Transaksi Harbolnas Capai Puluhan Triliun, Tumbuh Signifikan dari Tahun Sebelumnya

Transaksi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 mencatat rekor baru dengan nilai sebesar Rp36,4 triliun. Angka ini melampaui target awal yang dipatok di kisaran Rp33-34 triliun dan naik 17 persen dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp31,2 triliun.

Peningkatan signifikan tersebut mencerminkan keberhasilan Harbolnas sebagai momentum strategis untuk meningkatkan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun. Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa acara ini juga berfungsi sebagai stimulus bagi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV.

Partisipasi Pelaku Usaha dan Kontribusi Produk Lokal

Lebih dari 1.300 pelaku usaha berpartisipasi dalam Harbolnas 2025, termasuk pedagang, ritel daring, dan penyedia layanan marketplace. Partisipasi aktif ini memperkuat ekosistem perdagangan digital di Indonesia dan mendorong diversifikasi produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Produk lokal memberikan kontribusi signifikan, mencapai 45,6 persen dari total nilai transaksi atau sekitar Rp16,6 triliun. Ini menunjukan peningkatan 3 persen atau sekitar Rp500 miliar dari tahun sebelumnya. Konsumen sangat menyukai kategori-kategori berikut:

  1. Fesyen dan pakaian olahraga
  2. Produk perawatan diri (personal care)
  3. Makanan dan minuman

Peningkatan transaksi produk dalam negeri menunjukkan adanya penguatan preferensi masyarakat terhadap barang buatan lokal dalam platform digital. Hal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) nasional.

Dorongan Pemerintah untuk UMKM dan Transformasi Digital

Menteri Budi Santoso menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan momentum Harbolnas. Upaya ini meliputi peningkatan kualitas produk, perluasan pangsa pasar, dan peningkatan kapasitas digital agar bisa bersaing secara berkelanjutan di era perdagangan elektronik.

Strategi ini penting untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar digital yang semakin kompetitif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sinergi Program Belanja untuk Mendorong Ekonomi

Harbolnas 2025 juga menjadi bagian dari sinergi dengan program lain seperti Every Purchase is Cheap (EPIC) Sale dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Great Sale. Ketiga program ini bersama-sama menargetkan nilai transaksi hingga Rp110 triliun di sepanjang tahun.

Melalui kombinasi ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat secara signifikan. Para pelaku usaha didorong agar dapat mengembangkan usaha dan memperluas jaringan pemasaran di tengah makin ketatnya persaingan di ekosistem perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE).

Dengan capaian ini, Harbolnas terus membuktikan peran strategisnya dalam menggerakkan konsumsi domestik dan memperkuat perekonomian nasional di masa mendatang. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung digitalisasi usaha dan pemberdayaan UMKM agar mereka dapat memanfaatkan momentum belanja online secara maksimal dan berkelanjutan.

Exit mobile version