chip yang sama juga dipakai oleh Galaxy Watch Ultra 2, model smartwatch premium Samsung.

Snapdragon Wear Elite menggantikan Exynos W1000 berbasis 3 nm yang digunakan Galaxy Watch 8. Samsung menyebut perpindahan ini meningkatkan kecepatan, efisiensi daya, kelancaran antarmuka, serta kemampuan grafis untuk animasi dan aplikasi yang lebih kompleks.

Galaxy Watch 9 tetap mempertahankan rancangan bodi kotak bersudut membulat dengan layar lingkaran di bagian tengah. Samsung membuat bodinya lebih ramping dan ringan, dengan bobot sekitar 17 persen lebih ringan dibandingkan Galaxy Watch 8 ukuran 40 mm.

Perangkat ini tersedia dalam diameter 40 mm dan 44 mm. Keduanya memakai panel Super AMOLED dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits agar konten lebih mudah terlihat di luar ruangan.

Varian 40 mm mendapat baterai 390 mAh, naik sekitar 20 persen dari baterai 325 mAh pada Galaxy Watch 8 40 mm. Samsung belum memerinci kapasitas baterai untuk model 44 mm maupun estimasi daya tahan dalam penggunaan normal.

Interaksi Gemini dari pergelangan tangan

Galaxy Watch 9 juga membawa Raise to Talk untuk mengakses Google Gemini tanpa menyentuh layar atau menekan tombol. Pengguna cukup mengangkat pergelangan tangan dan berbicara untuk mengecek pesan, mengatur jadwal, mengontrol musik, atau mencari informasi.

Samsung menyebut pengalaman ini sebagai On-Wrist Intelligence. Kemampuan tersebut melengkapi fitur AI yang sebelumnya sudah tersedia melalui Samsung Health.

Harga dan periode pemesanan di Indonesia

Menurut tekno.kompas.com, Galaxy Watch 9 dapat dipesan di Indonesia mulai 22 Juli 2026 pukul 20.00 WIB hingga 13 Agustus 2026. Harga varian 40 mm adalah Rp 5.999.000, sedangkan varian 44 mm dibanderol Rp 6.499.000.

Varian Harga Promo pre-order
Galaxy Watch 9 40 mm Rp 5.999.000 Metal band dan Strava 60 hari
Galaxy Watch 9 44 mm Rp 6.499.000 Metal band dan Strava 60 hari

Selama masa pre-order, Samsung menawarkan diskon tukar tambah hingga Rp 6,1 juta dan cashback hingga Rp 2,8 juta untuk pembelian bersama Galaxy Z Fold 8 series. Konsumen juga memperoleh metal band gratis serta langganan Strava selama 60 hari.

Terbaru