MG dikabarkan tengah menyiapkan SUV baru berteknologi plug-in hybrid untuk pasar India. Daya tarik utamanya bukan hanya pada teknologi elektrifikasi, tetapi juga karena model ini disebut sebagai saudara kembar Wuling Starlight 560 atau Wuling Eksion.
Kabar ini langsung menarik perhatian karena MG tampak masuk ke segmen SUV tiga baris berukuran besar dengan basis produk yang sudah lebih dulu dikenal di pasar lain. Jika meluncur sesuai rencana, model tersebut berpotensi memperluas pilihan SUV keluarga elektrifikasi di kelas menengah atas.
Menurut Cartoq, calon SUV itu sedang menjalani pengujian jalan dengan kode proyek internal “520”. Unit yang tertangkap kamera masih dibalut kamuflase, tetapi sejumlah elemen desain utamanya sudah mulai terlihat jelas.
Dari tampilan luarnya, siluet mobil ini sangat dekat dengan Wuling Starlight 560 yang telah dipasarkan di sejumlah negara. Bagian depan mengusung gril tegak bermotif sarang lebah, dipadukan lampu utama LED modern yang terintegrasi dengan daytime running light.
Proporsi bodinya tergolong besar dan tegas, menegaskan karakter SUV keluarga berukuran bongsor. Pada unit uji juga terlihat roof rail, antena sirip hiu, velg alloy dual-tone, serta bagian belakang yang dibuat lebih sederhana dengan lampu LED horizontal, spoiler, dan bumper besar.
Dimensi Besar untuk Segmen Tiga Baris
Dari sisi ukuran, SUV ini memiliki panjang 4.745 mm dan lebar 1.850 mm. Tingginya berada di kisaran 1.755 mm hingga 1.770 mm, sementara jarak sumbu roda mencapai 2.810 mm.
Dengan dimensi tersebut, model anyar MG ini diperkirakan akan berada di atas sejumlah rival di segmennya. Posisi itu membuatnya mengarah sebagai pesaing langsung SUV tiga baris berukuran besar yang menonjolkan kabin lapang dan fleksibilitas untuk kebutuhan keluarga.
Ukuran wheelbase yang panjang biasanya juga memberi keuntungan pada ruang kaki baris kedua dan ketiga. Ini menjadi faktor penting karena kendaraan seperti ini umumnya dibeli bukan hanya untuk gaya, tetapi juga untuk fungsi angkut penumpang.
Fokus Utama Ada di Mesin PHEV
Sorotan terbesar justru ada pada sistem penggeraknya. Versi plug-in hybrid disebut menggabungkan mesin bensin 1.500 cc naturally aspirated siklus Atkinson dengan motor listrik dan baterai berkapasitas 20,5 kWh.
Kombinasi itu menghasilkan tenaga gabungan 197 dk dan torsi 230 Nm. Untuk performa, akselerasi 0-100 km/jam diklaim bisa dicapai dalam 9,7 detik, dengan kecepatan maksimum 170 km/jam.
Spesifikasi tersebut menempatkan SUV ini sebagai model yang tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga tetap menawarkan performa yang memadai untuk ukuran kendaraan keluarga besar. Teknologi PHEV juga memberi nilai tambah karena mampu memadukan karakter mesin bensin dan motor listrik dalam satu paket.
Bagi pasar seperti India, langkah MG menghadirkan PHEV di segmen SUV besar bisa menjadi strategi penting. Konsumen mendapat format kendaraan keluarga yang praktis, tetapi dengan sentuhan elektrifikasi yang kini makin dilirik.
Kabin Modern dan Fitur Lengkap
Untuk area interior, gambaran fitur merujuk pada versi global Wuling Starlight 560. Model itu dibekali layar sentuh 12,8 inci yang menjalankan sistem operasi Ling OS dan panel instrumen digital 8,8 inci.
Perlengkapan lain yang disebut tersedia mencakup audio enam speaker, setir dua palang, AC otomatis, hingga fitur keselamatan aktif ADAS. Paket seperti ini menunjukkan bahwa kendaraan tersebut tidak hanya mengandalkan ukuran besar, tetapi juga pengalaman berkendara yang lebih modern.
Jika konfigurasi dan fitur itu dipertahankan, SUV baru MG akan datang dengan bekal yang cukup kuat di kelasnya. Kehadiran ADAS juga menjadi poin penting karena fitur keselamatan aktif semakin diperhatikan pada SUV keluarga.
Selain varian plug-in hybrid, MG juga dikabarkan menyiapkan versi listrik murni dari model ini. Varian EV itu disebut memakai baterai 56,7 kWh dengan jarak tempuh hingga 500 km dalam sekali pengisian daya.
Versi listrik tersebut akan menawarkan konfigurasi tujuh penumpang. Penempatannya mengarah untuk bersaing dengan deretan SUV listrik keluarga yang mulai bermunculan di pasar global.
Kehadiran dua opsi elektrifikasi sekaligus menunjukkan MG tidak hanya menyiapkan satu pendekatan untuk segmen ini. PHEV dapat menyasar konsumen yang masih ingin fleksibilitas mesin bensin, sementara EV cocok untuk mereka yang ingin langsung beralih ke mobil listrik penuh.
Untuk saat ini, model tersebut masih berada dalam tahap pengujian jalan. Namun, jika rencana berjalan sesuai jadwal, SUV kembaran Wuling Eksion ini diperkirakan meluncur dalam waktu dekat di India.
Source: oto.detik.com






