Pi Network memasuki tahun 2026 dengan kondisi harga yang jauh dari ekspektasi awal. Saat ini, harga Pi terjebak pada kisaran $0,1988 hingga $0,2482, mengalami penurunan drastis sekitar 93% dari puncaknya di $2,99 yang tercapai pada Februari 2025. Pergerakan harga ini menunjukkan konsolidasi yang ketat dan tekanan jual yang masih kuat, sehingga peluang kenaikan masih terbatas jika volume perdagangan tidak mampu menembus level resistensi utama.
Situasi ini diperparah oleh sejumlah isu struktural yang membayangi perkembangan Pi Network. Jaringan masih sangat terpusat, dengan hanya 28 node dan 3 validator yang mengamankannya, jauh dari standar blockchain yang seharusnya desentralisasi dan aman. Selain itu, Pi Foundation mendominasi suplai token hingga 90%, menimbulkan kekhawatiran akan risiko manipulasi pasar dan transparansi yang minim.
Ekosistem aplikasi Pi juga belum menunjukkan kemajuan signifikan meskipun sudah ada dana pengembangan sebesar $100 juta. Kurang dari 100 aplikasi yang beroperasi di Mainnet, membuat token Pi lebih banyak dipakai sebagai alat spekulasi daripada sebagai modal dalam ekosistem yang fungsional. Jumlah pengguna aktif yang melakukan verifikasi KYC dan migrasi ke Mainnet memang sudah besar, namun aktivitas ekonomi nyata di jaringan ini masih belum memadai.
Kekecewaan komunitas bertambah karena roadmap dan strategi manajemen jaringan di tahun 2026 yang kurang jelas. Komunikasi kepada pengguna dirasa lemah dan janji pengembangan sering tertunda, sehingga menghambat kepercayaan investor dan pengguna. Tekanan lebih lanjut datang dari rencana unlock token sebesar 1,2 miliar sepanjang tahun ini, yang dapat memperbesar suplai dan menekan harga lebih dalam lagi.
Proyeksi harga Pi Network di sepanjang 2026 dibagi menjadi beberapa kuartal dengan rentang harga yang cukup fluktuatif. Kuartal I diprediksi masih berada di kisaran $0,18 sampai $0,25, dipengaruhi oleh distribusi insentif validator dan efek awal token yang dibuka. Pada Kuartal II, harga kemungkinan bergerak antara $0,15 hingga $0,28, bergantung pada keberhasilan ekosistem aplikasi menembus level $0,24.
Selanjutnya, Kuartal III fokus pada peluncuran tata kelola PiDAO dan kepatuhan terhadap regulasi global seperti MiCA, dengan harga yang diperkirakan antara $0,15 hingga $0,30. Akhir tahun (Kuartal IV) harga dapat naik ke kisaran $0,18 sampai $0,35 jika Pi Foundation meningkatkan transparansi dan jumlah aplikasi aktif yang benar-benar digunakan oleh masyarakat meningkat signifikan.
Dari gambaran ini, belum bisa dipastikan apakah harga Pi Network akan mampu menembus rekor tertinggi baru pada 2026. Rasio tekanan jual, isu sentralisasi, dan ancaman inflasi dari token yang dibuka membuat kenaikan luar biasa sulit. Namun, jika ekosistem aplikasi berkembang pesat dan tata kelola jaringan membaik, potensi kenaikan harga tentu masih ada.
Secara umum, investor dan pengguna disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas tinggi yang melekat pada aset kripto seperti Pi Network. Memahami risiko dan mengikuti perkembangan terbaru jaringan menjadi kunci penting untuk mengambil keputusan yang bijak di pasar yang penuh ketidakpastian ini.
Baca selengkapnya di: www.suara.com