Anbernic memilih menghapus dua analog stick pada RG SP, sebuah perubahan yang membuat konsol genggam ini semakin dekat dengan tampilan klasik Game Boy Advance SP. Langkah tersebut menjawab masukan komunitas yang menilai stick analog kurang selaras dengan bentuk clamshell bergaya konsol Nintendo era 2000-an.
Perubahan itu menjadi pembeda utama RG SP dari RG34XX SP, model pendahulunya yang masih membawa dua analog stick. Dengan panel kontrol yang lebih sederhana, perangkat ini diarahkan untuk pemain dan kolektor yang mengutamakan nuansa visual retro yang lebih autentik.
Nama baru yang lebih ringkas
RG SP juga menandai perubahan pendekatan Anbernic dalam memberi nama produknya. Perusahaan meninggalkan pola lama yang menggunakan angka ukuran layar serta imbuhan “XX”, yang digunakan sebagai penanda chipset H700.
Nama RG SP kini langsung mengacu pada sumber inspirasi desainnya, yakni Game Boy Advance SP. Pola penamaan yang lebih sederhana ini disebut serupa dengan pendekatan pada model RG DS.
Menurut mediaindonesia.com, penyederhanaan nama tersebut berjalan seiring dengan penyegaran desain fisik perangkat. Fokusnya bukan hanya pada tampilan luar, tetapi juga pada kenyamanan membawa konsol dalam format lipat yang lebih ringkas.
Bodi dipangkas untuk mobilitas
Anbernic menyusutkan bodi RG SP sekitar 10 persen dibandingkan pendahulunya. Pengurangan ukuran itu membuat perangkat diposisikan sebagai opsi yang lebih portabel tanpa meninggalkan karakter konsol genggam klasik.
Area bezel atas juga dipangkas hingga 25 persen. Penyegaran ini ditujukan untuk mengurangi kesan area atas yang tebal pada model sebelumnya, sehingga tampilan bagian depan terlihat lebih bersih.
Perangkat turut memakai sentuhan akhir bergaya aluminium untuk menghadirkan kesan premium. Namun, material dasarnya diperkirakan tetap menggunakan plastik berkualitas tinggi yang diberi lapisan khusus.
| Aspek | RG SP | Perubahan dari RG34XX SP |
|---|---|---|
| Kontrol | Tanpa dua analog stick | Desain lebih mendekati GBA SP |
| Ukuran bodi | Lebih tipis | Menyusut sekitar 10 persen |
| Bezel atas | Lebih minimalis | Dipangkas hingga 25 persen |
| Finishing | Bergaya aluminium | Memberikan kesan lebih premium |
4 warna bernuansa klasik
Pilihan warna menjadi bagian lain dari strategi nostalgia yang dibawa Anbernic RG SP. Anbernic meninggalkan opsi warna eksperimental, termasuk tema GameCube dan tombol berwarna-warni yang sebelumnya hadir pada seri terdahulu.
Model baru ini tersedia dalam empat warna yang lebih dekat dengan palet Game Boy Advance SP. Varian Silver menjadi pilihan yang paling menyerupai versi original yang dirilis pada 2004.
| Varian warna | Keterangan |
|---|---|
| Silver | Paling menyerupai versi original tahun 2004 |
| Hitam | Pilihan warna klasik |
| Pink Muda | Pilihan warna klasik |
| Biru Muda | Pilihan warna klasik |
Dengan menghilangkan elemen kontrol yang dianggap mengganggu siluet klasik, RG SP mengambil arah yang berbeda dari pendahulunya. Perangkat ini menonjolkan perpaduan antara teknologi konsol modern dan tampilan yang lebih presisi terhadap inspirasi Game Boy Advance SP.
Bagi pasar konsol retro, pendekatan tersebut menempatkan RG SP sebagai perangkat yang tidak hanya mengejar fungsi bermain, tetapi juga nilai desain. Keputusan Anbernic menunjukkan bahwa detail seperti tata letak tombol, ketebalan bodi, bezel, dan warna tetap penting bagi penggemar perangkat genggam nostalgia.
