Persiapan Mudik Lebaran, Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM Aman dan Lancar

Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman dan siap pakai. Stok BBM nasional tercatat saat ini berada di atas 21 hari, jauh melebihi standar aman untuk melayani lonjakan konsumsi selama Ramadan dan Idulfitri.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menjelaskan bahwa persiapan pasokan energi telah dilakukan sejak periode setelah Natal dan Tahun Baru. Hal ini guna memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan BBM ketika mobilitas meningkat secara signifikan.

Untuk mengawal distribusi BBM, perusahaan membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026. Satgas ini bertugas memantau ketersediaan serta distribusi energi di seluruh wilayah mulai awal Ramadan hingga arus balik Lebaran selesai.

Satgas RAFI mengevaluasi dan mengawasi berbagai infrastruktur penting, seperti terminal BBM, depot LPG, serta jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah ini ditujukan supaya pasokan energi tetap lancar dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang mudik maupun tetap beraktivitas di daerah asal.

Distribusi BBM juga diperkuat hingga ke wilayah terpencil. Pertamina mengantisipasi peningkatan konsumsi bahan bakar di sepanjang jalur mudik utama agar tidak terjadi kelangkaan. Dengan demikian, mobilitas masyarakat selama periode Ramadan dan hari raya berjalan tanpa hambatan.

Berikut beberapa upaya utama Pertamina Patra Niaga dalam menghadapi mudik Lebaran 2026:

1. Menjaga stok BBM minimal selama 21 hari untuk kesiapan menghadapi lonjakan konsumsi.
2. Membentuk Satgas RAFI yang melakukan pemantauan dan pengawasan distribusi energi.
3. Memastikan kelancaran pasokan ke terminal, depot LPG, dan SPBU di seluruh daerah.
4. Memperkuat distribusi ke wilayah terpencil dan jalur-jalur mudik utama.
5. Melakukan berbagai antisipasi sejak jauh hari agar tidak terjadi gangguan ketersediaan BBM.

Periode mudik biasanya diikuti oleh lonjakan konsumsi BBM, utamanya di jalur transportasi utama. Oleh karena itu, upaya penguatan stok dan distribusi menjadi kunci pengendalian kelancaran pasokan energi. Mars Ega Legowo Putra menegaskan, seluruh layanan energi dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

Pemerintah bersama Pertamina juga terus berkomitmen agar mobilitas masyarakat selama perayaan berjalan lancar dan tanpa hambatan. Kesiapan ini diharap mendukung kegiatan masyarakat, mencegah antrean panjang, serta menjaga kenyamanan selama masa mudik dan libur Lebaran 2026.

Terkait