
Kelompok Tani Buaran Citra Lestari di Cakung, Jakarta Timur, berhasil mengubah lahan terbengkalai seluas 1.500 meter persegi menjadi kawasan pertanian urban yang produktif. Area di RT 09/RW 13 Penggilingan itu kini dipakai untuk budidaya ikan bioflok, hidroponik, dan sejumlah tanaman pangan yang sebelumnya tidak tumbuh di lahan kosong tersebut.
Inisiatif ini berjalan sejak 2021 dan menjadi contoh pemanfaatan ruang sempit di perkotaan untuk memperkuat ketahanan pangan warga. Lahan milik pemerintah daerah itu tidak lagi dibiarkan tidak terurus, melainkan diisi aktivitas pertanian yang memberi hasil ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dari lahan kosong menjadi kebun urban produktif
Transformasi lahan dimulai saat warga melihat peluang dari tren urban farming yang terus berkembang di perkotaan. Ketua Kelompok Tani Buaran Citra Lestari, Lydwina, menyebut pengelolaan lahan dilakukan secara bertahap oleh warga, yang sebagian besar merupakan pensiunan.
Pendekatan itu membuat lahan yang semula terbengkalai berubah fungsi menjadi ruang produktif. Saat ini, berbagai komoditas tumbuh di area tersebut, mulai dari bayam, pakcoy, kangkung, tomat, hingga cabai rawit.
Dukungan program dan penguatan kapasitas warga
Perkembangan kelompok tani ini semakin cepat setelah menerima dukungan dari program BRI Bertani di Kota atau BRInita. Bantuan yang diterima mencakup pembangunan greenhouse, ruang pengelolaan maggot, serta renovasi fasilitas budidaya anggur.
Lydwina menjelaskan bahwa bantuan itu juga disertai pelatihan teknis yang mendukung keberlanjutan usaha tani. “Tahun 2025 lalu kita mendapatkan dukungan juga dari program BRInita. Jadi kita dapat bantuan greenhouse dan ruang untuk pengelolaan maggot. Selain itu, kami juga mendapatkan pelatihan-pelatihan seperti pelatihan hidroponik, pelatihan pengolahan ikan lele, pelatihan pengolahan makanan dan minuman juga,” kata Lydwina.
Bagi kelompok tani perkotaan, pelatihan seperti ini penting karena pertanian urban tidak hanya bergantung pada lahan, tetapi juga pada kemampuan mengelola produksi, pascapanen, dan pemasaran.
Langkah pengelolaan yang diterapkan kelompok tani
Agar lahan tetap produktif, kelompok ini menjalankan pengelolaan secara terpadu. Berikut beberapa fokus utama yang dijalankan di kawasan tersebut:
- Budidaya ikan dengan sistem bioflok untuk memperkuat produksi pangan.
- Penanaman sayuran hidroponik agar pemanfaatan ruang lebih efisien.
- Pengelolaan maggot untuk mendukung siklus pertanian dan pengolahan limbah organik.
- Pelatihan pengolahan hasil panen agar produk punya nilai tambah.
- Pemasaran langsung kepada warga sekitar untuk menjaga perputaran modal.
Model seperti ini membuat kawasan hijau tidak hanya berfungsi sebagai kebun, tetapi juga sebagai sumber aktivitas ekonomi warga.
Perempuan dan warga lanjut usia jadi penggerak utama
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyatakan program CSR BRI Peduli menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, melalui metode vertikultur dan wall gardening. Menurut dia, pendekatan itu dirancang agar keterbatasan lahan di perkotaan bisa berubah menjadi peluang ekonomi yang nyata.
Keterlibatan perempuan dan warga lanjut usia menjadi ciri penting dalam program ini. Selain memberi ruang aktivitas produktif, model tersebut juga membuka peluang bagi warga untuk tetap aktif, terlibat dalam produksi pangan, dan memperoleh manfaat ekonomi dari lingkungan tempat tinggalnya.
Jangkauan program BRInita makin meluas
Data internal menunjukkan program BRInita telah menjangkau 40 kelompok tani di berbagai wilayah dengan keterlibatan 1.351 individu sejak diluncurkan. Program ini tidak hanya mendorong peningkatan pendapatan warga, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan penyediaan pupuk organik secara mandiri.
Di lapangan, manfaat itu terlihat dari cara kelompok tani memasarkan hasil panen segar dan produk olahan, termasuk teh bunga telang, langsung kepada masyarakat sekitar. Skema penjualan lokal ini membantu menjaga keberlanjutan operasional kawasan hijau sekaligus memperkuat posisi kelompok tani sebagai bagian dari ekonomi lingkungan perkotaan.









