Mantan Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, resmi bergabung sebagai penasihat di dua perusahaan teknologi besar dunia, Microsoft dan startup kecerdasan buatan (AI) Anthropic. Dalam perannya, Sunak akan memberikan pandangan strategis terkait tren geopolitik global dan kebijakan AI internasional. Seluruh penghasilan yang diperoleh dari posisi tersebut akan disumbangkan untuk amal melalui badan yang ia dirikan, The Richmond Project.
Langkah Rishi Sunak ini telah dikonfirmasi oleh Advisory Committee on Business Appointments (Acoba), lembaga independen yang mengawasi aktivitas mantan pejabat pemerintahan Inggris setelah masa jabatan mereka berakhir. Acoba menegaskan bahwa Sunak dilarang melakukan lobi atau mempengaruhi kebijakan pemerintah untuk kepentingan Microsoft maupun Anthropic selama dua tahun sejak pengunduran dirinya sebagai perdana menteri pada Juli 2024.
Peran dan Tanggung Jawab di Microsoft dan Anthropic
Peran Sunak di Microsoft bersifat part-time dan berfokus pada pemberian pandangan strategis tingkat tinggi tentang tren geopolitik yang berpengaruh pada perkembangan teknologi. Sementara itu, di Anthropic, ia akan bertindak sebagai penasihat internal yang membantu perusahaan menghadapi dinamika kebijakan AI internasional. Posisi ini digambarkan mirip dengan think tank yang berfungsi sebagai sumber pemikiran strategis untuk perusahaan startup AI tersebut.
Meskipun Acoba mencatat bahwa kedua perusahaan tersebut memiliki kepentingan besar terhadap kebijakan pemerintah Inggris, yang berpeluang menimbulkan persepsi akses dan pengaruh yang tidak adil, lembaga ini juga menyambut positif bahwa jarak waktu antara masa jabatan publik Sunak dan perannya saat ini mengurangi risiko kebocoran informasi sensitif.
Komitmen Sunak dalam Amal dan Aktivitas Politik Lokal
Selain berperan sebagai penasihat di bidang teknologi, Sunak juga telah mengonfirmasi keterlibatannya sebagai penasihat berbayar untuk Goldman Sachs, bank investasi tempatnya bekerja antara tahun 2001 hingga 2004. Walaupun sempat ada spekulasi bahwa setelah mundur dari posisi perdana menteri ia akan pindah ke Silicon Valley, Sunak menegaskan komitmennya untuk tetap aktif di daerah pemilihannya, Yorkshire.
Dalam sesi akhir Prime Minister’s Questions, Sunak menyatakan, "Jika ada yang membutuhkan saya, saya akan berada di Yorkshire, tempat terbaik di dunia," sambil tersenyum. Pernyataan ini menegaskan fokusnya pada pelayanan publik di Inggris meski sudah tidak memegang jabatan pemerintahan.
Fokus pada Dampak Positif Teknologi
Melalui akun media sosialnya, Sunak menegaskan bahwa ia ingin menggunakan perannya di dua perusahaan teknologi tersebut untuk memastikan bahwa perkembangan teknologi benar-benar memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Ia menyatakan keyakinannya bahwa teknologi akan menjadi kekuatan yang membentuk masa depan, secepat dan sedalam revolusi industri. Oleh karena itu, Sunak ingin memastikan bahwa perubahan besar yang diikuti kemajuan teknologi membawa kebaikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
The Richmond Project, badan amal yang didirikan oleh Sunak, akan menjadi tempat pengelolaan seluruh gaji dari kedua jabatan barunya. Hal ini menunjukkan komitmen mantan perdana menteri tersebut untuk tetap berkontribusi kepada masyarakat melalui kegiatan sosial.
Konteks dan Implikasi
Langkah Sunak bergabung dengan Microsoft dan Anthropic terjadi dalam konteks global di mana kecerdasan buatan dan teknologi digital memainkan peran semakin besar dalam ekonomi dan tata kelola dunia. Keterlibatannya menandai perpindahan seorang mantan pemimpin politik ke sektor teknologi dengan pendekatan yang menjaga transparansi dan integritas melalui pengawasan ketat oleh lembaga independen.
Pengalaman Rishi Sunak dalam pemerintahan dan pemahaman geopolitik diyakini akan menjadi nilai tambah bagi kedua perusahaan tersebut dalam menghadapi tantangan regulasi dan kebijakan global di bidang teknologi. Di sisi lain, sumbangan seluruh penghasilannya ke badan amal menegaskan sisi filantropis dan tanggung jawab sosial yang dipegang teguh Sunak pasca menjabat sebagai perdana menteri.
Dengan peran barunya ini, Rishi Sunak diharapkan dapat berkontribusi dalam memastikan bahwa kemajuan teknologi membawa manfaat yang adil dan luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi contoh bagi mantan pejabat publik yang memasuki dunia korporasi dengan integritas dan transparansi tinggi.
Source: mediaindonesia.com
