Rekomendasi 5 Exchange Crypto dengan Biaya Trading Termurah di 2025

Author: Qoo Media

Dengan semakin tingginya minat masyarakat, terutama generasi muda, dalam berinvestasi di cryptocurrency, banyak exchange crypto bermunculan menawarkan berbagai fitur menarik. Salah satu pertimbangan utama dalam memilih platform trading adalah biaya transaksi yang dapat memengaruhi potensi keuntungan. Berikut adalah lima exchange crypto dengan biaya trading termurah yang dapat dipertimbangkan para trader.

1. Pintu

Sebagai salah satu aplikasi trading crypto terpopuler di Indonesia, Pintu menawarkan biaya yang cukup rendah. Aplikasi ini dirancang untuk trader pemula hingga profesional dengan tampilan yang ramah pengguna. Pintu memungkinkan trading futures cryptocurrency dengan leverage mencapai 25x, menjadikannya pilihan menarik untuk diversifikasi portofolio. Biaya untuk menarik saldo Rupiah adalah Rp4.500 per transaksi, sedangkan untuk deposit melalui transfer bank tidak dikenakan biaya. Biaya trading di Pintu bervariasi, di mana pengguna dapat menikmati trading tanpa biaya di Pintu biasa, namun dikenakan biaya maker sebesar 0,12% dan taker 0,17% di Pintu Pro.

2. Pluang

Pluang menjanjikan biaya transaksi yang kompetitif. Untuk pengiriman antar pengguna Pluang, tidak ada biaya yang dikenakan. Namun, untuk transfer ke wallet lain, ada biaya jaringan dan PPN sebesar 0,11%. Untuk transaksi jual beli menggunakan limit order, biaya hanya 0,10% ditambah biaya pajak dan pihak ketiga sebesar 0,1432%. Dengan struktur biaya ini, Pluang menjadi salah satu alternatif yang menarik bagi trader yang sering bertransaksi.

3. Indodax

Indodax, yang awalnya dikenal sebagai Vip Bitcoin, adalah salah satu exchange tertua di Indonesia. Biaya trading di Indodax untuk taker ditetapkan sebesar 0,51%, sedangkan maker tidak dikenakan biaya. Biaya deposit bervariasi tergantung metode yang digunakan, ada dari 0% hingga 1,67%. Untuk penarikan Rupiah, dikenakan biaya Rp10.000 per transaksi. Indodax juga menerapkan PPN dan PPh pada transaksi, penting untuk diketahui oleh para trader.

4. Bybit

Bybit menawarkan beragam pilihan biaya transaksi berdasarkan jenis perdagangannya. Pada perdagangan spot, biaya maker dan taker adalah 0,1%. Untuk perdagangan berjangka, biaya maker sebesar 0,02% dan taker 0,055% berlaku untuk pengguna non-VIP. Bybit juga memberikan diskon untuk pengguna VIP dan tidak mengenakan biaya pada perdagangan P2P untuk pembeli dan penjual. Penarikan di Bybit bervariasi tergantung pada jenis crypto yang ditarik.

5. Binance

Binance, salah satu exchange terbesar di dunia, juga menawarkan biaya yang menarik. Untuk trading spot, biaya dasar adalah 0,1% untuk maker dan taker. Pengguna dapat menikmati diskon jika menggunakan Binance Coin (BNB) untuk membayar biaya trading. Pada level trading futures, biaya maker mulai dari 0,02% dan biaya taker dari 0,04%. Binance juga menawarkan trading P2P tanpa biaya bagi penggunanya. Disarankan untuk memanfaatkan diskon yang tersedia berdasarkan tingkatan VIP untuk mengoptimalkan biaya trading.

Dengan beragam pilihan exchange crypto yang ada, memahami struktur biaya menjadi sangat penting untuk memaksimalkan potensi keuntungan. Setiap platform memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan trading individu. Oleh karena itu, penting bagi para trader untuk melakukan penelitian menyeluruh sebelum memutuskan exchange mana yang akan digunakan. Investasi di cryptocurrency selalu mengandung risiko, sehingga pengelolaan dana yang cermat adalah hal yang mutlak diperlukan.

Terbaru