PT Elnusa Petrofin (EPN), anak perusahaan PT Elnusa Tbk dan bagian dari ekosistem Pertamina Group, telah mengoperasikan 1.885 unit mobil tangki untuk memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) selama periode Satgas Ramadhan – Idul Fitri 2026. Total kapasitas angkut armada ini mencapai 31.576 kiloliter, termasuk tambahan 114 unit mobil tangki baru guna menghadapi lonjakan konsumsi energi nasional.
Perusahaan juga menyiapkan 7.567 Awak Mobil Tangki (AMT) yang tersebar di seluruh wilayah operasional. Dari jumlah ini, 1.083 AMT telah mengikuti program peningkatan kompetensi untuk meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pengiriman BBM. Peningkatan kemampuan SDM ini menjadi kunci adaptasi operasional di tengah kompleksitas distribusi pada masa puncak konsumsi.
Untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan bahan bakar, Elnusa Petrofin menyiapkan tambahan 225 unit armada melalui skema spot charter. Armada ini berfungsi sebagai kapasitas cadangan, khususnya di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi dan daerah yang memiliki kendala aksesibilitas. Langkah ini menjamin kelancaran pasokan BBM selama arus mudik dan balik Lebaran.
Doni Indrawan, Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, menegaskan bahwa kesiapan Satgas Ramadhan – Idul Fitri merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional. “Kami memastikan semua aspek operasional, mulai dari sumber daya manusia, armada, hingga sistem pengendalian distribusi, dalam kondisi optimal,” ujarnya pada Maret 2026.
Dalam aspek keselamatan, Elnusa Petrofin mengoperasikan Road Traffic Control (RTC) yang mendampingi AMT selama bertugas. Tersedia pula 124 titik rest area dan check point di seluruh Indonesia guna menjaga kebugaran awak selama pengoperasian. Setiap pengemudi diwajibkan beristirahat setelah maksimal empat jam berkendara sebagai bagian dari manajemen kelelahan yang berbasis pada standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).
Selain armada dan SDM, perusahaan menyiapkan 25 titik SPBU kantong dengan kapasitas 16 kiloliter di lokasi rawan kemacetan. Fasilitas ini berperan penting untuk memastikan kelangsungan pasokan BBM di titik-titik kritis selama puncak arus mudik dan balik. SPBU kantong ini melayani distribusi energi secara strategis demi menghindari gangguan yang dapat mempengaruhi mobilitas masyarakat.
Dalam mendukung stabilitas energi nasional, Elnusa Petrofin juga menyalurkan BBM ke 520 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Polisi (SPBP) untuk operasional pengamanan dan 638 Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) yang tersebar merata di seluruh Indonesia. Termasuk di antaranya wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) agar pasokan energi merata sampai ke daerah-daerah yang paling sulit dijangkau.
Dengan berbagai persiapan terintegrasi tersebut, PT Elnusa Petrofin menunjukkan peran pentingnya sebagai garda depan distribusi energi nasional. Perusahaan memastikan setiap liter bahan bakar yang disalurkan dapat mendukung kelancaran mobilitas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama masa Ramadan dan perayaan Idul Fitri. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas dan ketahanan energi untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
