Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik 36 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Keuangan pada 28 Januari 2026 di Jakarta. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 36 Tahun 2026 tentang mutasi dalam jabatan pimpinan tinggi pratama.
Sebanyak 36 pejabat tersebut ditempatkan di sejumlah unit eselon I Kemenkeu, dengan penempatan terbanyak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Ada 22 pejabat DJBC yang langsung dilantik, sementara sembilan pejabat DJBC lainnya diagendakan dilantik pada 2 Februari 2026.
Penempatan Pejabat di Berbagai Direktorat Jenderal
Selain DJBC, pelantikan juga mencakup beberapa pejabat di direktorat lain. Tiga pejabat ditempatkan di Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb). Di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), satu pejabat mendapatkan jabatan baru. Satu pejabat lainnya menjabat di Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).
Purbaya menegaskan pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif. Menurutnya, ini adalah amanah negara dan kepercayaan publik yang harus dijalankan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa para pejabat akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinan, etika, dan kinerja mereka.
Tanggung Jawab dan Harapan Menteri Keuangan
Menkeu juga menekankan pentingnya peran pemimpin di Kemenkeu dalam mendorong Indonesia naik kelas menjadi negara maju. Ia mengajak para pejabat untuk menjalankan tugas mereka dengan serius sebagai bagian dari pembangunan bangsa. “Kepemimpinan yang baik akan menentukan kemajuan institusi dan negara,” ujarnya.
Pelantikan ini mencerminkan upaya Kementerian Keuangan dalam memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kualitas manajemen sumber daya manusia. Penempatan pejabat baru bertujuan mengoptimalkan kinerja kementerian dalam mengelola keuangan negara di tengah dinamika ekonomi global.
Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu mengimplementasikan kebijakan fiskal secara efektif dan menjaga integritas sekaligus transparansi dalam pelaksanaan tugas. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan publik dan mendukung agenda reformasi birokrasi di sektor keuangan.
Dengan proses mutasi dan pelantikan ini, Kemenkeu menunjukkan komitmen untuk terus memperbarui sumber daya manusia agar mampu menghadapi tantangan dan peluang di era digitalisasi serta transformasi ekonomi. Langkah ini juga diharapkan mempercepat pencapaian target pembangunan nasional secara berkelanjutan.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com